Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Heat Sink

Sebagaimana telah ditulis pada artikel sebelumnya, Heat Sink adalah sistem pendingin untuk Central Processing Unit (CPU) dimana sistem pendingin ini juga dilengkapi sebuah kipas untuk membuang hawa panas yg dihasilkan oleh CPU sehingga kombinasi antara sistem pendingin beserta kipas ini jamak disebut orang dengan singkatan HSF atau Heat Sink Fan.

HSF yg terbaik adalah heatsink dan fan yg mampu menjaga suhu terendah dan beroperasi paling senyap. Semua orang yg menginginkan kipas pendingin yg terbaik selalu mencari berdasarkan parameter tersebut. Terlebih lagi jika Anda berencana untuk melakukan overclock, ingin membangun sebuah PC yg hening, atau hanya sekedar mendapatkan kinerja terbaik dari komputer Anda, maka Anda memerlukan heatsink yg jelas lebih bagus ketimbang menggunakan pendingin bawaan pabrik untuk procie Anda.

Ada sangat banyak pendingin CPU aftermarket yg dijual di pasaran, sehingga membuat lebih sulit bagi penggemar komputer rakitan untuk memilih yg paling bagus. Terlebih lagi dalam salah satu artikel di blog ini ada seorang pengunjung yg bertanya merk heat sink apa yg paling bagus untuk mendinginkan processor, tetapi tentunya mereka semua menginginkan heatsink terbaik dengan harga paling murah, sehingga untuk itu, AdrianoizE.com berusaha untuk mencari tahu melalui berbagai artikel di internet, manakah heatsink terbaik untuk saat ini di tahun 2015.



Heatsink Terbaik 2015

Berikut adalah daftar HSF terbaik di tahun 2015 sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber dari internet:

No.FotoMerk / SeriKeterangan
1
Noctua NH-U9DX i4
Noctua NH-U9DX i4HSF kelas medium berukuran 130mm x 100mm ini merupakan mid-heatsink yg mendapat label "2015 Editors' Approved" berdasarkan analisa yg dilakukan oleh situs Tom's Hardware. Sayangnya ini bukan HSF untuk procie Intel socket yg umum digunakan seperti LGA 1155 atau 1150, melainkan dirancang untuk digunakan pada Intel Socket 2011x, 1356 (Square/Narrow ILM)
2
Noctua NH-D15
Noctua NH-D15Direkomendasikan oleh Tom's Hardware sebagai "2014 Editor Recommended", HSF berukuran besar ini dapat digunakan untuk Intel Socket LGA115x (1150 dan 1155), dan juga LGA2011.
3
Raijintek Pallas
Raijintek PallasHSF Slim ini dapat digunakan pada berbagai jenis Intel Socket seperti LGA775, 115x, 1366, 2011, dan juga mendapat anugerah sebagai Tom's Hardware: "2014 Editor Recommended" sama seperti Noctua NH-D15.
4
be quiet! Dark Rock Pro 3
be quiet! Dark Rock Pro 3Dengan dua buah kipas berukuran 1 × 135mm dan 1 × 120mm, kecepatan fan mencapai 1400 dan 1700 RPM untuk masing-masing kipasnya.
5
Cryorig R1 Ultimate
Cryorig R1 UltimateFan 2 × 140mm, fan speed 700-1300 RPM untuk kedua kipas tersebut.
6
Logisys (DeepCool) GamerStorm Assassin
Logisys (DeepCool) GamerStorm AssassinUkuran kipas: 1 × 140mm dan 1 × 120mm, kecepatan kipas 700-1400 RPM dan 1200RPM
7
Phanteks PH-TC14PE
Phanteks PH-TC14PEUkuran kipas 2 × 140mm, fan speed 700 hingga 1200 RPM.
8
Raijintek Tisis
Raijintek TisisUkuran fan: 2 × 140mm, kecepatan fan 600-1000 RPM.
9
Reeven Okeanos RC-1402
Reeven Okeanos RC-1402Ukuran kipas: 1 × 140mm dan 1 × 120mm, fan speed 300-1700 dan 300-1800 RPM untuk masing-masing kipasnya.
10
SilentiumPC Grandis XE1236
SilentiumPC Grandis XE1236Dua buah kipas berukuran 2 × 120mm dengan kecepatan masing-masing 500 sampai 1500 RPM

Referensi

  • http://www.tomshardware.com/reviews/best-cpu-coolers,4181.html
  • http://www.anandtech.com/show/9415/top-tier-cpu-air-coolers-9way-roundup-review
  • http://www.adrianoize.com/2015/10/pendingin-cpu-heat-sink-fan-hsf.html

GeForce GTX 660

Ini adalah sebuah rahasia umum yg sudah diketahui semua gamers akut: ketika AMD dan NVidia merilis sebuah seri dari kartu grafis, yg pertama kali mereka lakukan adalah menyasar gamers dengan budget tidak terbatas lalu baru kemudian mereka yg berada di bawah level tersebut. Berikut ini adalah sebuah kartu grafis kelas mid-range dengan harga yg cukup masuk akal dan ramah di kantong bagi gamers kelas menengah yg ingin memainkan game-game 3D papan atas yg walaupun masih di bawah kualitas GTX 680, GTX 670, GTX 660 Ti yg memang harganya lebih mahal.

VGA_Card_ASUS_NVidia_GeForce_GTX_660_2GB_GDDR5
VGA Card ASUS NVidia GeForce GTX 660 2GB GDDR5

Awalnya yg lebih dulu diperkenalkan adalah GTX 660M untuk notebook/laptop pada bulan Maret 2012 kemudian disusul oleh versi PC rakitan pada akhir tahun 2012 atau tepatnya 13 September 2012, setelah sebelumnya GTX 660 Ti resmi diperkenalkan pada tanggal 16 Agustus 2012. Kartu Grafis NVidia GeForce GTX 660 merupakan salah satu VGA Card yg ditujukan untuk keperluan gaming yg cepat dan lancar pada resolusi Full HD 1080p dengan menggunakan DirectX 11 terbaru serta game-game yg sudah dilengkapi fitur "NVIDIA PhysX-enabled". Dipersenjatai dengan semua fitur arsitektur Kepler yg juga dapat ditemukan dalam produk andalan NVidia GTX 680 (sebagaimana halnya semua kartu grafis seri GTX 6XX lainnya), GeForce GTX 660 memberikan gabungan ideal diantara kekuatan, performa, dan harga yg terjangkau.

Spesifikasi

Catatan: Spesifikasi berikut ini mencerminkan GPU sebagaimana yg direkomendasikan oleh rancangan kartu grafis NVidia. Spesifikasi clock dicatat berdasarkan kemampuan saat memainkan game dengan penggunaan setting medium ke full (very high atau ultra). Spesifikasi tersebut bisa berbeda-beda tergandung dari variasi fitur yg diberikan oleh produsen kartu grafis.

Tabel Spesifikasi VGA Card NVidia GeForce GTX660


Spesifikasi GPU Engine:
CUDA Cores960
Base Clock (MHz)980
Boost Clock (MHz)1033
Texture Fill Rate (billion/sec)78.4
Spesifikasi Memori:
Memory Clock6.0 Gbps
Standard Memory Config2048 MB
Memory InterfaceGDDR5
Memory Interface Width192-bit GDDR5
Memory Bandwidth (GB/sec)144.2
Dukungan fitur:
Teknologi PentingGPU Boost, PhysX, TXAA, NVIDIA G-SYNC-ready
Teknologi lainnya yg didukung3D Vision, CUDA, Adaptive VSync, FXAA, 3D Vision Surround, SLI
OpenGL4.3
Microsoft DirectX12 API
Dukungan fitur PCI Express 3.0 Bus 1Ya
Sertifikasi Untuk Windows 7Ya
3D Vision ReadyYa
Display Support:
Multi Monitor4 displays
Resolusi Digital Maximum34096x2160
Resolusi VGA Card Maximum2048x1536
HDCP (High-bandwidth Digital Content Protection)Ya
HDMI (High-Definition Multimedia Interface)4Ya
Konektor Display StandarOne Dual Link DVI-I, One Dual Link DVI-D, One HDMI, One DisplayPort
Input Audio untuk HDMIInternal
Dimensi Standar Kartu Grafis:
Panjang9.5 inchi
Tinggi4.376 inchi
LebarDual-slot
Spesifikasi Thermal dan Daya Kelistrikan:
Suhu GPU Maksimal (dalam satuan Celcius)97 C
Maximum Graphics Card Power (W)140 W
Minimum System Power Requirement (W)5450 W
Supplementary Power ConnectorsOne 6-pin
3D Vision Ready:
3D Blu-RayYa
3D GamingYa
Sumber: http://www.geforce.com/hardware/desktop-gpus/geforce-gtx-660/specifications


Keterangan

  1. GeForce GTX 660 mendukung PCI Express 3.0. Kecepatan bus speed Platform Intel X79/SNB-E PCI Express 2.0 untuk saat ini hanya didukung hingga 5GT/s (PCIE 2.0) walaupun memang sejumlah produsen motherboard telah membuka fitur untuk mendapat kecepatan 8GT/s.
  2. NVIDIA 3D Vision Surround membutuhkan dua atau lebih kartu grafis dalam mekanisme konfigurasi NVIDIA SLI, kacamata 3D Vision dan tiga buah display matching 3D Vision-Ready. Lihat keterangan 3D Surround pada situs resmi NVidia untuk informasi lebih lanjut.
  3. Resolusi 3840x2160 pada 30Hz atau 4096x2160 pada 24Hz didukung melalui koneksi HDMI. 4096x2160 (termauk 3840x2160) pada 60Hz didukung pada Displayport. Dukungan untuk resolusi 4k tiled MST displays membutuhkan driver 326.19 atau yg lebih tinggi.
  4. Dukungan untuk koneksi HDMI temasuk akselerasi GPU Blu-ray 3D support (Blu-ray 3D playback membutuhkan pembelian dari perangkat lunak pemutar media dari CyberLink, ArcSoft, Corel, atau Sonic), x.v.Color, HDMI Deep Color, dan 7.1 digital surround sound akan ditambahkan pada perilisan Driver 260.

