Tampilkan postingan dengan label CPU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CPU. Tampilkan semua postingan

Skylake-S

Kita semua tahu bahwa Intel secara mengejutkan telah merilis seri terbaru processor generasi keenam mereka yg diberi nama Skylake untuk meneruskan seri sebelumnya yaitu generasi kelima Broadwell dalam jeda waktu yg sangat singkat.

Informasi yg lebih detil dari platform generasi terbaru Intel Skylake-S telah diungkap oleh situs VR-Zone, menyingkap fakta bahwa processor terbaru ini telah tersedia pada semester kedua di tahun 2015 berikut seri motherboard anyar yg dilengkapi dengan chipset seri-100 yg sekaligus merupakan teknologi chipset mobo paling gress besutan Intel Corporation.

Konfigurasi dari varian procie seri Skylake telah dirilis beberapa waktu lalu sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa jeda waktu peluncuran antara seri "Broadwell" dengan "Skylake" akan menjadi lebih pendek dibanding selisih jangka waktu seri-seri sebelumnya, dan kedua platform ini segera tersedia bagi para pengguna kelas consumer di tahun 2015.

Transisi_Chipset_Intel_2013-2015
Transisi chipset desktop Intel tahun 2013 - 2015. Image courtesy: VR-Zone

Sementara motherboard seri Z97 saat ini memiliki support untuk processor Broadwell, Intel tidak akan membuat chipset tersebuat siap untuk dilepas ke jagat teknologi minimal hingga kuartal kedua di tahun 2015. Seri processor Broadwell pertama yg telah diluncurkan adalah dalam bentuk Intel "Core-M' dan "Broadwell Y-Series" yg telah tiba pada masa liburan di tahun 2014 dan ditujukan untuk pasaran tablet serta laptop. Processor untuk komputer desktop yg sesungguhnya tersedia pada awal 2015 menjadi suatu kejutan tersendiri sejak saat Intel merilis "Broadwell-K series", sehingga mereka akan mulai mengapalkan procie seri Skylake-S ke seluruh dunia dalam kuartal tahun yg sama.

Masa transisi ke chipset Z170 tidak akan memuat peningkatan berarti dan mungkin hanya akan seperti saat perubahan dari Z87 ke Z97 dimana hanya ada sedikit penambahan fitur seperti misalnya tambahan jalur PCI-express, Super Speed USB dan mendukung hingga 10 port USB dibanding jumlah standar 6 buah USB port yg ditemukan pada motherboard masa kini.

Varian Chipset Mobo Skylake-S

Akan ada total 6 varian dari seri chipset 100 SKUs (Stock Keeping Units) yg akan termasuk seri chipset Z170 (Performance) untuk menggantikan Z97, H170 (Mainstream) menggantikan chipset seri H97, H110 (Value) menggeser  H81, B150 (Small and medium Business) mengganti B85 dan seri chipset Q170 plus Q150 chips yg dilengkapi Intel vPro / SIPP dimana mereka akan menggantikan chipset seri Q87 dan Q85.

Rencana Stock Keeping Unit (SKU) chipset Intel seri-100
Rencana Stock Keeping Unit (SKU) chipset Intel seri-100

Jadi sebagaimana yg Anda bisa catat, Intel telah mempersiapkan semua pengganti yg akan memperbaharui tumpukan stok chipset desktop yg tersedia pada tahun 2015. Intel sendiri diketahui telah melepas pengembangan seri procie "Ivy Bridge-E" sekaligus chipset Z77/H77/H75/Q75/B75/H61 pada awal tahun 2015. Akan tetapi transisi ini tidak akan menghilangkan dukungan bagi golongan Z97 atau Z87 di tahun 2015 sebagaimana diprediksi masih banyak konsumen yg tetap menggunakan procie seri "Broadwell" dan "Haswell" dalam jangka waktu lama ke depannya, sehingga Intel masih memperpanjang masa ketersediaan mereka di pasaran serta seri-seri ini masih akan tersedia bersama-sama di pasar dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Fitur Chipset Z170

Chipset Z170 akan menjadi chipset berkinerja tinggi yg menjadi flagship perusahaan Intel dan mendukung processor Skylske seri "unlocked K-Series" yg mana telah tersedia di akhir tahun 2015.

Chipset ini akan mendukung fitur hingga 20 lajur PCIe Gen 3, 6 buah port SATA Gen 3, 10 port USB 3.0 dan jumlah total keseluruhan adalah 14 port USB (USB 3.0 / USB 2.0), mendukung hingga 3 SATA Express capable ports, hingga 3 Intel RST capable PCI-e storage ports yg mungkin juga termasuk x2 SATA Express atau M.2 SSD port dengan Enhanced SPI dan dukungan dari processor untuk x4/x8/x16 capable Gen 3 PCI-Express.

Selain daripada itu, kita juga tahu bahwa processor Skylake hanya akan kompatibel dengan papan socket terbaru Intel LGA 1151 dan chipset Z170 akan menjadi salah satu bagian dari varian chipset 100-Series terbaru untuk menggantikan seri chipset 9-SeriesWild Cat” PCH. Satu hal menarik yg layak ditunggu adalah dukungan procie Skylake terhadap kontroller memory DDR3 dan DDR4 sehingga Stock Keeping Units yg berbeda dapat dikonfigurasi untuk menggunakan salah satu tipe memory sebagaimana dirinci dalam tabel berikut:

KeteranganPlatform Intel Sandy BridgePlatform Intel Ivy BridgePlatform Intel HaswellPlatform Intel BroadwellPlatform Intel Skylake
Arsitektur ProcessorSandy BridgeIvy BridgeHaswellBroadwellSkylake
Teknologi Manufaktur32nm22nm22nm14nm14nm
Jumlah Core Procie Maks.44444
Platform Chipset6-Series “Cougar Point”7-Series “Panther Point”8-Series “Lynx Point”9-Series “Wild Cat Point”100-Series “Sunrise Point”
Platform SocketLGA 1155LGA 1155LGA 1150LGA 1150LGA 1151
Dukungan MemoryDDR3DDR3DDR3DDR3DDR4 / DDR3 (Up to 64 GB)
Fitur Thunderbolt*YaYaYaYaYa, "Alpine Ridge"
PlatformDesktop LGADesktop LGADesktop LGADesktop LGADesktop LGA
Diluncurkan Tahun201120122013-201420152015

* Keterangan: Thunderbolt™ technology adalah sebuah teknologi konektor transformational berkecepatan tinggi, dual protocol input/output (I/O), yg mampu menyediakan fleksibilitas untuk rancangan produk dan desain inovatif yg lebih tipis.

Referensi

http://wccftech.com/intel-skylake-s-platform-specifications-detailed-z170-100series-chipset-replace-z97-2h-2015/

Rakit PC Gaming

Beberapa hari yg lalu saya mendapat pertanyaan dari salah satu pengunjung di blog ini yg berencana ingin merakit PC gaming dengan budget 9jt (CPU saja), dan beliau menginginkan gaming rig-nya nanti dipersenjatai dengan processor Intel Core i5 4460 (Haswell) LGA 1150 dan VGA dari NVIDIA serta parts lainnya dari merk yg sudah punya nama dan terkenal akan kualitasnya mengingat akan pentingnya durability untuk pemakaian jangka panjang.

Yg bersangkutan juga meminta saran spek PC seperti apa yg bisa dirakit agar mendapatkan hasil yg optimal (best price & best performance), dengan menggunakan patokan harga dari toko Quantum Computer di Mangga Dua (www.rakit**.com), oleh karena itu saya memutuskan untuk menuliskan artikel ini agar bisa membahas satu persatu parts yg akan kita pilihkan untuk beliau.

  1. CPU (Central Processing Unit)

    Seperti yg sudah disebutkan diatas, ybs menginginkan agar procie yg digunakan oleh gaming PC-nya adalah Intel® Core™ i5-4460 (6M Cache, up to 3.40 GHz), oleh karena itu, tidak ada salahnya kita bahas sedikit tentang processor ini.

    Intel® Core™ i5-4460

    Processor ini merupakan bagian dari procie intel generasi keempat seri Haswell yg diproduksi menggunakan teknologi mikroarsitektur 22nm dan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2014 (tepatnya pada bulan Mei 2014). Situs CPU Boss memberinya nilai 7.6 dari 10, sehingga menggambarkan bahwa CPU ini tergolong sebagai processor kelas menengah ke atas.

    Intel_Core_i5_4460_nilai
    skor yg diberikan CPU BOSS terhadap Intel Core i5 4460

    Spesifikasi

    Teknologi terbaru intel memungkinkan konsumsi daya (TDP / Thermal Design Power) tetap rendah power berkat inovasi power management, dan instruksi terbaru Intel Advanced Vector Extensions 2 (Intel AVX2) yg disertakan memastikan performa putarannya tetap tinggi, melalui kecepatan clock base frequency 3.2 GHz yg dapat dinaikkan lagi dengan mode turbo frequency menjadi 3.4 GHz plus bitrate 64-bit. CPU ini juga telah dilengkapi GPU / grafis terintegrasi Intel® HD Graphics 4600 yg telah ditingkatkan sehingga mampu menghadirkan performa grafik sekelas kartu grafis low-end.

    hasil_pengujian_benchmark_passmark_software
    Hasil pengujian benchmark oleh passmark software memberi nilai skor 6.636 dan menempati peringkat 249.