Rating, Review, dan Performa

VGA Card GTX660 ini mendapat rating 3,5 dari maksimal 5 oleh situs dan majalah terkenal PCMag, sedangkan dari segi hasil benchmark, Kartu Grafis ini memperoleh hasil yg cukup memuaskan, buktinya doi berhasil menduduki peringkat 52 dari keseluruhan VGA Card yg tersedia di pasaran saat ini dengan skor benchmark 4.119.

Hasil_Benchmark_VGA_Card_NVidia_GeForce_GTX_660
Hasil Benchmark VGA Card NVidia GeForce GTX 660 | sumber: Passmark Video Card benchmark

Sedangkan dari segi performa, hasil ujicoba dari GeForce GTX 660 pada game-game berat semacam Max Payne 3, Crysis 2, BattleField 3, Far Cry 2 (walaupun sekarang ini adalah game yg agak jadul) yg ditampilkan oleh situs resmi NVidia juga lumayan memuaskan:

Performa_GeForce_GTX_660_Game_Berat
Performa kartu Grafis NVidia GeForce GTX 660 saat menjalankan game-game berat.

Harga

Dari segi harga, VGA Card kelas menengah yg menggunakan GPU GTX660 ini sangat bervariasi, mulai dari Inno 3D GTX 660 2GB DDR5 NVidia PCI Express yg dibanderol sekitar 2,2 jutaan hingga ASUS GTX 660 DC II OC 2048Mb 192Bit DDR5 dan Gigabyte GTX 660 3Gb 192Bit DDR5 (GV-N660OC-3GD) yg dijual diatas 3 jutaan. Berikut daftar beberapa diantaranya:

No.ProdusenSeriGPUProdusen GPUKodeVRAMBit RateTipe MemoryHarga
1Inno 3DGeForceGTX 660Nvidia-2GB192BitDDR5Rp2,290,000.00
2GigabyteGeForceGTX 660Nvidia(GV-N660WF2-2GD2GB192BitDDR5Rp2,612,000.00
3PixelViewGeForceGTX 660Nvidia-2GB192BitDDR5Rp2,639,000.00
4ASUSGeForceGTX 660NvidiaDC II OC2GB192BitDDR5Rp3,086,000.00
5GigabyteGeForceGTX 660NvidiaGV-N660OC-3GD3GB192BitDDR5Rp3,140,000.00

HSF

Adalah singkatan dari "Heat Sink Fan" yg merupakan sistem pendingin untuk Central Processing Unit (CPU) atau yg biasa disebut sebagai processor (istilah lainnya "procie"). Dapat dipastikan hampir semua komputer di seluruh dunia menggunakan heat sink, yg berfungsi untuk membantu mempertahankan suhu / temperatur CPU agar tetap dingin sekaligus mencegah processor mengalami overheating akibat suhu panas berlebih.

HSF_Heat_Sink_Fan
Sebuah HSF (Heat Sink Fan) | sumber gambar: Wikipedia

Heat Sink

heatsink
Pengertian "heat sink" sebenarnya adalah "heat exchanger" alias penukar panas pasif yang mentransfer panas yang dihasilkan oleh parts elektronik atau perangkat mekanik (dalam hal ini CPU) kepada media lain. Dalam sebuah komputer, heat sink digunakan untuk mendinginkan Central Processing Unit (GPU) ataupun prosesor grafis (GPU).

Sebuah heat sink dirancang untuk memaksimalkan luas permukaan dalam kontak dengan media pendingin di sekitarnya, seperti misalnya udara. Kecepatan udara, pilihan bahan, dan desain heatsink adalah sejumlah faktor yg mempengaruhi kinerja heat sink. Sejenis zat berupa perekat thermal atau pelumas thermal seringkali digunakan untuk meningkatkan kinerja heat sink dengan mengisi celah udara antara heat sink dan penyebar panas pada perangkat.


Fan (Kipas Pendingin)

Akan tetapi heat sink itu sendiri juga bisa menjadi kelewat panas apabila CPU bekerja dalam kapasitas penuh (maksimal) dalam waktu yg terlalu lama. Selain itu, hal ini juga bisa terjadi apabila suhu atau hawa udara yg terdapat di dalam casing komputer yg mengelilingi CPU terlalu panas. Oleh karena itu, sebuah kipas seringkali digunakan sebagai kombinasi dengan heat sink untuk menjaga suhu CPU dan juga heat sink agar tetap berada dalam temperatur yg dapat ditoleransi oleh parts komputer tersebut.

Kombinasi diantara kedua parts ini disebut sebagai HSF atau singkatan dari "Heat Sink and Fan". Kipas tersebut berguna untuk menggerakkan udara dingin di sekitar heat sink, mendorong hawa panas keluar dari casing komputer. Setiap CPU dilengkapi dengan thermometer terintegrasi yg bertugas untuk memantau suhu processor. Apabila temperatur terdeteksi menjadi terlalu panas, maka sebuah atau beberapa kipas yg terletak di dekat CPU akan bekerja lebih keras untuk membantu mendinginkan processor dan heatsink tersebut diatas.

Referensi

  1. http://techterms.com/definition/hsf
  2. https://en.wikipedia.org/wiki/Heat_sink

Intel Core i3 4170

Review_Intel_Core_i3_4170_LGA_1150
Boleh dibilang Intel® Core™ i3-4170 Processor dengan 3M Cache, clock speed 3.70 GHz ini adalah procie socket LGA 1150 seri Haswell yang ramah di kantong namun menawarkan performa yang lumayan tangguh. Dijual dengan harga Rp 1.630.000,- (saat kurs USD sedang mengamuk hingga Rp 14.390,-), processor ini menjadi batas akhir sebelum orang-orang menaikkan pilihannya ke seri Core i5 di deretan socket yg sama.

Harga

Pertama kali diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2015, Core i3-4170 berjalan pada set instruksi 64-bit dan berskala lithography 22nm. Harga resminya di luar negeri sebenarnya adalah versi BOX: $117.00 dan untuk versi TRAY: $117.00 (cukup aneh mengingat mengapa bisa harga versi box dengan harga versi tray, karena seharusnya versi box lebih mahal karena sudah dilengkapi dengan kipas bawaan pabrik dibanding versi tray yg hanya diberikan procie saja tanpa kipas standar).

Untuk membaca lebih lanjut tentang perbedaan paket penjualan BOX dengan TRAY (+Fan) pada procie Intel klik disini: http://www.adrianoize.com/2015/09/perbedaan-box-tray-fan-intel-procie.html

Akan tetapi di dalam negeri, Intel Core i3-4170 Box (3.7Ghz, C3MB, Haswell Series) Intel LGA 1150 ini dijual dengan harga Rp 1.655.000,- pada saat kurs USD bergerak naik hingga Rp 14.492-. Dibanding pada bulan lalu saat Dollar masih Rp 14.390, terjadi kenaikan harga sebesar Rp 25.000,- sebagai imbas dari melonjaknya nilai tukar USD terhadap rupiah. **sumber: Quantum Computer ~ Mangga Dua - Jakarta.


Konsumsi Daya

Dibekali dua buah Cores yg terdiri dari empat threads, processor ini berjalan pada Base Frequency 3.7 GHz dan hanya mengkonsumsi daya TDP 54W, jauh lebih irit dibanding procie yg berkinerja setara seperti Intel® Core™ i5-2500 Processor (6M Cache, up to 3.70 GHz) LGA 1155 misalnya yg konsumsi dayanya mencapai 95watt. Artinya terjadi penghematan daya listrik hingga lebih dari 43% dibanding penerusnya.

Memory

Ukuran Memory Maximum yg bisa di handle oleh processor ini adalah hingga 32GB (ini sangat tergantung dari tipe memory yg digunakan), dan tipe memory yg didukung adalah DDR3-1333/1600 atau DDR3L-1333/1600 @ 1.5V, mendukung hingga 2 kanal memori, dengan bandwith memori maksimal adalah 25.6 GB/detik.

Kemampuan Grafis dan Fitur GPU Terintegrasi

Processor ini sudah dibekali dengan Graphics Processing Unit (GPU) terintegrasi yaitu seri Intel® HD Graphics 4400 yg berjalan pada Graphics Base Frequency 350 MHz serta Graphics Max Dynamic Frequency 1.15 GHz, sementara itu Graphics Video Max Memory yg bisa di shared adalah hingga 1.7 GB. Graphics Output menggunakan konektro eDP/DP/HDMI/DVI/VGA dan sanggup menangani resolusi maksimum sebagai berikut:
  • kabel HDMI 1.4) 4096x2304 pixels pada range @24Hz
  • DP 3840x2160p @60Hz
  • eDP - Integrated Flat Panel: 3840x2160p @60Hz
  • Max Resolution (VGA)‡ 1920x1200@60Hz
Dukungan DirectX yg diberikan oleh Intel HD Graphics 4400 adalah 11.1 dan juga mendukung OpenGL 4.0, selain itu GPU pada procie ini juga sudah mendukung fitur-fitur sebagai berikut:
  • Intel® Quick Sync Video
  • Intel® InTru™ 3D Technology
  • Intel® Wireless Display
  • Intel® Clear Video HD Technology
  • Mendukung hingga 3 display
Dari segi performa akan dibahas pada pembaharuan artikel setelah ini.

HDD Enclosure

Minggu lalu saya baru saja membeli sebuah HDD Internal Enclosure merk Orico yg sanggup menampung tiga hardisk internal sekaligus, yakni ORICO 6203SS SV Tool Free 3 Bay 3.5 inch SATA HDD Mobile Rack, yg mana penampakannya seperti terlihat di gambar bawah:

ORICO_6203SS_SV_Tool_Free_3_Bay_3.5_inch_SATA_HDD_Mobile_Rack
ORICO 6203SS SV Tool Free 3 Bay 3.5 inch SATA HDD Mobile Rack

Dimana Enclosure tersebut sudah dilengkapi dengan fitur-fitur sebagai berikut:
  • Mendukung PC Mode dalam 3 buah SATA HDD 3.5 inchi sekaligus, support 3 x 3TB = 9TB kapasitas maksimal;
  • Disco Two Standard 5.25 CD-ROM space, sehingga pas untuk digunakan pada casing PC apapun;
  • Rancangan exit frame HDD yg sudah dipatenkan, tidak memerlukan perangkat tambahan untuk merakit;
  • Rangka yg terbuat sepenuhnya dari Aluminium sehingga tahan lama;
  • Fitur keamanan Security lock design untuk menghindari HDD terselip atau terjatuh karena ketidaksengajaan;
  • port SATA interface mendukung hingga kecepatan 3.0Gbps;
  • Lampu LED yg mengindikasikan HDD sedang digunakan / diakses;
  • Dibangun dengan RAID untuk dipasangkan pada RAID card
  • Setiap ruang hard drive memiliki power supply switch yg terpisah, sehingga sangat nyaman untuk digunakan ataupun untuk menyimpan hardisk Anda.

Rincian Spesifikasi Teknis

ORICO 6203SS SV Tool Free 3 Bay 3.5 inch SATA HDD Mobile RackBerikut ini adalah rincian teknis dari ORICO 6203SS SV Tool Free 3 Bay 3.5 inch SATA HDD Mobile Rack:
  • Merk dan Tipe: ORICO 6203SS - SV;
  • Bahan: Aluminium dan plastik;
  • Dukungan antarmuka: SATA (3Gbps);
  • Pasokan daya: SATA 15pin power supply;
  • Indikator LED: HDD status light-blue, hard disk drive - red;
  • Diameter: 8 cm;
  • Sistem Operasi: Wind OWS2000/XP/Vista/Win7; Mac OS 10.4 atau diatasnya, Manufacture/Linux;
  • Suhu saat beroperasi: 5 °C hingga 40 °C;
  • Temperatur Penyimpanan: - 20 °C hingga 70 °C;
  • Standar keamanan: telah disetujui oleh CE dan FCC;
  • Warna: Hitam, Silver;
  • Dimensi: 199 * 148 * 84.2 mm;
  • Catatan: Hard Drive yg terlihat pada gambar adalah sebagai referensi saja dan tidak termasuk dalam paket penjualan.

Kelengkapan Paket Penjualan

  • 1 * HDD - Module;
  • 1 * Kunci untuk mengunci hardisk;
  • 1 * Baut Untuk memasang enclosure;
  • 1 * Buku Manual;
  • 1 * Kartu Garansi.

Ternyata setelah saya perhatikan, ternyata saya salah membeli barang. Yg saya inginkan adalah HDD Internal Enclosure dengan USB 2.0 atau 3.0 sebagai adapter untuk disambungkan ke laptop, dan ternyata saya malah membeli HDD Internal Enclosure dengan port SATA yg ditujukan untuk dipasang pada PC. Ini akibat buka online store malam-malam sebelum tidur, lihat harga diskon di situs jual beli online, langsung klik beli tanpa browsing atau membaca dulu spesifikasi teknisnya.

Tetapi saya bertanya-tanya, bagaimana bila saya tetap menggunakannya dengan menyambungkan HDD Enclosure tersebut ke laptop dengan menggunakan USB-to-IDE/SATA adapter sehingga saya tetap bisa mengkoneksikan hardisk internal hard drive saya ke laptop langsung dari USB saja. Dengan demikian, saya tidak perlu menjual lagi HDD Enclosure ini.

Intel Core i3-2130 vs Pentium G2130

Bagi yg sedang bingung memilih CPU untuk Intel socket LGA 1155 di segmen low-end, mungkin banyak yg masih belum mengetahui apa sebenarnya perbedaan processor Intel Core i3-2130 dengan Intel Pentium G2130, mengingat angkanya sama. Jadi walaupun angka yg menyertai seri di bagian belakang procie ini sama persis, tetapi sebenarnya kedua processor ini berasal dari generasi yg berbeda, dan juga memiliki banyak perbedaan lainnya.

Intel_Pentium_G2130_vs_Core_i3_2130
Intel Pentium G2130 vs Core i3-2130

Namun secara umum, dari segi kecepatan, jumlah core, dan nilai keseluruhan lebih unggul Intel Core i3-2130. Hal tersebut juga berimbas kepada harga dimana Core i3-2130 (Rp 1.180.000,-) dijual sedikit lebih mahal dari Pentium G2130 (Rp 917.000,-)

Arsitektur

Intel Core i3-2130 adalah bagian dari keluarga mikroprosessor Intel Sandy Bride yg diluncurkan pada tanggal 4 September 2011 dan telah dihentikan produksinya (discontinue) pada Quartal ketiga tahun 2013, sedangkan Intel Pentium G2130 adalah processor keluaran yg lebih baru dan bagian dari keluarga seri procie Ivy Bridge yg merupakan generasi penerus dari procie Sandy Bridge. Pentium G2130 pertama kali diperkenalkan pada kuartal pertama tahun 2013 dan masih diproduksi hingga sekarang.

AAAA
Perbandingan spesifikasi processor Intel Core i3-2130 vs Pentium G2130.

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kedua procie ini memang berbeda dari sisi generasi keluarga chiset mikroarsitektur dan jumlah core yg menyertainya.

Performa

Sedangkan dari segi performa, Intel core i3-2130 yg memiliki dua buah physical core plus dua buah threaded core di masing-masing intinya (sehingga disebut Quad-Core) sedikit lebih unggul dibanding Intel Pentium G2130 yg murni dual-core. CPUBOss.com memberi nilai yg berbeda tipis, yakni 7.0 dari maksimal 10 untuk G2130 dan 7.1 untuk core i3-2130. Namun jika ditilik dari score benchmark yg diberikan oleh Passmark Software di www.cpubenchmark.net, angka perolehan core i3-2130 cukup jauh di atas Intel Pentium G2130.

Hasil_Benchmark_Intel_Core_i3-2130
Hasil Benchmark processor Intel Core i3-2130 @ 3.40GHz

Hasil_Benchmark_Intel_Pentium_G2130
Hasil benchmark CPU Intel Pentium G2130 @ 3.20GHz

Kedua procie ini sama-sama berjalan pada instruction set 64-bit, tetapi Core i3-2130 diproduksi pada teknologi litografi 32nm, sedangkan Pentium G2130 menggunakan teknologi mikroprocessor 22nm sehingga G2130 diklaim lebih irit dari segi konsumsi daya dibanding Core i3-2130. Situs resmi Intel menyebutkan bahwa konsumsi daya Pentium G2130 hanya 55 watt saja, atau lebih rendah 10 watt dibanding Core i3-2130 yg mengkonsumsi daya listrik sebesar 65 watt.