    Procie ini mampu mendukung dua kanal memory dengan kecepatan bandwith memory maksimal 25.6 GB/s, sedangkan tipe memory yg didukung adalah DDR3-1333/1600, DDR3L-1333/1600 @ 1.5V dengan kapasitas maksimal 32GB (tergantung dari jenisnya). Beberapa fitur unggulan yg mudah dikenali antara lain fitur anti-theft dan turbo boost 2.0. Hasil pengujian benchmark dengan Passmark Software menunjukkan situs cpubenchmark.net memberi skor 6.636 poin untuk Intel core i5-4460 dan sekaligus menempati peringkat 249 dari keseluruhan CPU yg sudah pernah mereka uji sebelumnya.

    Harga

    Sebagaimana dikutip dari situs resmi ark.intel.com, harga konsumen yg direkomendasikan untuk versi BOX adalah senilai $187.00 (Rp 2.538.525,-) dan versi TRAY seharga $182.00 (Rp 2.470.650,-), dengan kurs hari ini pada angka Rp 13.575,- / USD. Situs NewEgg bahkan mencantumkan harga $189.99 alias Rp 2.580.730,-. Sedangkan berdasarkan pantauan AdrianoizE.com harga pada situs rakitan yg dimaksud diatas saat artikel ini ditulis adalah Rp 2.670.000,-.

    (ini cukup mengejutkan, mengingat kemarin sore saya sangat yakin sudah memeriksa situs ini dan harganya masih Rp 2.380.000,-, sehingga saya berani menuliskan di kolom komentar bahwa harganya Rp 2,38jt.) Apakah saya yg salah liat atau memang harga procie ini naik Rp 290.000,- hanya dalam sehari? Kalau kurs USD sih memang naik, kemarin 13.513 dan hari ini 13.575. Update terakhir tanggal 7 November 2015 harga CPU Intel Core i5-4460 versi box di situs tersebut sudah naik lagi menjadi Rp 2.700.000,-.

    Untuk menyiasati hal ini, kita bisa beralih dengan membeli procie Intel I5 4460 Tray+Fan (hanya unit processor plus fan standard saja, tanpa box, yang harganya lebih murah sekitar Rp 285.000,- atau tepatnya di harga Rp 2.415.000,-.

    Yak, lanjut ke VGA Card!

  2. VGA (Video Graphic Accelerator)

    Dari apa yg diutarakan, beliau menginginkan agar VGA Card yg digunakan berasal dari produsen NVidia, dan tentu saja untuk keperluan gaming PC maka yg dicari adalah seri GeForce (bukan Quadro). Berhubung ybs menginginkan merk parts yg punya nama, durable, dan aftersales bagus, maka sebagaimana pernah saya tuliskan mengenai tips memilih merk produsen VGA Card NVidia, maka merk produsen Tier I yg direkomendasikan adalah ASUS, GIGABYTE, dan MSI.

    Dalam dunia merakit komputer gaming, ada pepatah lama yg mengatakan bahwa "Gaming lebih kepada video card ketimbang GPU", oleh karena itu saya akan berusaha untuk memilih VGA Card (GPU) yg paling tinggi kelasnya yg bisa didapat dengan budget tersebut diatas.

    Pertanyaannya, GPU NVidia GeForce yg manakah yg akan kita pilih untuk menemani procie Intel Core i5-4460 tadi? Saya ingin menyarankan GTX 960 untuk performa maksimal. Untuk itu terlebih dahulu saya buatkan daftar VGA Card GTX 960 keluaran ASUS, GIGABYTE, dan MSI yg tersedia di www.rakit**.com diurut berdasarkan harga termurah (pada hari saat artikel ini ditulis / tanggal 5-11-2015). Berikut daftarnya:

    Daftar Harga GTX 960 merk ASUS GIGABYTE MSI


    NomorProdusenGPUSeriKodeVRAMHarga
    1MSINvidiaGeForceGTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC)DDR5 2GBRp3,416,000.00
    2ASUSNvidiaGeForceGTX 960 Turbo OC 2GB DDR5 WhiteDDR5 2GBRp3,495,000.00
    3GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 IXOC 2GB DDR5 (N960IXOC-2GD)DDR5 2GBRp3,550,000.00
    4GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 WINDFORCE 2Gb 128Bit (GV-N960WF2OC-2GD)DDR5 2GBRp3,690,000.00
    5MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 2Gb 128BitDDR5 2GBRp3,762,000.00
    6ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 2GB DDR5 STRIXDDR5 2GBRp3,765,000.00
    7MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 100ME 2Gb 128BitDDR5 2GBRp3,832,000.00
    8GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 OC 4GB 128Bit DDR5 (GV-N960OC-4GB)DDR5 4GBRp3,875,000.00
    9ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 2GB DDR5 BlackDDR5 2GBRp4,035,000.00
    10GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 2Gb 128bit DDR5 (GV-N960G1 GAMING-2GD)DDR5 2GBRp4,285,000.00
    11GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 4Gb 128Bit DDR5 (GV-N960WF2OC-4GD)DDR5 4GBRp4,285,000.00
    12ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 4GB DDR5 STRIXDDR5 4GBRp4,350,000.00
    13MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 4GB 128BitDDR5 4GBRp4,354,000.00
    14GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 Gaming 4Gb 128Bit (GV-N960G1 GAMING-4GD)DDR5 4GBRp4,420,000.00

    Sumber: situs Quantum Computer - Mangga Dua, acuan harga yg dipakai adalah harga hari ini tanggal 5/11/2015 pukul 15:29.

    VGA Terpilih: MSI GTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC)

    VGA_Card_MSI_GTX_960_2GB_Tiger_Edition_128Bit_GTX960_2GD5T_OC
    Untuk yg termurah adalah MSI GTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC), dimana harga yg ditawarkan adalah Rp 3.416.000,-. Tidak usah ditanya seberapa powerful kartu grafis ini, dibekali 1024 CUDA Cores, Memory Clock 7.0 Gbps, kapasitas VRAM sebesar 2 GB dengan data rate DDR5 plus lebar bus 128-bit, tidak mengherankan VGA Card ini dengan mudah mengungguli GTX 660 dalam hal rataan fps (frame per second) saat memainkan game-game berat semacam Assasin's Creed IV: Black Flag, Middle Earth: Shadows of Mordor, Watch Dogs, dan Metro: Last Night. Bahkan games seperti Battlefield 4 dan Batman Arkham Origins enteng saja dilibas hingga dapat 90-120fps!

    Catat bahwa rataan fps itu diperoleh dengan resolusi tampilan 1920x1080 (Full HD), 1xAA (Anti-Aliasing), dan setting Maximum!

    Sebagaimana bisa kita lihat pada tabel pengujian yg dilakukan situs GeForce berikut:

    Performa_Gaming_GeForce_GTX_960
    Performa Gaming GeForce GTX 960 | Sumber: www.geforce.com

    Situs Passmark Software yg beralamat di www.videocardbenchmark.net memberinya skor benchmark 5.975 poin dan menempati peringkat 21 dari keseluruhan video card high-end yg ada di daftar mereka.

    Skor_benchmark_GeForce_GTX_960_passmark
    skor average G3D benchmark GeForce GTX 960 yg diberikan oleh Passmark Software.

    Bahkan situs tersebut menunjukkan bahwa hasil pengujian benchmark NVidia GeForce GTX 960 berhasil mengungguli GTX 680 dan GTX 670 (apalagi GTX 660, jangan ditanya lagi). Sedangkan dari segi value (performa berbanding harga), perolehan indeks koefisiennya mengungguli AMD Radeon R9 290 / 390 dan kakaknya GeForce GTX 970, seperti yg ditunjukkan pada keterangan gambar di bawah ini:

    Perbandingan_GTX_970_vs_680_670_R9_290
    Perbandingan skor benchmark GTX 960 vs GTX 680 dan GTX 670 | sumber: Passmark Software

    Oke, jika fix VGA Card terbaik yg bisa dipilih dengan budget Rp 9jt adalah MSI GTX 960 Tiger Edition, maka dengan demikian, jika ditambahkan dengan harga processor Intel Core i5-4460 seharga Rp 2.670.000,-, maka total biaya untuk kedua parts ini saja kita sudah menghabiskan Rp 6.086.000,-. Luar biasa bukan? Kita hanya menyisakan Rp 2.914.000,- untuk membeli sisa parts seperti Casing, Hardisk, Motherboard, Memory Stick (RAM), PSU, Optical Drive, Fan, dan lain-lain (kemungkinan kita tidak akan bisa memakai SSD). Bisakah CPU ini terwujud?

    Sedikit penampakan si VGA Gahar:

    VGA_Card_MSI_GTX_960_2GB_Tiger_Edition_128Bit_GTX960_2GD5T_OC
    Paket dalam box MSI GeForce GTX 960 2GB OC Tiger Edition

    msi_gtx_960_tiger_edition_2gb_ddr5_128bit
    Paket penjualan MSI GeForce GTX 960 OC 2GB Tiger Edition

  3. Motherboard

    Mengingat kita sudah menghabiskan hampir 70% dari budget yg tersedia untuk memilih procie dan VGA berkualitas, maka mau tidak mau kita harus bermain budget di parts lainnya. Sebagaimana yg pernah saya tuliskan di artikel ini: Tips Memilih Motherboard Intel Socket LGA 1150: Perbedaan MoBo dengan Chipset B85, H81, H87, H97, Z87, dan Z97, maka kita sebaiknya memilih minimal yg ber-chipset B85 (karena memilih yg Z87 / Z97 akan membuat kita kehabisan budget).

    Motherboard_ASRock_B85M_HDS_MoBo
    Salah satu pilihan termurah adalah ASRock B85M-HDS Intel LGA 1150 yg dijual seharga Rp 940.000,-. ASRock bukanlah merk ecek-ecek, mereka adalah perusahaan spin-off dari ASUS yg awalnya ditujukan untuk menyaingi Foxconn dalam memproduksi OEM, hingga akhirnya meraih popularitas sebagai produsen hardware PC kategori Tier II untuk membantu ASUS bersaing di pasaran kelas menengah ke bawah.

    Kini ASRock merupakan perusahaan produsen Motherboard terbesar ketiga di dunia, dan cukup sukses dengan seri MoBo "Fatal1ty", yaitu motherboard khusus gaming yg dirancang bekerjasama dengan Johnathan Wendel, jawara gamer yg dikenal dengan gamertag "Fatal1ty", pemegang rekor juara FPS World Games championship sebanyak 12 kali.

    Saya rasa pilihan chipset B85 ini cukup mengingat dengan CPU dan VGA yg sudah mantap seperti tadi, maka kita tidak membutuhkan terlalu banyak fitur seperti overclock maupun SLI / Crossfire untuk meningkatkan performa lagi.

    Jika ada yg mengatakan bahwa "kok komputer gaming pakai chipset B85? Harusnya kan pakai Motherboard chipset Z yg khusus gaming juga?" Tinggal dijawab saja bahwa faktanya Motherboard tidak berpengaruh secara langsung terhadap performa gaming sebuah PC. MoBo hanya membedakan fitur-fitur yg ditawarkan masing-masing chipset, seperti misalnya overclockability, jumlah port SATA, support crossfireX / SLI, interface BIOS, dll. Kembali lagi ke pernyataan diatas, gaming lebih kepada GPU ketimbang CPU (apalagi Motherboard).

    Lagipula kalaupun nanti ada rejeki lebih, bisa ganti ke ASRock Fatal1ty Z87 Killer atau yg chipset Z97 sekalian. Bahkan pengen merk VGA disamain dengan merk Motherboard juga bisa, misalnya pakai MSI Z97 GAMING 5 LGA 1150 Intel Z97 HDMI SATA 6Gb/s, tapi itu nanti dulu, sekarang karena budget sudah termakan 6jt, hanya tersisa kurang dari 3jt, maka sekarang kita ngirit-ngirit dulu beli MoBonya (setidaknya sudah merk ASRock, produsen ketiga terbesar dunia, plus chipset-nya bukan H81 tapi B85). He he he..

  4. RAM (Random Access Memory)

    corsair-cmy8gx3m2a1600c9a-vengeancepro-black-pcbheatsink-with-gold-accent-4gb-ddr3-1600-x-2-desktop-memory-kit
    Untuk game-game kelas berat masa kini, RAM 8GB adalah kapasitas ideal untuk menjaga PC gaming Anda memiliki ingatan jangka pendek yg mencukupi dalam menjalankan aplikasi yg sifatnya memory-intensive maupun multitasking.

    Mengingat jenis memory yg didukung oleh procie Intel Core i5-4460 adalah tipe DDR3-1333/1600 dan DDR3L-1333/1600 @ 1.5V, maka untuk stick RAM 1600MHz berkapasitas 8GB yg paling murah (sekaligus merknya bagus, sehingga tidak perlu memilih merk low-end) adalah: Corsair CMY8GX3M2A1600C9A (2X4Gb) GOLD Vengeance Pro (Intel Haswell) DDR3 1600 seharga Rp 820.000,-.

  5. HDD (Hard Disk Drives)

    Sudah sy sebutkan diatas, bahwa kemungkinan besar kita tidak akan bisa menggunakan SSD untuk mengejar kecepatan loading OS dan beberapa games yg sering kita mainkan. Oleh karena atas nama pressing budget, kita hanya akan menggunakan Harddisk 3.5 inch tradisional dan ukurannya pun tidak besar-besar amat (hanya yg 500GB saja).

    Pertimbangannya adalah jika hanya untuk keperluan gaming, maka HDD berkapasitas 500GB sudah cukup untuk meng-handle OS dan instalasi belasan game-game berat. Kalaupun ingin menyimpan file-file multimedia semacam film full HD dsb, bisa menggunakan harddisk eksternal atau tinggal menambahkan satu/beberapa hardisk internal di kemudian hari. Sekali lagi, pemilihan harddisk 500GB hanya dikarenakan effisiensi budget dan tidak mempengaruhi performa gaming PC yg akan dirakit.

    Toshiba_Sata_III_500Gb_7200rpm
    Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch

    Kalau soal pilihan termurah ya Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch yg harga jualnya hari ini Rp 520.000,-. Tapi kalau masih ingin menaikkan storage dua kali lipat hanya perlu menambah Rp 150.000,- lagi sudah bisa dapat Seagate SATA III 1 TB 7200RPM 3.5 Inch (Garansi Distributor Resmi 2 Tahun) HDD Internal 3,5 Inch. Idealnya mungkin WD Caviar Black, tapi lagi-lagi kita terbentur budget karena sudah memilih VGA Card si "Edisi Macan" yg sangar diatas.

  6. PSU (Power Supply Unit)

    Untuk PSU, kita bisa dengan mudah mengetahui suplai daya listrik minimal yg dibutuhkan untuk menghidupkan system PC yg sudah dirakit dengan menggunakan Power Supply Calculator.

    Klik disini untuk mengetahui cara menghitung daya listrik minimum PSU: Tips Menghitung Watt Power Supply Unit (PSU) PC Anda.

    Berdasarkan hitung-hitungan menggunakan PSU calculator tersebut, suplai daya minimal yg dibutuhkan oleh PC rakitan dengan procie Intel Core i5-4460 (Haswell) 3.2GHz LGA 1150, Memory 8GB DDR3, Video Card NVidia GeForce GTX 960, motherboard jenis desktop, dan 1 buah Hard Drives SATA 7200 RPM adalah sekitar 319 watt.

    Power_Supply_Unit_PSU_Calculator_PC_Gaming_Rakitan
    Hasil perhitungan menggunakan Power Supply Calculator Cooler Master.

    Itu artinya, sebuah PSU dengan kapasitas suplai daya 350W saja sudah cukup untuk mensuplai daya kepada system komputer yg kita rakit dengan spesifikasi tersebut diatas (seperti misalnya Cooler Master Elite Power 350W yg harganya Rp 445.000,-). Tapi apa tega kita membiarkan system komputer yg sudah kita bangun dengan sangat hati-hati plus pemilihan parts yg terbaik kemudian dipasok dengan daya pas-pasan seperti itu? Maka dari itu saya menyarankan untuk menggunakan PSU dengan kapasitas tidak kurang dari 500w.

    Saya sendiri sebenarnya menyukai PSU Corsair, karena seri CX yg saya gunakan tetap awet selama bertahun-tahun. Namun untuk menghemat Rp 100rb-an, kita gunakan saja Cooler Master Thunder 500W A/EU CABLE yg harganya Rp 845.000,-. PSU merk CM ini juga cukup teruji kualitasnya, dan bukan PSU abal-abal kelas low-end seperti yg banyak ditemukan dalam PSU bundling dari bawaan casing yg berharga murah seperti Ac* Pow*r misalnya.

    Ups, alarm sudah berbunyi, sepertinya kita telah melewati budget 9 juta. Dan sepertinya harus ada penyesuaian budget dengan mengubah satu atau beberapa parts seperti misalnya memilih PSU yg sepaket dengan casing, maupun mengganti merk VGA Card dari MSI, tetapi masih tetap yg berbasis GPU NVidia GeForce GTX 960.

    Okeh, siapa tau kita bisa ngirit di casing..

  7. Casing

    Untuk parts yg satu ini sebenarnya tidak ada kaitannya dengan performa sebuah PC Gaming, tapi apa yg ditentukan olehnya merupakan sesuatu yg cukup prinsip: PENAMPILAN!

    Selain dari bahan, kualitas, daya tahan, serta fitur tambahan, casing sebenarnya bisa menggunakan pilihan mana saja. Tapi kembali lagi ke pemilik komputer rakitan, apa memang rela sebuah PC yg sudah dirakit dengan susah payah dengan parts pilihan, pada akhirnya diberi sebuah rumah yg kualitas serta tampilannya biasa saja?