Kesimpulan

Dari data-data diatas, dapat disimpulkan sebagaimana yg dituliskan dalam minireview di situs CPUWorld.com, yaitu sebagai berikut:

Keunggulan Intel Core i3-2130

Berikut adalah sejumlah keunggulan Intel Core i3-2130:

Core i3-2130Keunggulan
  • CPU ini memiliki performa yg lebih tinggi sekitar 2% dalam menjalankan program yg hanya membutuhkan single-threaded CPU. Perbedaan performa ini sangat dipengaruhi dari tugas spesifik yg dijalankan oleh procie. Dalam sejumlah kasus, kecepatannya bisa meningkat hingga 4% atau lebih.
  • performa dari segi Multi-threaded jelas lebih baik dibanding Pentium G2130.
  • Dalam penggunaan aplikasi yg memakan banyak memory, CPU dengan Core i3-2130 CPU memiliki performa yg lebih baik hingga 22% dibanding G2130.
  • Processor ini sudah menggunakan AVX instructions, yg muncul di seri mikroprocessor terbaru. Extension ini mungkin belum banyak dimanfaatkan oleh berbagai program, akan tetapi dukungan ini mungkin akan banyak berguna pada aplikasi di masa mendatang.

Keunggulan Intel Pentium G2130

Sedangkan walaupun dirilis lebih baru ketimbang i3-2130, procie intel Pentium G2130 hanya memliiki sedikit keunggulan dibanding kakaknya. Berikut penjelasannya:

Pentium G2130Keunggulan
  • Dalam program di bidang grafis khususnya (seperti Photoshop dsb), performa Pentium G2130 lebih kencang hingga 18%.
  • Konsumsi daya G2130 lebih hemat dibanding i3-2130.

Referensi

  1. http://ark.intel.com/products/53428/Intel-Core-i3-2130-Processor-3M-Cache-3_40-GHz
  2. http://ark.intel.com/id/products/71052/Intel-Pentium-Processor-G2130-3M-Cache-3_20-GHz
  3. http://www.cpu-world.com/Compare/288/Intel_Core_i3_i3-2130_vs_Intel_Pentium_Dual-Core_G2130.html
  4. http://cpuboss.com/cpus/Intel-Pentium-G2130-vs-Intel-Core-i3-2130
  5. https://cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Pentium+G2130+%40+3.20GHz
  6. http://www.cpubenchmark.net/cpu.php?cpu=Intel+Core+i3-2130+%40+3.40GHz

Upgrade PC

Artikel ini kembali untuk menjawab pertanyaan di salah satu artikel berikut: Perbedaan Seri Chipset B85, H81, H87, Z87, Z97 pada Motherboard dengan Intel Socket LGA 1150. Untuk menjelaskan secara rinci dalam kolom komentar akan menjadi sangat panjang, sehingga saya menulis satu artikel penuh untuk menjawab pertanyaan si agan.

Agan tersebut diatas baru membeli sebuah PC rakitan dengan specs sebagai berikut:
  • MoBo: MSI B85M GAMING (LGA1150)
  • Procie: Intel Dual Core-3240, 3.1GHz
  • RAM: Team Elite plus 4Gb DDR3 Dual Channel
  • VGA: none (masih berpikir keras katanya :D)
  • PSU: 450w

Jadi, yg pertama ditanyakan adalah, untuk ke depannya, upgrade parts apa yg recommended dengan spek seperti diatas.

Oleh karena itu, mari kita ulas satu persatu.

Dalam pemahaman saya, upgrade PC sangat ditentukan berdasarkan MoBo. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena papan ibu dari semua parts komputer (alias Motherboard) itu adalah pondasi sebuah PC yg menentukan support atau tidaknya sebuah parts untuk ditambahkan ke dalam bagian rig PC. Jadi yg pertama saya bahas adalah motherboardnya.

MSI B85M GAMING (LGA1150)

Upgrade_MSI_b85m_gaming_support_CrossFire_AMD
Motherboard MSI B85M GAMING yg tampilannya mirip dengan MSI Dragon ini memang dirancang khusus untuk gamer demi kepuasan pengalaman gaming yg sempurna. Menurut pendapat saya pribadi, ini adalah pilihan yg sangat bagus mengingat Intel socket LGA 1150 (Socket H3) adalah socket mikroprosessor yg khusus dirancang untuk mikroarsitektur Haswell, dan socket ini juga dipersiapkan untuk suksesor Haswell, yaitu mikroarsitektur Broadwell.

Walaupun dirancang sebagai pengganti LGA 1155, sistem pendinginan di socket ini dapat saling dipertukarkan karena lubang dudukan baut yg jaraknya sama (75 mm). Salah satu teknologi baru yg diperkenalkan dalam motherboard LGA 1150 ber-chipset Intel® B85 Express ini adalah "Intel Clear Video Technology".

Sebagaimana dikutip dari situs resmi MSI, sejumlah fitur yg dimiliki oleh MSI B85M GAMING diantaranya:
  • Mendukung prosessor Intel® Core™ / Pentium® / Celeron® generasi keempat untuk socket LGA 1150
  • Sudah mendukung penggunaan Memory DDR3-1600
  • USB 3.0 + SATA 6Gb/s
  • Military Class 4: menjamin Kualitas dan Stabilitas Tertinggi
  • Military Class Essentials: Perlindungan Menyeluruh untuk MoBo kelas Militer
  • fitur OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • fitur Click BIOS 4: Atur sistem Anda dengan mudah
  • mendukung tampilan 4K UHD: pengalaman visual Ultra-high Definition
  • 4 Display Outputs: DisplayPort/HDMI/DVI/D-Sub Support
  • PCI Express Generasi 3: Merk Motherboard dengan PCI Express Generasi ke-3 pertama di dunia
  • Sudah mendukung Multi-GPU: dukungan terhadap fitur AMD CrossFire
Ditambah lagi keterangan di situs tersebut yg menyebutkan adanya dukungan OC memory DDR3-3000 untuk mendapatkan kecepatan loading yg super kencang, menjadikan motherboard ini sebagai pilihan cerdas yg sangat potensial untuk melakukan upgrade di masa mendatang. Selain itu, Motherboard ini biasanya diberikan jangka waktu garansi hingga 3 tahun oleh MSI.

Menurut agan untuk ke depannya, upgrade yg recommended apa nih..?

Jika pertanyaannya seperti itu, tentunya saya akan menjawab upgrade semua parts ke dukungan maksimum yg dimiliki oleh Motherboard. Contohnya procie Intel Core i7-4790K, Core-i5 4690K, atau Core i3-4170 misalnya. Kemudian karena MoBo sudah mendukung empat buah slot DIMMs DDR3 1066/1333/1600 DRAM dan support Dual-Channel mode, sebenarnya bisa di-upgrade maksimal 32GB, tetapi mungkin itu terlalu berlebihan, saya rasa upgrade RAM ke 8-16 GB DDR 1600 sudah sangat kompatibel dengan kebutuhan game-game berat zaman sekarang.

Untuk upgrade VGA Card pilihannya sangat beragam, tapi untuk "best value" (harga sesuai performa) video card versi situs benchmarker teratas adalah NVidia GeForce GTX 650 Ti, 750 Ti, atau yg lebih dahsyat lagi AMD Radeon R9 285 / 380, tapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan kemampuan CPU agar tidak terjadi bottleneck. PSU juga harus dihitung baik-baik jika melakukan upgrade, apakah perlu diganti dengan yg lebih besar atau tidak, tapi 450watt terlalu mepet utk upgrade ke VGA gahar ataupun mengaplikasikan CrossFire yg tentunya lebih boros daya. Sisanya utk peripherals sy rasa tergantung selera dan budget.

Kalau procie i3 bagaimana gan..?

Untuk MoBo LGA1150, kalau untuk keperluan gaming mungkin Intel Core i3-4130 (Haswell) adalah salah satu pilihan terbaik tanpa harus mengeluarkan banyak uang. CPU ini akan memberikan Anda performa kelas atas tanpa harus membayar mahal sehingga Anda tidak akan menyesal dan ketika nanti sudah terkumpul uang untuk upgrade ke i5 atau i7, Anda bisa menjualnya lalu membeli yg lebih bagus. Tetapi kalau digunakan utamanya untuk rendering atau photoshop / digital 3D imaging sebaiknya pilih CPU yg lebih jago seperti Intel® Core™ i5-4670K misalnya.

CPU Intel yg berbasis mikroarsitektur Haswell sebenarnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan gamers, menghilangkan kebiasaan lagging yg sering ditemukan di Intel Pentium dual-core seri sebelumnya. Hasil benchmark berkat teknologi Hyper-Threading sangat efektif untuk meningkatkan performa CPU Core i3, sehingga pada dasarnya semua CPU seri Haswell sudah sangat baik untuk dipasang di rig Anda. Tapi jika Anda ingin Core i3 yg sedikit lebih baik lagi, Intel Core i3-4170 adalah titik permulaan yg bagus untuk seorang enthusiasts yg ingin upgrade ke procie LGA 1150 yg lebih kencang di masa depan.

Lalu jika RAM ditambah 4gb dual channel lg gmn..? jadi total 8gb

Tidak ada masalah, MoBo Anda sudah dibekali empat buah slot DIMM sehingga menancapkan empat buah stick RAM dual-channel dengan kapasitas total 8GB sudah bagus dan cukup untuk memenuhi kebutuhan aplikasi dan gaming zaman sekarang.

Trs kalau vga saya pribadi udh mantengin powercolor R240 1gb ddr5 dgn harga kira2 700-800rb
atau powercolor R240 2gb ddr3 dgn harga yg sama juga..
berhubung mobo nya support crossfirex, jika 1gb ddr5+1gb ddr5 jadi 2gb ddr5?
atau 2gb ddr3+2gb ddr3 jadi 4gb ddr3 ?
akan tetapi kalau tidak salah mobo saya slot nya pcie 3.0 hny ada 1, dan yang lain 2.0
jd vga yang 1 dan yg ke 2 beda donk..?

DDR5 jelas lebih bagus dari DDR3, karena dalam 1 cycle di DDR5 terjadi 4x transfer data dibandingkan dengan DDR 3 yg dalam 1 clock (cycle) terjadi 2x transfer data. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca disini: Perbedaan 64 Bit dengan 128 Bit di VGA Card.

AMD Crossfire

Untuk AMD CrossfireX (dulu Crossfire saja, tapi ini hanya sekedar brand name yg dikemas ulang saja mungkin karena adanya kesamaan nama dengan game yg berjudul Crossfire), terus terang saya sendiri belum pernah melakukannya. Tapi berdasarkan sejumlah referensi CrossFireX tidak serta merta melipatgandakan performa GPU, akan tetapi memang meningkatkan kinerja grafis antara 50% - 90 %. Dua buah VGA Card Powercolor R240 1GB DDR 5 akan bekerja lebih bagus dibanding satu buah VGA R240 2GB (apalagi yg DDR3) karena system dapat berjalan pada timing yg lebih tinggi. Tambahan VRAM juga akan membantu kinerja system komputer Anda untuk gaming dengan resolusi tinggi. Sejumlah gamer memuji CrossfireX karena mereka mendapatkan double fps ketika memainkan game dalam sistem yg mengaplikasikan CrossfireX.

AMD_Crossfire
AMD Crossfire

Akan tetapi ada juga sebagian kecil gamer yg tidak menyukai CrossFire mengatakan bahwa CrossfireX sering bermasalah dengan drivers dan beberapa game tidak kompatibel dengan konfigurasi ini, sehingga mereka cenderung menghindari CrossfireX untuk menjauhi masalah.

PCI Express 2.0 dan 3.0 adalah dua generasi yg berbeda dan juga berjalan pada data rates yg berbeda, sehingga secara teori mereka tidak akan bisa bekerja bersama-sama (slot PCIE 2.0 dibatasi pada kecepatan x4 sedangkan slot PCIe 3.0 kecepatan maksimal bandwith-nya adalah x16). Tapi Anda bisa mengaplikasikan crossfire GPU dalam kecepatan PCIe yg berbeda (contohnya PCIe x16 dengan x8). Sayangnya menjalankan crossfire antara PCIe x16 dengan x4 tidak direkomendasikan, karena performa kartu grafis akan menurun secara signifikan karena sistem secara otomatis menjalankan GPU pada kecepatan 2.0.

Mohon maaf apabila ada kesalahan informasi dalam artikel ini, oleh karena keterbatasan pengetahuan akan teknologi yg begitu luas untuk dipelajari.

GTX 970

Sudah hampir setahun sejak NVidia meluncurkan seri kartu grafis GeForce GTX 970, akan tetapi hal tersebut tidak menghalangi Gigabyte untuk terus merilis versi terbaru dari GPU yg sangat populer di kalangan gamer dan PC builder tersebut.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo_4_GB
Gigabyte GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB.

Gigabyte baru-baru ini meluncurkan GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB, yg memiliki fitur desain terbaru blower style cooling system dan sudah termasuk fitur Gigabyte's Twin Turbo fans. Rancangan eksklusif ini dibuat untuk menarik udara dari kedua sisi kipas dan memaksanya melewati GPU serta di belakang case. Pihak perwakilan Gigabyte menyatakan tambahan fitur ini mampu menyediakan tambahan 24 persen aliran udara dan peningkatan performa pendinginan hingga 29% bila dibandingkan dgn desain blower NVidia lainnya.

Spesifikasi Gigabyte GTX 970

NVidia GeForce GTX 970 Twin Turbo ditawarkan dgn paket overclocked dari pabrikan Gigabyte, dan paket tersebut sudah termasuk dua pengaturan BIOS yg berbeda. "Gaming Mode" berjalan pada clock 1076 MHz dan bisa ditingkatkan lagi dgn fitur boost clock hingga 1216 MHz. Sedangkan "OC Mode" memiliki clock dasar yg lebih agresif, berjalan pada 1101 MHz, sejalan dgn boost hingga mencapai 1241 MHz. Memory sebesar 4 GB ditanamkan untuk berjalan pada kecepatan reference 7010 MHz.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo_4
Desain kipas penyejuk Gigabyte GTX 970 Twin Turbo yg meningkatkan efisiensi hingga 29%.

Gigabyte GTX 970 Twin Turbo dirancang dgn teknologi Ultra Durable VGA yg dimiliki oleh perusahaan tersebut. Gigabyte mengatakan bahwa Ultra Durable VGA dapat membatu menurunkan temperatur GPU dan memory dgn menggunakan dua kali jumlah tembaga yg biasanya dipakai dalam desain tradisional PCB. Solid capacitors, metal choke, dan tier one memory adalah semua bagian yg digunakan dalam rancangan tahan banting. Gigabyte mengklaim bahwa fitur-fitur ini dapat menghasilkan kemampuan overclocking alias overclockability yg lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi daya.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo
Pemilihan komponen material berkualitas tinggi seperti solid capacitors, metal choke, dan tier one memory menambah keunggulan VGA Card Gigabyte GTX 970 Twin Turbo ini.

Walaupun mungkin sedikit terlambat untuk terjun ke pasar segmen atas khususnya GTX 970, akan tetapi pendekatan segar dari Gigabyte dgn model kipas terbaru ini akan memicu perhatian para gamer untuk mencoba menjalankan SLI pada rig mereka. Solusi yg ditawarkan Dual-fan dan triple-fan yg dialirkan ke belakang casing bisa menjadi peluang yg cukup baik untuk melakukan konfigurasi SLI yg selalu lapar akan udara segar, sebagaimana diklaim oleh Gigabyte.

Belum jelas berapa harga yg akan ditawarkan oleh Gigabyte untuk seri GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB, akan tetapi kita akan segera mengetahuinya di toko-toko komputer terdekat di kota Anda.

GPU Mobile

Setelah sebelumnya merasa bingung memilih laptop gaming termurah, maka saya memutuskan untuk memilih laptop berdasarkan Graphich Processing Unit (GPU) yg digunakan. Mengapa demikian? Karena saya percaya bahwa produsen laptop tidak akan membuat atau menjual sebuah laptop yg parts nya tidak seimbang (misalnya terjadi bottleneck) diantara GPU dengan CPU serta bagian laptop lainnya (RAM/MoBo/Monitor/dll). Jadi dengan memilih laptop yg berintikan GPU, maka secara otomatis produsen akan memadukannya dengan CPU yg setara agar tidak terjadi bottleneck (kalaupun ada ketidak-seimbangan, mungkin selisihnya akan sangat tipis ataupun hanya terjadi pada satu dua merk laptop saja).

Saya kemudian memperhatikan daftar Benchmark List Video Graphics Cards khusus laptop (mobile GPU) yg dibuat oleh situs NotebookCheck menggunakan sejumlah tools benchmark software sekaligus diantaranya:
  • 3DMark Ice Storm GPU
  • 3DMark Cloud Gate GPU
  • 3DMark11 P GPU
  • 3DM Vant. P GPU
  • 3DMark06
Hasil benchmark yg mereka lakukan kemudian menghasilkan sebuah daftar yg diurutkan mulai dari GPU terbaik dengan performa tertinggi, lalu dari daftar yg mereka tampilkan di situsnya tersebut saya bisa memilih GPU mana yg paling rasional untuk diincar (untuk kemudian disortir kembali berdasarkan harga).