    Setelah saya browsing, teringat dengan PSU 500w yg sebelumnya merk Cooler Master, ternyata di rakitan.com tersedia pilihan Cooler Master K380 Gaming with PSU Elite 500W dengan harga Rp 1.120.000,-. Oleh karena jika dibeli terpisah maka casing Cooler Master K380 Gaming (Rp 760.000,-) ditambah Cooler Master Elite V2 500W (Rp 720.000,-) totalnya Rp 1.480.000,-, maka dengan membeli sepaket sekalian kita dapat melakukan penghematan sebesar Rp 360.000,-.

    Berikut tampilan casing yg kita pilihkan:

    Casing_Cooler_Master_K380
    Casing Cooler Master K380

    Product_Highlight_Cooler_Master_K380
    Product Highlight Casing Cooler Master

    Airflow_Diagram
    AirFlow Diagram Casing Cooler Master K380.
    sumber: google images

  8. HSF (Heat Sink Fan)

    Pendingin CPU / HSF bisa dibeli belakangan. Lagipula kita sudah membeli procie berikut fan standar bawaan pabrikan Intel (procie Intel Core i5-4460 tray+fan), sehingga itu saja sementara ini sudah cukup untuk penggunaan normal tanpa mengutak-atik procie seperti misalnya di overclock. Thermal paste biasanya sudah diberi gratis (yg kualitas standar) oleh tempat dimana kita merakit komputer.


  9. Total Biaya Merakit Gaming PC

    Oke, kita masuk ke bagian terakhir. Merekapitulasi total pembelian parts komputer rakitan yg telah kita susun diatas. Berikut adalah screenshotnya:

    Simulasi_Rakitan_Com
    Simulasi merakit PC Gaming di situs www.rakitan.com

    Berhubung ternyata tetap overbudget sekitar Rp 231.000,-, maka dapat diakali dengan mengganti merk VGA yg sebelumnya memakai MSI, menjadi merk WINFAST, sehingga hasilnya seperti screenshot di bawah ini:

    Simulasi_Rakitan_Com_jika_Menggunakan_VGA_Winfast
    Simulasi di rakitan.com jika menggunakan VGA WinFast

    Dengan mengganti merk VGA, maka total biaya langsung berkurang menjadi Rp 8.665.000,- dan masih ada sisa dana sekitar Rp 335.000,- sehingga dapat digunakan untuk upgrade parts lainnya yg dirasa perlu.

Intel Skylake

Procie_Intel_Skylake
Nama "Skylake" adalah nama dagang atau kode sebutan yg digunakan Intel Corp untuk CPU / Central Processing Unit mikroarsitektur procie generasi keenam yg baru saja diluncurkan dua bulan lalu (Agustus 2015) sebagai penerus dari mikroarsitektur "Broadwell" yg telah dirilis sebelumnya.

Skylake adalah sebuah mikroarsitektur yg dirancang ulang dengan menggunakan teknologi yg sudah ada sebelumnya karena ia menggunakan teknologi proses manufaktur 14nm yg sama dengan seri Broadwell, sebagaimana ia ditujukan sebagai gebrakan kedua dalam skema strategi "tik-tok" dan pola desain procie buatan Intel. Dalam hal ini Skylake bertindak sebagai "tok"-nya.

Berdasarkan keterangan dari pihak Intel sendiri, rancangan ulang ini mampu menghasilkan performa CPU dan GPU terintegrasi yg lebih dahsyat namun justru lebih irit dalam hal konsumsi daya listrik. Efisiensi penggunaan input daya listrik ini telah menjadi ciri khas dari peningkatan teknologi yg dilakukan oleh Intel selama ini, sebagaimana setiap kali terdapat rilisan seri procie yg terbaru, selalu menghadirkan performa yg lebih baik dengan konsumsi daya listrik yg lebih irit.

Procie Skylake Pertama

Seri perdana dari deretan procie Skylake (yaitu 6600K dan 6700K) pertama kali diumumkan dan langsung tersedia di pasaran tepatnya pada acara Gamescom yg diselenggarakan pada tanggal 5 Agustus 2015 lalu. Tidak seperti biasanya, saat seri procie ini diperkenalkan cukup dekat jaraknya dengan CPU Broadwell yg diluncurkan akhir tahun 2014.

Paket penjualan processor Intel Generasi keenam Core i7 dan Core i5
Paket penjualan processor Intel Generasi keenam Core i7 dan Core i5

Sementara para pengamat di industri teknologi memperkirakan berbagai isu yg mempengaruhi Broadwell juga akan menimpa Skylake, informasi yg terbaru justru menunjukkan bahwa Intel akan segera menutupinya dengan mempertahankan strategi "Tik-Tok" sebagai lanjutan untuk Skylake dan memperpendek putaran umur perilisan CPU Broadwell. Sejumlah sumber lainnya menyebutkan bahwa deretan CPU lainnya akan segera dirilis di sisa tahun 2015 ini.

Intel pun telah menyatakan bahwa Skylake adalah processor paling signifikan yg pernah mereka produksi dalam sepuluh tahun terakhir jika ditilik dari perkembangan efisiensi daya dan kemampuan nirkabel.

Sejarah Pengembangan Procie Skylake

Kantor Intel di Kota Haifa - Israel
Pengembangan Skylake umumnya diambil alih oleh Intel Israel, yg diposisikan sebagai pusat penelitian engineering Intel di kota Haifa - Israel, sebagaimana juga seri procie Banias, Dothan, Conroe, Sandy Bridge dan Ivy Bridge juga dikembangkan disini.

Tim Israel ini adalah tim yg sama dengan gugus tugas Haifa yg dulunya merancang mikroarsitektur Sandy Bridge dan Ivy Bridge. Tim ini bekerja selama empat tahun dan melewati banyak tantangan, hingga akhirnya mampu menciptakan sebuah processor yg akan dapat digunakan dalam banyak jenis perangkat seperti smartphone, tablet, laptop, dan desktop PC. Dengan fitur-fitur yg dimiliki oleh Skylake saat ini, produsen komputer dapat menciptakan laptop yg separuh lebih tipis dan separuh lebih ringan dibanding lima tahun yg lalu.

Fitur

Sebagaimana pendahulunya Broadwell, Skylake tersedia dalam empat varian, yg dapat dikenali dari suffix "S" (SKL-S), "H" (SKL-H), "U" (SKL-U), dan "Y" (SKL-Y). SKL-S terdiri dari varian K yg dapat di overclock dengan multipliers yg di unlock, sedangkan varian suffix H, U dan Y diproduksi dengan teknologi kemasan "ball grid array" (BGA), sementara itu varian S diproduksi dengan teknologi "land grid array' (LGA) menggunakan sebuah jenis socket baru, yaitu Intel Socket LGA 1151.

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Skylake_(microarchitecture)

Core i5-3330

Procie berjenis kelamin Intel Socket LGA 1155 yg masuk keluarga si seksi Ivy Bridge ini dirilis sudah cukup lama, sekitar tiga tahun yg lalu atau tepatnya pada kuartal ketiga tahun 2012, namun statusnya masih diproduksi alias belum discontinued. Berbekal Intel® Smart Cache sebesar 6 MB dan kecepatan transfer data DMI 5 GT/s, processor 64-bit ini dibuat dengan teknologi mikroarsitektur 22 nm.

Tipe memory yg didukung adalah DDR3 1333/1600 dan diklaim sanggup menangani dua buah kanal stick RAM berkapasitas hingga 32 GB. Procie ini juga sudah dibekali pengolah grafis (GPU) terintegrasi Intel® HD Graphics 2500 650 MHz.

Performa

Untuk sudut pandang segi performa atau kinerja, ditilik dari skor benchmark yg dikeluarkan oleh situs Passmark Software, processor ini menduduki peringkat 294 dari daftar CPU high-end dan memperoleh angka 5867 sebagai output hasil pengujian menggunakan tools mereka.

Review_Intel_Core_i5_3330_LGA_1155
Review Intel Core i5 3330 LGA 1155 | sumber: Passmark Software.

Namun dalam hal keperluan untuk bermain game, ada idiom lama yg menyebutkan bahwa gaming lebih kepada GPU ketimbang CPU. Sehingga selama dipasangkan dengan GPU yg bagus (plus tidak sampai bottleneck), seperti misalnya kartu grafis NVidia GeForce GTX760 ke atas atau mungkin AMD R9 270 keatas. Tapi jangan lupa memadukan kedua parts (CPU dan GPU) dengan sistem yg seimbang, contohnya menggunakan RAM DDR3 1333/1600 MHz berkapasitas 8GB keatas.

Performa Intel Core i5-3330 | sumber: cpu-upgrade.com


Untuk game-game yg agak baru seperti Crysis 3, BattleField 4 atau Far Cry 3 dan sejenisnya masih dapat setting medium ke atas pada frame rate 30-40 fps. Sehingga kesimpulannya. untuk penggunaan gaming, procie ini dapat diandalkan, namun untuk extreme gaming CPU ini jelas tidak disarankan (tergantung dari sistem rig gaming PC yg Anda miliki).