Daftar GPU Mobile High-End

Berikut adalah daftar 20 teratas dari GPU High-End yg biasa digunakan di laptop gaming papan atas:

NomorGPUArsitekturKecepatan IntiSpeed MemoriBus MemoriTipe MemoriDirectX
1NVIDIA GeForce GTX 980M SLIMaxwell103850002x 256GDDR511.2
2NVIDIA GeForce GTX 970M SLIMaxwell92450002x 192GDDR511.2
3NVIDIA GeForce GTX 880M SLIKepler95450002x 256GDDR511
4NVIDIA GeForce GTX 780M SLIKepler82350002x 256GDDR511
5NVIDIA GeForce GTX 965M SLIMaxwell92450002x 128GDDR511.2
6AMD Radeon R9 M290X CrossfireGCN85048002x 256GDDR511.2 (Tier 1)
7AMD Radeon HD 8970M CrossfireGCN85048002x 256GDDR511.1
8NVIDIA GeForce GTX 680M SLIKepler72036002x 256GDDR511
9AMD Radeon HD 7970M CrossfireGCN85048002x 256GDDR511.1
10NVIDIA GeForce GTX 980MMaxwell10385000256GDDR511.2
11NVIDIA GeForce GTX 970MMaxwell9245000192GDDR511.2
12NVIDIA GeForce GTX 860M SLIMaxwell102950002x 128GDDR511
13NVIDIA GeForce GTX 770M SLIKepler81140002x 192GDDR511
14AMD Radeon R9 M295XGCN 35448256GDDR511.2
15AMD Radeon R9 M390XGCN 35000256GDDR511.2
16NVIDIA GeForce GTX 880MKepler9545000256GDDR511
17NVIDIA GeForce GTX 780MKepler8235000256GDDR511
18NVIDIA Quadro K5100MKepler7713600256GDDR511
19NVIDIA GeForce GTX 680MXKepler7205000256GDDR511
20NVIDIA GeForce GTX 965MMaxwell9245000128GDDR511.2

Berbagai GPU yg tercantum di daftar tersebut diatas sebenarnya cukup banyak yg tersedia di Indonesia, hanya saja harganya itu lho... setara MoGe kelas menengah ke bawah.. hehehehe...

Gaming Laptop dengan High-End GPU

Berikut adalah 5 laptop gaming yg bisa ditemukan di Indonesia lengkap dengan harga jualnya (per tanggal 9 Juli 2015):

NoMerkModelCPUGPURAMHarga
1MSIGT72 2QE Dominator ProIntel Core i7 4710HQ-2.5Ghz Turbo 3.5GhznVidia GeForce GTX980M-8GB8GBRp44,900,000.00
2XenomHercules HC17S-X2-DL02Intel Core i7-4710MQ (2.5 GHz)DUAL Nvidia GeForce GTX 880M8GBRp41,189,000.00
3GigabyteAorus X7-V2 ProIntel® Core™ i7-4700MQ 2,4GHz, Turbo 3,4GHzNvidia GeForce GTX860M SLI16GBRp39,000,000.00
4MSIGS60 2QE Ghost ProIntel Core i7-4720HQ 4th generationNvidia Geforce GTX970M , 3GB DDR516GBRp37,000,000.00
5AlienwareM17xR5 Core i7-4700 Intel Core i7-4700MQ 3.7GHz, 6MB cacheNVidia GeForce GTX 770M 3GB GDDR58GBRp30,737,000.00

Tetapi melihat dari harganya, saya rasa kemungkinan besar tidak akan menoleh ke laptop dengan spesifikasi diatas. Maka saya akan menurunkan kriteria spek GPU yg diincar dengan laptop yg tersedia di pasaran Indonesia, medium-end saja cukup barangkali?

Mari kita lanjutkan perburuan kita di artikel berikutnya..

Laptop Gaming

Di pekan ini, saya berencana untuk menjual rig PC Gaming desktop saya lalu menggantinya dengan laptop saja dengan alasan hemat energy plus lebih ringkas. Setelah menikah dan memiliki anak, kegiatan saya bermain game memang tereduksi jauh dibandingkan saat masih bujang dulu yg bisa semalaman bermain game di depan komputer sampai dini hari.

Terlebih lagi komputer yg hidup lama memakan cukup banyak daya listrik sehingga tagihan listrik di rumah kami membengkak sebagai akibat dari naiknya tarif dasar listrik untuk pelanggan PLN dengan kapasitas daya diatas 1.300 watt. Sehingga mau tidak mau, saya harus mencari laptop yg harganya murah tetapi punya performa yg tidak terlalu mengecewakan sebagai pengganti komputer di rumah.

Spesifikasi dan Harga

Oleh karena men-sortir deretan laptop berdasarkan CPU serta GPU yang digunakan terasa lebih sulit, maka untuk gampangnya saya akan mensortir pilihan melalui kapasitas RAM terlebih dahulu. Sebagai informasi, saya hanya akan membeli laptop dengan spesifikasi berikut: kapasitas RAM 4 sampai dengan 8 GB demi menjaga kelancaran multi-tasking, GPU Intel / AMD empat inti (quad-core) dengan kecepatan tidak kurang dari 2.0GHz (bukan up to xxx GHz), dan GPU terpisah (kalaupun integrated harus lebih bagus dari GPU separated / VGA Card, contohnya Intel HD 4400 atau AMD R7). Alasannya tentu demi mengejar performa laptop agar cukup baik dalam menjalankan game ketika saya rindu dengan aktivitas di depan monitor, walaupun tidak bisa dengan setting tertinggi, minimal fps (frame-per-second) yg didapat sudah cukup memuaskan plus tidak terjadi lag. Untuk ukuran serta resolusi layar, saya rasa tidak menjadi masalah berarti karena saya yakin produsen laptop tidak akan menyia-nyiakan spek tinggi dengan memasangkannya ke monitor jelek atau resolusinya minim.

Bingung_Memilih_Laptop_Gaming_Murah
Bingung memilih laptop gaming termurah? Mari kita cari sama-sama di artikel ini.

Lalu berapa budget yg saya sediakan? Tentunya tidak akan melebihi hasil penjualan PC gaming yg akan dijual. Seandainya kalau PC saya dijual lalu mendapatkan (dengan asumsi dijual terpisah alias "ketengan") Rp 1,2 juta dari processor, Rp 1 juta dari VGA, 400rb dari MoBo, 600rb dari PSU, 1,6jt dari dua buah hardisk HDD 2TBx2, dan 1,1jt dari SSD, plus 1,5jt dari casing plus monitor, maka saya akan memiliki budget sekitar Rp 7.400.000,-. Dengan limit harga seperti ini saya akan kesulitan untuk mendapatkan laptop gaming terbaik dengan harga paling murah, sebab spek tinggi di laptop biasanya berharga hampir dua kali lipat lebih mahal dari versi desktop. Tetapi saya tidak ingin putus asa sebelum mencoba mencarinya terlebih dahulu.

GPU

Kita semua sudah tahu bahwa tidak mungkin untuk mengharapkan performa GPU di laptop akan mampu menyamai kinerja VGA Card di dekstop PC rakitan (utamanya dalam kelas serta rentang harga yg sama / mirip-mirip). Kecuali jika kita sedang berbicara tentang true laptop gaming seperti MSI GT72 2QE Dominator Pro, Xenom Hercules HC17S-X2-DL02, atau Gigabyte Aorus X7-V2 Pro, yg harganya diatas 30 juta rupiah, maka segera tinggalkan artikel ini.

Oleh karena budget yg terbatas, maka cukuplah GPU yg tidak jelek-jelek amat bila saya ingin membeli sebuah laptop gaming dengan harga murah. Saya tertarik dengan GPU NVidia GeForce 840M, karena adiknya 820M kelasnya masih setara dengan GPU terintegrasi milik Intel (HD 4400) atau AMD R7. Tetapi dengan demikian, secara otomatis harga laptop yg diincar akan berada di kisaran 8 sampai 10 juta rupiah.

"Laptop gaming" disini bukan benar-benar "gaming laptop" seperti seri Alienware, MSI Dominator, Xenom Hercules / Phoenix, dan sebagainya yang memang dirancang dn diproduksi untuk bermain game, mengingat hampir tidak ada laptop gaming edition yg benar-benar murah, maka kita permudah saja penyebutan "laptop yg bisa dipakai main game" untuk disebut sebagai laptop gaming di dalam artikel ini.

Sebenarnya masih ada banyak GPU yg ingin saya cantumkan, tetapi menuliskan satu persatu GPU dan CPU yg biasa dipakai di laptop-laptop incaran saya akan membuat artikel ini terlalu panjang. Artikel selanjutnya akan membahas tentang daftar CPU serta GPU yg biasa digunakan sebagai parts dari masing-masing laptop.

Core i7-2600

Procie ini dirilis oleh Intel sudah cukup lama, yakni pada quartal pertama tahun 2011 atau tepatnya di bulan Januari. Berjalan pada instruction set 64-bit dengan teknologi Intel® Smart Cache berkapasitas 8MB diproses dengan litography 32 nm, dan merupakan bagian dari mikroarsitektur Intel yang berkode Sandy Bridge, CPU Intel Core generasi kedua.