Untuk motherboard Anda bisa melirik ke deretan MoBo yg berbasis chipset H77 atau Z77, minimal yg berkode chipset B75 lah. Tapi perlu diingat juga bahwa sebuah motherboard tidak mempengaruhi performa, melainkan menawarkan fitur-fitur tambahan saja, seperti misalnya kemampuan overclocking yg lebih baik, jumlah koneksi SATA yg lebih banyak, kompatibiltas RAM yg lebih cepat, kualitas audio onboard yg lebih bagus, kinerja pendingin, SLI, konfigurasi RAID, dan sebagainya.

Harga

Dikutip dari situs resmi Intel, harga yg direkomendasikan untuk versi BOX di luar negeri adalah $187.00 dan versi TRAY (procie saja tanpa kotak dan stock cooler / kipas pendingin bawaan pabrik) seharga $182.00. Sementara itu di Indonesia harga Intel Core i5 3330 tray+fan (3Ghz,C6MB) LGA 1155 berkisar diantara Rp 2.625.000,- (2,5jt - 2,8jt). Dengan catatan, pada tanggal hari ini 10/10/2015 saat kurs rupiah menguat di angka Rp 13.550,-.

Referensi

  • http://ark.intel.com/products/65509/Intel-Core-i5-3330-Processor-6M-Cache-up-to-3_20-GHz
  • http://www.cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Core+i5-3330+%40+3.00GHz

Intel Xeon E3 1231v3

Diluncurkan pada quartal kedua tahun lalu (2014), seri procie Intel E3-1231V3 ini dibekali Intel® Smart Cache hingga 8 MB dan kecepatan Direct Media Interface (DMI) atau penghubung diantara northbridge dan southbridge dalam sebuah motherboard komputer yg berjenis DMI2 sehingga memiliki bus speed 5 GT/s, dengan demikian mempercepat transfer data.

Berjalan pada set instruksi 64-bit dengan extensions SSE4.1/4.2, AVX 2.0, procie ini diproduksi dalam skala lithography 22 nm. Harga yg direkomendasikan oleh situs resmi Intel adalah $250.00 untuk versi box dan $240.00 dalam versi tray (tanpa kotak dan kipas pendingin procie bawaan pabrik / stock cooler).

Review_Procie_Intel_Xeon_E3_1231v3
Review Procie Intel® Xeon® E3-1231v3 (8M Cache, 3.40 GHz)

Jumlah inti adalah 4 dengan threads sebanyak 8, frekuensi dasar procie 3.4 GHz serta dapat mencapai frekuensi turbo maksimum pada kecepatan clock 3.8 GHz. Daya listrik yg dikonsumsinya (thermal design power / TDP)adalah 80 W. Ingat bahwa procie ini tidak dapat di overclock, sehingga bukan pilihan tepat apabila Anda merencanakan untuk melakukan overclocking.



Memory

Kapasitas Memory maksimal yg bisa ditangani (tergantung dari tipe memorinya) adalah hingga 32 GB dengan tipe memory yg didukung adalah DDR3 dan DDR3L 1333/1600 pada 1.5V. Jumlah kanal memory maksimal adalah dua buah dengan bandwidth memory maksimum hingga 25.6 GB/s. Procie ini juga sudah mendukung penggunaan ECC Memory, walaupun ia tetap bisa digunakan dengan memory non-ecc.

Error-Correcting Code Memory atau disebut sebagai ECC memory adalah sebuah jenis dari penyimpan data komputer yg dapat mendeteksi dan mengkoreksi berbagai jenis data internal corruption yg sering ditemukan. ECC memory biasanya digunakan dalam komputer dimana data yg corrupt tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apapun, seperti misalnya komputer yg digunakan untuk penelitian ilmiah ataupun komputer penghitung finansial (bank dan sejenisnya).

Sayangnya processor ini tidak dilengkapi dengan pengolah grafis terintegrasi (embedded Graphic Processing Unit) sehingga untuk dapat menggunakan procie ini wajib dipasangkan dengan kartu grafis dan tidak dapat berjalan sendiri.

Kinerja

Pada dasarnya Intel Xeon E3-1231V3 (Haswell series, 3.4 GHz, 8MB L3 Cache, LGA 1150) ini merupakan Server Processor alias chip pengolah data yg ditujukan untuk penggunaan di sistem komputer server / workstations (family-based entry servers) untuk manajemen IT. Akan tetapi procie ini juga tangguh untuk digunakan dalam keperluan lainnya seperti photoshop atau gaming. Terlebih lagi dengan fitur turbo boost melalui pengaturan motherboard, Anda bisa memperoleh kecepatan maksimal dari semua core hingga 3.8Ghz. Sedangkan untuk pengerjaan grafis atau video, Anda bisa mengaktifkan fitur hyperthreading. Jadi jika Anda memerlukan processor yg stabil dan tidak membutuhkan fitur overclock, maka procie ini bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda.

Kinerja_Intel_Xeon_E3_1231_v3
Kinerja Intel Xeon E3-1231 v3

Akan tetapi yg perlu diperhatikan adalah, apabila kebutuhannya untuk gaming, maka lebih baik untuk memilih seri processor Core i5 atau i7. Seri Xeon memang ditujukan untuk keperluan workstations dan server yg lebih membutuhkan inti yg lebih banyak dibandingkan kecepatannya. Dibandingkan dengan seri procie i7 misalnya yg walaupun jumlah core-nya lebih sedikit tapi mementingkan kecepatan sehingga lebih cocok untuk keperluan gaming. Tetapi apabila Anda masih tetap menginginkan procie ini untuk gaming, maka pasangkan ia dengan VGA Card yg mumpuni.

Motherboard

Hampir semua motherboard dengan intel socket LGA1150 bisa dipasangkan dengan procie ini, akan tetapi motherboard yg berbasis chipset Z97 adalah pilihan yg lebih baik karena memberi Anda kemudahan untuk kemungkinan upgrade pada masa mendatang, sebab dapat digunakan pada processor seri broadwell berteknologi litography 14nm. Contoh motherboard dengan seri chipset Z97 adalah Asus H97-PLUS ATX LGA1150, atau paling tidak gunakan yg berbasis chipset B85 seperti ASRock B85M-ITX.

Referensi

  • http://ark.intel.com/products/80910/Intel-Xeon-Processor-E3-1231-v3-8M-Cache-3_40-GHz
  • http://www.newegg.com/Product/Product.aspx?Item=N82E16819117316
  • http://www.cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Xeon+E3-1231+v3+%40+3.40GHz
  • http://cpuboss.com/cpu/Intel-Xeon-E3-1231-v3
  • http://www.tomshardware.com/answers/id-2425155/4790-xeon-1231v3.html

Intel Core i3 4170

Review_Intel_Core_i3_4170_LGA_1150
Boleh dibilang Intel® Core™ i3-4170 Processor dengan 3M Cache, clock speed 3.70 GHz ini adalah procie socket LGA 1150 seri Haswell yang ramah di kantong namun menawarkan performa yang lumayan tangguh. Dijual dengan harga Rp 1.630.000,- (saat kurs USD sedang mengamuk hingga Rp 14.390,-), processor ini menjadi batas akhir sebelum orang-orang menaikkan pilihannya ke seri Core i5 di deretan socket yg sama.

Harga

Pertama kali diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2015, Core i3-4170 berjalan pada set instruksi 64-bit dan berskala lithography 22nm. Harga resminya di luar negeri sebenarnya adalah versi BOX: $117.00 dan untuk versi TRAY: $117.00 (cukup aneh mengingat mengapa bisa harga versi box dengan harga versi tray, karena seharusnya versi box lebih mahal karena sudah dilengkapi dengan kipas bawaan pabrik dibanding versi tray yg hanya diberikan procie saja tanpa kipas standar).

Untuk membaca lebih lanjut tentang perbedaan paket penjualan BOX dengan TRAY (+Fan) pada procie Intel klik disini: http://www.adrianoize.com/2015/09/perbedaan-box-tray-fan-intel-procie.html

Akan tetapi di dalam negeri, Intel Core i3-4170 Box (3.7Ghz, C3MB, Haswell Series) Intel LGA 1150 ini dijual dengan harga Rp 1.655.000,- pada saat kurs USD bergerak naik hingga Rp 14.492-. Dibanding pada bulan lalu saat Dollar masih Rp 14.390, terjadi kenaikan harga sebesar Rp 25.000,- sebagai imbas dari melonjaknya nilai tukar USD terhadap rupiah. **sumber: Quantum Computer ~ Mangga Dua - Jakarta.


Konsumsi Daya

Dibekali dua buah Cores yg terdiri dari empat threads, processor ini berjalan pada Base Frequency 3.7 GHz dan hanya mengkonsumsi daya TDP 54W, jauh lebih irit dibanding procie yg berkinerja setara seperti Intel® Core™ i5-2500 Processor (6M Cache, up to 3.70 GHz) LGA 1155 misalnya yg konsumsi dayanya mencapai 95watt. Artinya terjadi penghematan daya listrik hingga lebih dari 43% dibanding penerusnya.

Memory

Ukuran Memory Maximum yg bisa di handle oleh processor ini adalah hingga 32GB (ini sangat tergantung dari tipe memory yg digunakan), dan tipe memory yg didukung adalah DDR3-1333/1600 atau DDR3L-1333/1600 @ 1.5V, mendukung hingga 2 kanal memori, dengan bandwith memori maksimal adalah 25.6 GB/detik.

Kemampuan Grafis dan Fitur GPU Terintegrasi

Processor ini sudah dibekali dengan Graphics Processing Unit (GPU) terintegrasi yaitu seri Intel® HD Graphics 4400 yg berjalan pada Graphics Base Frequency 350 MHz serta Graphics Max Dynamic Frequency 1.15 GHz, sementara itu Graphics Video Max Memory yg bisa di shared adalah hingga 1.7 GB. Graphics Output menggunakan konektro eDP/DP/HDMI/DVI/VGA dan sanggup menangani resolusi maksimum sebagai berikut:
  • kabel HDMI 1.4) 4096x2304 pixels pada range @24Hz
  • DP 3840x2160p @60Hz
  • eDP - Integrated Flat Panel: 3840x2160p @60Hz
  • Max Resolution (VGA)‡ 1920x1200@60Hz
Dukungan DirectX yg diberikan oleh Intel HD Graphics 4400 adalah 11.1 dan juga mendukung OpenGL 4.0, selain itu GPU pada procie ini juga sudah mendukung fitur-fitur sebagai berikut:
  • Intel® Quick Sync Video
  • Intel® InTru™ 3D Technology
  • Intel® Wireless Display
  • Intel® Clear Video HD Technology
  • Mendukung hingga 3 display
Dari segi performa akan dibahas pada pembaharuan artikel setelah ini.

Tray atau Box

Bagi Anda yg baru pertama kali membeli processor (CPU / Central Processing Unit, atau biasa disebut sebagai "procie" saja) , atau mungkin untuk orang-orang yg sering memantau harga parts komputer seperti saya, Anda akan sering membaca perbedaan penulisan pada paket penjualan seri procie yg berisikan keterangan "box" atau "tray + fan".

Intel_G3240_Dual_Core_Box_Tray_Fan_LGA_1150
Ada yg tahu mengapa Intel G3240 Dual Core ini dijual dalam versi Box dan versi Tray + Fan?
Lalu apa perbedaannya? Apakah performanya berbeda?

Penasaran dengan apa arti penambahan atribut ini dalam penjualan procie? Atau ingin tahu apa sih perbedaannya? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap untuk Anda.

Perbedaan CPU versi Box dengan Tray

Kadang Anda menemui toko yang tidak menyediakan procie Intel (box) Pentium Dual Core G3240 LGA 1150, akan tetapi mereka masih punya stock untuk Intel Pentium Dual Core G3240 LGA 1150 versi tray. Nah, apa lagi maksudnya ini? Kemudian toko tersebut juga menjelaskan bahwa masa garansi untuk processor box adalah 3 tahun, lalu yang versi tray berapa tahun?

Berikut adalah penjabarannya:

Dari segi kualitas dan kelengkapan

Sejatinya tidak ada perbedaan dari segi kualitas diantara CPU versi retail (box) dibanding versi OEM / Original Equipment Manufacturer (alias versi tray), karena dua istilah itu hanya membedakan cara/mode penjualannya saja. CPU yg diberikan tetap sama persis, tidak ada bedanya sama sekali.

Perbedaannya terutama terletak pada masa garansi dan adanya tambahan kipas pendingin CPU original / resmi bawaan pabrik dalam versi "box", dibandingkan versi "tray" yg dijual terpisah. Versi "box" memang sudah termasuk kipas pendingin bawaan pabrik di dalam kotak paket penjualannya.

Jadi bila Anda berencana untuk membeli HSF pilihan sendiri dan tidak berencana menggunakan kipas pendingin bawaan pabrikan yg sudah termasuk dalam versi "box", maka sebaiknya beli yg versi "tray" (OEM) saja, terkecuali jika Anda menginginkan masa garansi yg lebih panjang dari Intel (hingga tiga tahun) yg diberikan dalam paket penjualan procie Intel versi Box.

Perbedaan dari segi harga dan garansi

Versi Tray OEM biasanya dijual dengan harga yg lebih murah dari versi retail box, dimana bagian yg membuat harga versi retail box adalah masa garansi yg lebih panjang, plus adanya tambahan bonus pendingin bawaan Intel di dalam kotaknya (sehingga wajar versi box lebih mahal). Versi OEM alias tray biasanya lebih populer di kalangan penggiat overclock (overclockers), sebagaimana overclocking membutuhkan kipas pendingin aftermarket, dan juga overclocking procie berarti langsung menggugurkan garansi resmi CPU Intel sehingga tidak ada gunanya apabila seorang overclockers membeli versi retail box bila mereka berencana untuk langsung meng-overclock processor Intel yg mereka beli.

Alasan Memilih Versi Tray

Dari pengakuan mereka yg sudah membeli CPU OEM (tray), mereka tidak pernah menemui masalah berarti sehingga cenderung tidak memerlukan jangka waktu garansi yg terlalu lama seperti yg ditawarkan versi box (beda orang beda kasus lho ya, jadi tetap bisa saja ada orang yg mengalami hal yg sebaliknya).

Procie Intel yg dijual dalam kemasan tray alias nampan plastik seperti gambar ini.
Secara umum versi tray memang lebih murah dibanding versi box, tetapi bagi kebanyakan enthusiast, mereka lebih memilih untuk membeli versi tray karena mereka tidak membutuhkan heatsink dan kipas bawaan pabrikan yg memang kurang yahud dibanding membeli versi aftermarket.

Kesimpulan

Pada intinya, perbedaan antara processor versi boxed/retail dengan versi tray/OEM dalam produk-produk Intel® adalah semua processor versi box akan dijual beserta sebuah HSF (heatsink/fan) asli / original dan diberikan garansi terbatas hingga 3 tahun. Sedangkan versi tray/OEM, garansi yg diberikan diturunkan menjadi hanya 1 tahun saja (juga terbatas), dan mereka tidak dijual sepaket dengan HSF original bawaan pabrikan Intel.

Namun pada dasarnya tidak ada perbedaan kualitas dan performa diantara procie versi box dengan tray, karena dua CPU yg diberikan di dalam paket penjualannya adalah sama persis dan tidak ada perbedaan secara fisik, kecuali nomor-nomor yg tercetak pada bagian atas CPU. Memang ada beberapa procie yg diberi tanda sSpec bertanda (#) dimana tanda pagar # ini menunjukkan seri revisi keberapa yg digunakan dalam proses pembuatan / penyempurnaan masing-masing processor tersebut, tapi itu secara umum tidak membedakan performa keseluruhan.

Intel_Pentium_Dual_Core_G3240_Box
Selain dari perbedaan antara Tray OEM yg bergaransi 1 tahun dengan versi Retail Box yg diberi garansi 3 years, procie OEM dijual tanpa HSF, tanpa stiker, tanpa kotak dan buku manual, hanya diberi semacam tempat saja (seperti nampan yg terbuat dari plastik sehingga versi tersebut diberi nama "tray" yang artinya "nampan"), sedangkan versi Retail - diberi kotak yg bagus, dengan HSF original di dalamnya, biasanya dikasih stiker "Intel Inside", buku manual dengan instruksi panduan instalasi sederhana dan semua dikemas dengan sangat baik.

Oleh karena pakai kotak, sehingga disebut versi "box" atau "kotak". Dengan kelengkapan tersebut, tentu saja wajar apabila harga versi box menjadi sedikit lebih mahal ketimbang harga versi tray.

Alasan Mengapa Intel Menjual Dalam Versi Tray dan Box

Ada sejumlah alasan yg mungkin melatarbelakangi keputusan Intel untuk menjual processor buatan mereka dalam dua versi, tray dan box. Kemungkinan yg pertama adalah untuk mengakomodir permintaan perusahaan-perusahaan produsen komputer desktop atau laptop seperti Lenovo, Acer, ASUS, Dell, atau merk murah seperti Axioo, Advan, dll selalu mencari celah untuk membeli procie yg lebih murah untuk menekan harga jual produk mereka, sehingga mereka meminta Intel untuk menurunkan masa garansi menjadi satu tahun, dan tidak menyertakan kemasan kotak, buku manual, serta pendingin bawaan pabrikan Intel, dan menggunakan sistem pendingin (HSF / Heatsink Fan) buatan mereka sendiri.

Sehingga dengan cara itu mereka bisa berhemat 10 hingga 20 dollar Amerika dan efeknya bisa mengurangi biaya produksi laptop / komputer mereka.

Alasan kedua adalah untuk memfasilitasi para overclockers yg memang tidak membutuhkan garansi, kotak, buku panduan, stiker, ataupun HSF buatan Intel, mengingat apabila CPU di overclock maka garansi akan langsung hangus, dan mereka cenderung menyukai HSF pilihan mereka sendiri yg kualitasnya bisa mereka tentukan. Tidak seperti HSF standar bawaan dari Intel.

Referensi

Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.

CPU Intel

Artikel ini adalah tentang daftar generasi dan list prosesor Intel dimana AdrianoizE.com akan mencoba untuk menyajikan semua prosesor Intel yang dimulai dari perintis alias pionir processor 4-bit seri 4004 (pertama kali dirilis tahun 1971) hingga produk high-end intel saat ini, yang meliputi 64-bit Itanium 2 (2002), Intel Core 2, dan Xeon 5100 dan 7100 seri prosesor (2006).