CPU yang berjalan pada intel Socket LGA 1155 ini memiliki frekuensi 3.4 GHz yang dapat di overclock ataupun berjalan dalam mode turbo speed hingga kecepatan 3.80 GHz. Turut dibenamkan pula Graphic Processing Unit (GPU) built-in Intel HD Graphics 2000 yang dikenal cukup buruk dalam penggunaan multimedia. Banyak forum Enthusiast yang mengeluhkan bahwa mereka tidak akan menemukan kepuasan saat menggunakan GPU built-in dari CPU ini. Intel juga telah mempersiapkan procie i7-2600 untuk mendukung penggunaan 4 slot DIMMS dari memory type DDR3-1333. Procie ini cukup boros daya dengan mengkonsumsi energi listrik sebesar 95 W, tetapi untuk versi "K" di klaim lebih hemat sehingga terjadi penurunan konsumsi daya ke angka 65 W (walaupun tidak banyak orang yang perduli dengan konsumsi daya dari sebuah CPU).

Kinerja

Menariknya, walaupun rilisan lama yang sudah bertahan selama lebih dari empat tahun, processor ini masih menempati peringkat secara keseluruhan di posisi 147 ditilik dari nilai benchmark yang dilakukan oleh Passmark Software hari ini (10/06/2015). Ia mendapat score benchmark 8.269 bersaing dengan AMD FX-8350 Eight-Core yang memperoleh angka 8.980. Setidaknya procie ini masih lebih kencang daripada Intel Core i5-3570K ataupun Intel Core i5-2500K.

Saat dipasangkan dengan VGA NVidia GeForce GTX670 VRAM 2GB dengan RAM 8GB,
procie Intel i7-2600 ini mampu meraih angka 60 fps. Sangat memuaskan!

Saat diuji dengan menggunakan game yang tergolong baru dirilis (11 November 2014) dan bisa dikatagorikan "cukup berat" yaitu game balap "The Crew" besutan UBISOFT yang juga dibuat untuk platform PlayStation® 4, procie ini dipasangkan dengan Video Graphic Card / VGA Card NVIDIA GeForce GTX670 atau AMD Radeon 7870 (dengan VRAM 2GB berikut Shader Model versi 5.0 atau yang lebih tinggi), RAM 8GB, berjalan di sistem operasi Windows 8/8.1 (64bit tentunya) Intel Core i7-2600 ini memperoleh hasil yang cukup memuaskan yakni di angka 60 frame per second (fps), setara dengan raihan AMD FX-8150 @ 3.6 GHz.

Memory (RAM) Support

Walaupun sudah tergolong cukup lama, CPU Sandy Bridge ini masih sangat memuaskan dibanding beberapa processor Ivy Bridge, Haswell, ataupun Broadwell yang kelasnya lebih rendah. Tetapi perlu diingat bahwa CPU/Processor/Procie Intel Core i7-2600 ini tidak mendukung penggunaan type Memory DDR3 1600Mhz sebagaimana Intel sudah menyebutkan di situs resminya bahwa CPU ini tidak support RAM DDR3 1600MHz, tetapi menggunakan 1600MHz RAM yang berjalan pada kecepatan 1333MHz juga masih dimungkinkan karena system akan secara otomatis menyesuaikan kepada kecepatan yang didukung (1333Mhz). Intel i7 2600 sejatinya sanggup mendukung hingga kecepatan 2133 MHz apabila kita menjalankan memory scalling (baca referensi di bawah "Core i7 Memory Scaling: From DDR3-800 to DDR3-1600"), tetapi Anda memerlukan pengetahuan yang cukup untuk memperbesar konsumsi daya sebagai akibat dari memory scaling tersebut. Keuntungan dari menggunakan RAM yang lebih kencang tentunya untuk meningkatkan bandwidth dan mengurangi latency.

Walaupun menurut situs resmi Intel, procie Core i7 sebenarnya hanya mendukung penggunaan RAM DDR3-1066 dan 1333 saja. Tetapi faktanya, seri i7 sebenarnya mampu menjalankan RAM hingga kecepatan DDR3-1600 dengan tambahan voltase tertentu, sayangnya Intel menyarankan untuk tidak melakukan hal ini demi menghindari kerusakan pada memory controller Core i7. Jika Anda tetap memutuskan untuk menginstall RAM DDR3-1600MHz di sebuah Motherboard Dual Channel, maka konfigurasi di BIOS akan tetap menunjukkan angka 1333MHz.

Penggunaan RAM DDR3 1600MHz yang disandingkan dengan Intel Core i7-2600 juga tergantung dari Motherboard yang Anda gunakan, jika MoBo tersebut mendukung pemakaian RAM hingga kecepatan 1600MHz, maka tidak masalah apabila Anda memutuskan untuk menggunakan RAM DDR3-1600mhz. Lucunya, situs Intel Motherboard Support System misalnya untuk MoBo DH67VR, menampilkan hasil pengujian penggunaan RAM DDR3-1600 MHz pada sebuah Motherboard yang diklaim hanya mendukung penggunaan RAM DDR3 1333 MHz and DDR3 1066 MHz SDRAM DIMMs saja. Untuk membuktikannya Anda bisa membaca disini: Intel® Desktop Board DH67VR System Memory. Baca di bagian paling bawah di tabel "Tested memory". Aneh bukan?

Referensi

  1. Passmark - Intel Core i7-2600 @ 3.40GHz;
  2. ARK - Intel® Core™ i7-2600 Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz);
  3. Wikipedia - List of Intel Core i7 microprocessors;
  4. Core i7 Memory Scaling: From DDR3-800 to DDR3-1600
  5. berbagai sumber lainnya di internet.

Motherboard

Di dalam artikel tentang Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150, saya mendapatkan sebuah pertanyaan yg berbunyi seperti ini: "Antara motherboard MSI b85 g43 gaming dengan MSI h97 Gaming 3 lebih bagus yg mana untuk dipasangkan dengan processor Intel Core i5-4690?".

Oleh karena menjawab dalam kolom komentar akan membuatnya menjadi sangat panjang, maka saya memutuskan untuk menjawabnya dalam bentuk sebuah artikel dan membahasnya satu persatu. Dimulai dengan processor:

Intel Core i5-4690

Processor ini pertama kali diluncurkan pada quartal kedua tahun 2014 (tepatnya bulan Mei 2014) dan merupakan bagian dari keluarga prosessor Intel seri Haswell dengan empat inti (quad-core) berkecepatan masing-masing 3,5GHz. Procie ini juga sudah dibekali dengan GPU terintegrasi yakni Intel® HD Graphics 4600 dan berjalan pada socket Intel LGA 1150. Konsumsi daya terbilang rendah hanya di angka 84 W. Harganya saat diluncurkan adalah sekitar US$213 atau jika dirupiahkan sekitar Rp 2,8 juta dengan menghitung berdasar kurs rupiah hari ini saat artikel ditulis. Kini harga yang tertera di Quantum Computer adalah Rp 2.729.000,-.

Dari segi performa, procie ini memperoleh nilai benchmark yang cukup lumayan, dengan patokan Intel Core i7-3770 @ 3.40GHz misalnya yg mendapat skor 9,373, Intel Core i5-4690 @ 3.50GHz mampu meraih angka 7,638 dalam pengujian yg dilakukan PassMark Software. Tetapi jika dibandingkan dengan produk AMD yg setara, CPU ini masih berada di bawah AMD FX-8350 Eight-Core yg nilainya ada di angka 8,981. Setidaknya ia masih di atas procie Intel Core i5-2500K @ 3.30GHz (6,469 poin) yg saya gunakan saat ini (sejak tahun 2011).

Berdasarkan penjelasan di bagian bawah, langsung saja saya buatkan head-to-head nya apakah lebih bagus memakai MSI B85-G43 GAMING atau MSI H97 GAMING 2 untuk dipasangkan dengan procie Intel Core i5-4690

Head-To-HeadB85-G43H97 GAMING 3Keterangan
Dukungan ke procie intelHaswell sajaHaswell dan BroadwellLebih bagus H97 Gaming 3
HargaRp 1.416.000,-Rp 1.676.000,-hanya berselisih Rp 260.000,- saja
Tipe MemoryDDR3 1066/1333/1600 MHzDDR3 1066/1333/1600 MHzsama
Kanal MemoryDual ChannelDual Channelsama
Slot memory44sama
Port SATA III64lebih banyak H97 Gaming 3
Port USB 3.064lebih banyak H97 Gaming 3
Share Memory VGA Maksimal512MB1024MBlebih besar B85-G43
Fitur Audio Boostversi 1versi 2-
USB Audio PowerTidakYa-
XSplit GamecasterTidakYaUntuk menunjukkan level game Anda
Guard-ProTidakYaUntuk penghematan daya listrik
OC Genie 4YaYa-
Gaming AppTidakYaMeningkatkan Frame Rate
Click BIOS 4YaYa-
Multi-GPUYaYaUntuk AMD Crossfire
Sound Blaster Cinema 2YaYa-

Demikian adalah tabel yang menjelaskan tentang perbedaan antara motherboard MSI B85-G43 dengan MSI H97 Gaming 3. Untuk penjelasan lebih detail dapat dibaca dalam penjelasan berikut ini:

MoBo MSI B85-G43 GAMING (Intel® B85 Express Chipset)

Seperti yang sudah disebutkan di judul diatas, Motherboard ini menggunakan Chipset B85 dan merupakan bagian dari keluarga Chipset Intel seri-8. Untuk mengetahui apa yg membedakan chipset dengan kode B85 dengan yg lainnya, Anda bisa melihat di keterangan gambar dibawah ini:

Perbedaan_Chipset_H81_B85_Q85_Q87_H87_Z87_LGA_1150
Perbedaan Chipset H81, B85, Q85, Q87, H87, Z87 pada Motherboard berbasis Intel Socket LGA 1150.
Mulai diperkenalkan sejak tanggal 2 Juni 2013, seluruh chipset tersebut diatas tidak mendukung penggunaan CPU Intel dengan sandi Broadwell. Tetapi H81 adalah yg terlemah diantara lainnya karena tidak mendukung penggunaan 4 slot DIMM di kanal memory (hanya bisa ditancapkan maksimal 2 stick memory / RAM saja). Sedangkan untuk B85 sendiri sedikit lebih baik daripada H81.