Intel_4004_Xeon_Terbaik_2015
Dimulai dari CPU Intel 4004 P4004 4059C pada tahun 1971 hingga Intel Xeon E5-2600 v3 di tahun 2015
CPU Intel 4004 adalah sebuah Central Processing Unit (CPU) 4-bit yg dirilis oleh Intel Corporation pada tahun 1971. Procie tersebut adalah microprocessor pertama yg dijual secara komersial oleh Intel. Keterangan singkat akan diberikan pada tabel dibawah untuk setiap produk CPU Intel.

Processor 4 dan 8 bit


NomorKeluargaGenerasiSeriKeterangan
1Processor 4-bitMCS-4Intel 4004Merupakan Mikroprosessor pertama Intel (chip tunggal IC processor) yg didesain untuk calculator Busicom, diluncurkan 15 November 1971
MCS-40Intel 4040Masih keluaran tahun 1971
2Processor 8-bit8xxxIntel 8008Diperkenalkan tanggal 1 April 1972, aslinya ditujukan untuk digunakan pada mikrokomputer Datapoint 2200
Intel 8080Diluncurkan pada hari yg sama dengan Intel 8080
Intel 8085Diperkenalkan bulan Maret, 1976. Digunakan pada timbangan Toledo , juga digunakan pada controller peripherals seperti modem, hard disk, printer, dll.
3Arsitektur "Harvard"MCS-48Intel 8048Terdiri dari IC dengan CPU, RAM, ROM (atau PROM atau EPROM), I/O Ports, Timers & Interrupts.
MCS-51Intel 8051MC sendiri merupakan singkatan dari Micro Controller
MCS-151Intel 80151High Performance 8-bit Control-Oriented Microcontroller
MCS-251Intel 802518/16/32-bit Microcontroller

Prosesor bit-slice

Bit slicing adalah teknik untuk membangun prosesor dari sebuah module dengan bit width (lebar bit) yg lebih kecil atau sempit. Masing-masing komponen tersebut memproses satu halaman bit atau "mengiris-iris" dari sebuah operand. Komponen pengolahan yg sudah dikelompokkan ini kemudian akan memiliki kemampuan untuk memproses sebuah kata-panjang yg terpilih dari sebuah desain perangkat lunak tertentu. Berikut daftarnya:

NomorKeluargaGenerasiSeri
13000 Family3001-35053001 – Microcontrol Unit
3002 – 2-bit Arithmetic Logic Unit slice
3003 – Look-ahead Carry Generator
3205 – High-performance 1 Of 8 Binary Decoder
3207 – Quad Bipolar-to-MOS Level Shifter and Driver
3208 – Hex Sense Amp and Latch for MOS Memories
3210 – TTL-to-MOS Level Shifter and High Voltage Clock Driver
3211 – ECL-to-MOS Level Shifter and High Voltage Clock Driver
3212 – Multimode Latch Buffer
3214 – Interrupt Control Unit
3216 – Parallel, Inverting Bi-Directional Bus Driver
3222 – Refresh Controller for 4K NMOS DRAMs
3226 – Parallel, Inverting Bi-Directional Bus Driver
3232 – Address Multiplexer and Refresh Counter for 4K DRAMs
3242 – Address Multiplexer and Refresh Counter for 16K DRAMs
3245 – Quad Bipolar TTL-to-MOS Level Shifter and Driver for 4K
3246 – Quad Bipolar ECL-to-MOS Level Shifter and Driver for 4K
3404 – High-performance 6-bit Latch
3408 – Hex Sense Amp and Latch for MOS Memories
3505 - Next generation processor

Processor 16-bit: Keluarga MCS-86

Berikutnya Intel mengembangkan processor 16-bit yang tergabung dalam keluarga MCS-86, berikut daftarnya:

NomorSeriDiperkenalkanKeterangan
180868 Juni 1978Adalah CPU x86 pertama di dunia, digunakan pada komputer Compaq Deskpro IBM PC-compatible, portable computing, IBM PS/2 Model 25 dan Model 30m, dan juga dipakai di AT&T PC6300 / Olivetti M24, sebuah IBM PC-compatible populer pada masanya.
280881 Juni 1979Identik dengan 8086 kecuali sudah menggunakan 8-bit external bus (oleh karena itu berakhiran angka 8 bukan 6. Identik dalam hal Execution Unit (EU), tetapi berbeda pada Bus Interface Unit (BIU)
3801861982Digunakan pada beberapa perangkat komputer MS-DOS non-PC-Compatible termasuk RM Nimbus, Tandy 2000, dan server CP/M 86 Televideo PM16
4801881982Adalah versi lainnya dari 80186 tetapi menggunakan 8-bit external data bus
5802862 Februari 1982Banyak digunakan pada IBM-PC AT dan AT clones.

Processor 32-bit: microprocessors non-x86

Setelah berhasil dengan produk procie 16-bit mereka, selanjutnya Intel mengembangkan prosesor 32-bit mikroprocessor non-x86 pada tahun 1981 dengan ditandai peluncuran iAPX 432 sebagai microprocessor 32-bit pertama yg dibuat oleh Intel pada tanggal 1 Januari 1981. Deretan procie ini bahkan masih bertahan hingga tahun 2000.
  • iAPX 432

    Procie ini sudah dibenamkan ruang virtual address hingga 1 terabyte (TB), sebagai arsitektur pertama dengan biner digital 32, processor ini berjalan pada clock rates 5, 7, dan 8 MHz.
  • i960 alias 80960

    Pertama kali dikenalkan pada tanggal 5 April 1988 yg lebih dominan digunakan pada sistem terintegrasi, procie ini dikembangkan untuk proyek kerjasama BiiN dengan Siemens.
  • i860 alias 80860

    Diluncurkan pada tanggal 26 Februari 1989, processor ini memiliki jaringan pipa floating point yg dirancang untuk sangat terlihat oleh programmer, dan digunakan untuk prototype parallel supercomputer masif bernama Intel Delta yg ditaruh di California Institute of Technology dan proyek superkomputer paralel masif Intel Paragon yg ditaruh di Sandia National Laboratory. Selain itu, CPU ini juga digunakan pada superkomputer paralel Intel iPSC/860 Hypercube.
  • XScale

    Diperkenalkan setelah era milenium, yaitu pada tanggal 23 Agustus tahun 2000. Merupakan microprocessor RISC 32-bit yg berbasis pada arsitektur ARM. Procie ini sangat banyak variannya, seperti misalnya processor aplikasi PXA2xx, procie I/O IOP3xxa, serta prosessor jaringan IXP2xxx dan IXP4xx.

Referensi

Intel Core i3-2130 vs Pentium G2130

Bagi yg sedang bingung memilih CPU untuk Intel socket LGA 1155 di segmen low-end, mungkin banyak yg masih belum mengetahui apa sebenarnya perbedaan processor Intel Core i3-2130 dengan Intel Pentium G2130, mengingat angkanya sama. Jadi walaupun angka yg menyertai seri di bagian belakang procie ini sama persis, tetapi sebenarnya kedua processor ini berasal dari generasi yg berbeda, dan juga memiliki banyak perbedaan lainnya.

Intel_Pentium_G2130_vs_Core_i3_2130
Intel Pentium G2130 vs Core i3-2130

Namun secara umum, dari segi kecepatan, jumlah core, dan nilai keseluruhan lebih unggul Intel Core i3-2130. Hal tersebut juga berimbas kepada harga dimana Core i3-2130 (Rp 1.180.000,-) dijual sedikit lebih mahal dari Pentium G2130 (Rp 917.000,-)

Arsitektur

Intel Core i3-2130 adalah bagian dari keluarga mikroprosessor Intel Sandy Bride yg diluncurkan pada tanggal 4 September 2011 dan telah dihentikan produksinya (discontinue) pada Quartal ketiga tahun 2013, sedangkan Intel Pentium G2130 adalah processor keluaran yg lebih baru dan bagian dari keluarga seri procie Ivy Bridge yg merupakan generasi penerus dari procie Sandy Bridge. Pentium G2130 pertama kali diperkenalkan pada kuartal pertama tahun 2013 dan masih diproduksi hingga sekarang.

AAAA
Perbandingan spesifikasi processor Intel Core i3-2130 vs Pentium G2130.

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kedua procie ini memang berbeda dari sisi generasi keluarga chiset mikroarsitektur dan jumlah core yg menyertainya.

Performa

Sedangkan dari segi performa, Intel core i3-2130 yg memiliki dua buah physical core plus dua buah threaded core di masing-masing intinya (sehingga disebut Quad-Core) sedikit lebih unggul dibanding Intel Pentium G2130 yg murni dual-core. CPUBOss.com memberi nilai yg berbeda tipis, yakni 7.0 dari maksimal 10 untuk G2130 dan 7.1 untuk core i3-2130. Namun jika ditilik dari score benchmark yg diberikan oleh Passmark Software di www.cpubenchmark.net, angka perolehan core i3-2130 cukup jauh di atas Intel Pentium G2130.

Hasil_Benchmark_Intel_Core_i3-2130
Hasil Benchmark processor Intel Core i3-2130 @ 3.40GHz

Hasil_Benchmark_Intel_Pentium_G2130
Hasil benchmark CPU Intel Pentium G2130 @ 3.20GHz

Kedua procie ini sama-sama berjalan pada instruction set 64-bit, tetapi Core i3-2130 diproduksi pada teknologi litografi 32nm, sedangkan Pentium G2130 menggunakan teknologi mikroprocessor 22nm sehingga G2130 diklaim lebih irit dari segi konsumsi daya dibanding Core i3-2130. Situs resmi Intel menyebutkan bahwa konsumsi daya Pentium G2130 hanya 55 watt saja, atau lebih rendah 10 watt dibanding Core i3-2130 yg mengkonsumsi daya listrik sebesar 65 watt.

Kesimpulan

Dari data-data diatas, dapat disimpulkan sebagaimana yg dituliskan dalam minireview di situs CPUWorld.com, yaitu sebagai berikut:

Keunggulan Intel Core i3-2130

Berikut adalah sejumlah keunggulan Intel Core i3-2130:

Core i3-2130Keunggulan
  • CPU ini memiliki performa yg lebih tinggi sekitar 2% dalam menjalankan program yg hanya membutuhkan single-threaded CPU. Perbedaan performa ini sangat dipengaruhi dari tugas spesifik yg dijalankan oleh procie. Dalam sejumlah kasus, kecepatannya bisa meningkat hingga 4% atau lebih.
  • performa dari segi Multi-threaded jelas lebih baik dibanding Pentium G2130.
  • Dalam penggunaan aplikasi yg memakan banyak memory, CPU dengan Core i3-2130 CPU memiliki performa yg lebih baik hingga 22% dibanding G2130.
  • Processor ini sudah menggunakan AVX instructions, yg muncul di seri mikroprocessor terbaru. Extension ini mungkin belum banyak dimanfaatkan oleh berbagai program, akan tetapi dukungan ini mungkin akan banyak berguna pada aplikasi di masa mendatang.

Keunggulan Intel Pentium G2130

Sedangkan walaupun dirilis lebih baru ketimbang i3-2130, procie intel Pentium G2130 hanya memliiki sedikit keunggulan dibanding kakaknya. Berikut penjelasannya:

Pentium G2130Keunggulan
  • Dalam program di bidang grafis khususnya (seperti Photoshop dsb), performa Pentium G2130 lebih kencang hingga 18%.
  • Konsumsi daya G2130 lebih hemat dibanding i3-2130.

Referensi

  1. http://ark.intel.com/products/53428/Intel-Core-i3-2130-Processor-3M-Cache-3_40-GHz
  2. http://ark.intel.com/id/products/71052/Intel-Pentium-Processor-G2130-3M-Cache-3_20-GHz
  3. http://www.cpu-world.com/Compare/288/Intel_Core_i3_i3-2130_vs_Intel_Pentium_Dual-Core_G2130.html
  4. http://cpuboss.com/cpus/Intel-Pentium-G2130-vs-Intel-Core-i3-2130
  5. https://cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Pentium+G2130+%40+3.20GHz
  6. http://www.cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Core+i3-2130+%40+3.40GHz

Core i7-2600

Procie ini dirilis oleh Intel sudah cukup lama, yakni pada quartal pertama tahun 2011 atau tepatnya di bulan Januari. Berjalan pada instruction set 64-bit dengan teknologi Intel® Smart Cache berkapasitas 8MB diproses dengan litography 32 nm, dan merupakan bagian dari mikroarsitektur Intel yang berkode Sandy Bridge, CPU Intel Core generasi kedua.

CPU yang berjalan pada intel Socket LGA 1155 ini memiliki frekuensi 3.4 GHz yang dapat di overclock ataupun berjalan dalam mode turbo speed hingga kecepatan 3.80 GHz. Turut dibenamkan pula Graphic Processing Unit (GPU) built-in Intel HD Graphics 2000 yang dikenal cukup buruk dalam penggunaan multimedia. Banyak forum Enthusiast yang mengeluhkan bahwa mereka tidak akan menemukan kepuasan saat menggunakan GPU built-in dari CPU ini. Intel juga telah mempersiapkan procie i7-2600 untuk mendukung penggunaan 4 slot DIMMS dari memory type DDR3-1333. Procie ini cukup boros daya dengan mengkonsumsi energi listrik sebesar 95 W, tetapi untuk versi "K" di klaim lebih hemat sehingga terjadi penurunan konsumsi daya ke angka 65 W (walaupun tidak banyak orang yang perduli dengan konsumsi daya dari sebuah CPU).

Kinerja

Menariknya, walaupun rilisan lama yang sudah bertahan selama lebih dari empat tahun, processor ini masih menempati peringkat secara keseluruhan di posisi 147 ditilik dari nilai benchmark yang dilakukan oleh Passmark Software hari ini (10/06/2015). Ia mendapat score benchmark 8.269 bersaing dengan AMD FX-8350 Eight-Core yang memperoleh angka 8.980. Setidaknya procie ini masih lebih kencang daripada Intel Core i5-3570K ataupun Intel Core i5-2500K.

Saat dipasangkan dengan VGA NVidia GeForce GTX670 VRAM 2GB dengan RAM 8GB,
procie Intel i7-2600 ini mampu meraih angka 60 fps. Sangat memuaskan!

Saat diuji dengan menggunakan game yang tergolong baru dirilis (11 November 2014) dan bisa dikatagorikan "cukup berat" yaitu game balap "The Crew" besutan UBISOFT yang juga dibuat untuk platform PlayStation® 4, procie ini dipasangkan dengan Video Graphic Card / VGA Card NVIDIA GeForce GTX670 atau AMD Radeon 7870 (dengan VRAM 2GB berikut Shader Model versi 5.0 atau yang lebih tinggi), RAM 8GB, berjalan di sistem operasi Windows 8/8.1 (64bit tentunya) Intel Core i7-2600 ini memperoleh hasil yang cukup memuaskan yakni di angka 60 frame per second (fps), setara dengan raihan AMD FX-8150 @ 3.6 GHz.

Memory (RAM) Support

Walaupun sudah tergolong cukup lama, CPU Sandy Bridge ini masih sangat memuaskan dibanding beberapa processor Ivy Bridge, Haswell, ataupun Broadwell yang kelasnya lebih rendah. Tetapi perlu diingat bahwa CPU/Processor/Procie Intel Core i7-2600 ini tidak mendukung penggunaan type Memory DDR3 1600Mhz sebagaimana Intel sudah menyebutkan di situs resminya bahwa CPU ini tidak support RAM DDR3 1600MHz, tetapi menggunakan 1600MHz RAM yang berjalan pada kecepatan 1333MHz juga masih dimungkinkan karena system akan secara otomatis menyesuaikan kepada kecepatan yang didukung (1333Mhz). Intel i7 2600 sejatinya sanggup mendukung hingga kecepatan 2133 MHz apabila kita menjalankan memory scalling (baca referensi di bawah "Core i7 Memory Scaling: From DDR3-800 to DDR3-1600"), tetapi Anda memerlukan pengetahuan yang cukup untuk memperbesar konsumsi daya sebagai akibat dari memory scaling tersebut. Keuntungan dari menggunakan RAM yang lebih kencang tentunya untuk meningkatkan bandwidth dan mengurangi latency.

Walaupun menurut situs resmi Intel, procie Core i7 sebenarnya hanya mendukung penggunaan RAM DDR3-1066 dan 1333 saja. Tetapi faktanya, seri i7 sebenarnya mampu menjalankan RAM hingga kecepatan DDR3-1600 dengan tambahan voltase tertentu, sayangnya Intel menyarankan untuk tidak melakukan hal ini demi menghindari kerusakan pada memory controller Core i7. Jika Anda tetap memutuskan untuk menginstall RAM DDR3-1600MHz di sebuah Motherboard Dual Channel, maka konfigurasi di BIOS akan tetap menunjukkan angka 1333MHz.

Penggunaan RAM DDR3 1600MHz yang disandingkan dengan Intel Core i7-2600 juga tergantung dari Motherboard yang Anda gunakan, jika MoBo tersebut mendukung pemakaian RAM hingga kecepatan 1600MHz, maka tidak masalah apabila Anda memutuskan untuk menggunakan RAM DDR3-1600mhz. Lucunya, situs Intel Motherboard Support System misalnya untuk MoBo DH67VR, menampilkan hasil pengujian penggunaan RAM DDR3-1600 MHz pada sebuah Motherboard yang diklaim hanya mendukung penggunaan RAM DDR3 1333 MHz and DDR3 1066 MHz SDRAM DIMMs saja. Untuk membuktikannya Anda bisa membaca disini: Intel® Desktop Board DH67VR System Memory. Baca di bagian paling bawah di tabel "Tested memory". Aneh bukan?

Referensi

  1. Passmark - Intel Core i7-2600 @ 3.40GHz;
  2. ARK - Intel® Core™ i7-2600 Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz);
  3. Wikipedia - List of Intel Core i7 microprocessors;
  4. Core i7 Memory Scaling: From DDR3-800 to DDR3-1600
  5. berbagai sumber lainnya di internet.
Previous PostPostingan Lama Beranda