AAAA
Motherboard MSI B85-G43 GAMING
Sementara itu, ini adalah spesifikasi singkat dari motherboard MSI B85-G43 GAMING:
  • Hanya mendukung processor Intel Core generasi ke-4 / Pentium® / Celeron® yg berbasis socket LGA 1150
  • Mendukung penggunaan stick memory DDR3-1600 RAM
  • tersedia port USB 3.0 dan port SATA 6Gb/s
  • Terdapat fitur Audio Boost: "Hadiahkan telinga Anda dengan kualitas suara yg sebenarnya."
  • Killer Ethernet: Membunuh Lag yg menghantui komputer Anda.
  • Military Class 4: Bahan-bahan berkualitas atas & Stability
  • OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • Click BIOS 4: Temukan pengaturan dengan mudah untuk system Anda.
  • PCI Express Gen 3: Merk motherboard pertama di dunia yang memperkenalkan PCI Express Gen 3
  • Multi-GPU: Dukungan terhadap AMD CrossFire
  • Sound Blaster Cinema: Pengalaman suara Surround yang mengesankan dan realistik
  • Gaming Device Port: Dioptimalisasi dengan Triple Gold-plating untuk perangkat High Polling Rate Gaming
  • Total Fan Control: Optimalkan kecepatan semua kipas sesuka hati Anda.
Motherboard ini tersedia di pasaran Indonesia dan dijual seharga Rp 1.416.000,- di Quantum Computer (dengan kurs dollar di angka 12.949,- rupiah per satu dollar Amerika). Spesifikasi dari Motherboard selanjutnya adalah:

MSI H97 Gaming 3

Dari segi harga sudah jelas beda, lebih mahal MSI H97 Gaming 3 yg dijual seharga Rp 1.676.000,- atau lebih mahal Rp 260.000,- dibandingkan MSI B85 G43 diatas.
Motherboard_MSI_H97_Gaming_3
Motherboard MSI H97 Gaming 3
MoBo ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding MSI B85 G43 diatas, diantaranya
  • Selain mendukung penggunaan processor Intel generasi keempat, MoBo ini juga mendukung Intel® Core™ generasi ke-5 (dengan kode nama Broadwell) / Pentium® / Celeron® processors for LGA 1150 socket
  • Mendukung penggunaan stick memory DDR3-1600 RAM
  • tersedia port USB 3.0 dan port SATA 6Gb/s
  • Fitur Audio Boost 2 (telah ditingkatkan dari versi sebelumnya): "Hadiahkan telinga Anda dengan kualitas suara yg sebenarnya."
  • Killer Ethernet: Membunuh Lag yg menghantui komputer Anda.
  • USB Audio Power: Serve Stable 5V Power & Better Signal Transmission over USB (ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • XSplit Gamecaster: Show off Your Skills and Achievements (Fitur ini juga tidak tersedia di MSI B85 G43)
  • Guard-Pro: Improved Protection and Power Efficiency (ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • Gaming App: Tingkatkan Frame Rate (fps) saat bermain Game. (Fitur ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • Click BIOS 4: Temukan pengaturan BIOS dengan mudah untuk system Anda.
  • Multi-GPU: Dukungan terhadap AMD CrossFire
  • Sound Blaster Cinema 2: Pengalaman suara Surround yang mengesankan dan realistik
  • Gaming Device Port: Dioptimalisasi dengan Triple Gold-plating untuk perangkat High Polling Rate Gaming
Jadi kesimpulannya, MSI H97 Gaming 3 lebih baik daripada MSI B85 G43 karena alasan-alasan tersebut diatas. Untuk perbedaan spek mendetail bisa dilihat di tabel berikut ini:

SpesifikasiMSI H97 GAMING 3MSI B85 G43
Socket11501150
CPU (Max Support)i7i7
Baseclock/Hyper Transport100MHz100MHz
ChipsetIntel® H97 Express ChipsetIntel® B85 Express Chipset
DDR3 MemoryDDR3 1066/1333/1600 MHzDDR3 1066/1333/1600 MHz
Memory ChannelDualDual
DIMM Slots44
Max Memory (GB)3232
PCI-Ex1622
PCI-E GenGen3 (16)Gen3(16), Gen2(4)
PCI-Ex122
PCI33
SATAIII64
M.2 port1SATA II Port: 2
RAID0/1/5/10
TPM (header)11
LAN10/100/1000*110/100/1000*1
USB 3.0 ports (Front)22
USB 3.0 ports (Rear)42
USB 2.0 ports (Front)42
USB 2.0 ports (Rear)26
Audio ports (Rear)66
DisplayPort1
VGA11
HDMI11
DVI11
VGA Max Share Memory (MB)5121024
DirectX1111
Form FactorATXATX
CrossFireYY

850 EVO

Apa yg dimaksud dengan 3D V-NAND dan bagaimana ia bisa berbeda dengan teknologi lain yg sudah ada?

Samsung_SSD_850_EVO_250GB
Arsitektur flash memory inovatif dan unik yg diciptakan oleh Samsung adalah sebuah terobosan baru dalam usaha untuk menembus batas kepadatan media penyimpan data, performa dan daya tahan dari arsitektur planar NAND konvensional.

3D V-NAND menumpuk 32 lapisan sel secara vertikal satu demi satu ketimbang mengurangi dimensi sel dan mencoba untuk menyesuaikan dengan ruang kosong horizontal yg ada. Sebagai hasilnya, teknologi ini menyediakan kepadatan yg lebih tinggi dan kinerja yg lebih baik dengan jejak yg lebih sedikit.

Maksimalkan komputasi dengan teknologi TurboWrite untuk kecepatan baca/tulis yg tidak tertandingi.

Paket_Penjualan_Samsung_SSD_850_EVO_250GB
Raih performa baca/tulis terbaik untuk memaksimalkan pengalaman komputasi sehari-hari Anda dengan teknologi TurboWrite Samsung.

Dibandingkan dari tipe 840 EVO, tipe 850 EVO menunjukkan peningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan hingga mencapai 13%, sebagian besar karena random write speed (kecepatan penulisan random) yg kini meningkat hampir dua kali lipat.

850 EVO memberi Anda performa terbaik di kelasnya, dengan kecepatan baca dan tulis terus-menerus (sequential read/write speed) mencapai hingga kurang lebih 540MB/detik dan 520MB/detik.

Nikmatilah performa random yang telah dioptimasi dalam Queue Depths (QD) untuk penggunaan skenario client PC.

Tingkatkan storage memory dengan menggunakan mode RAPID

Samsung 850 EVO mSATA adalah sebuah mesin kecepatan. Dengan perangkat lunak "Samsung Magician", Anda bisa mengaktifkan mode RAPID untuk mengambil memory PC (DRAM) yg tidak digunakan dan menggunakannya sebagai cache memory dan meningkatkan kapasitas DRAM hingga total mencapai 25%.

Dengan peningkatan dramatis dari kapasitas penyimpanan, kecepatan pemrosesan data dan random QD dapat menjadi dua kali lebih cepat dibawah mode RAPID.

Daya tahan dan kehandalan didukung oleh teknologi 3D V-NAND.

850 EVO memberikan daya tahan dan kehandalan dijamin dengan menggandakan Jumlah Bytes Tertulis (Total Bytes Written / TBW) dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yakni 840 EVO. Bersama dengan garansi industri terkemuka selama 5 tahun. Melalui peningkatan kinerja hingga 30%, 850 EVO memungkinkan kinerja yang berkelanjutan, membuatnya menjadi salah satu solusi media penyimpanan yang paling bisa diandalkan.

Penghematan energi yang didukung oleh 3D V-NAND

840 Evo memperkenalkan 2mW fitur modus perangkat tidur di 840 EVO, dan sekarang 850 EVO memperkenalkan teknologi mutakhir 3D V-NAND (yang mengkonsumsi 50% energi kurang dari planar 2D NAND), memberikan Anda efisiensi daya 25% lebih selama operasi penulisan data.
Previous PostPostingan Lama Beranda