Tampilkan postingan dengan label Tikus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tikus. Tampilkan semua postingan

Tikus

Saya baru-baru ini mengalami masalah dengan tikus. Pada awalnya saya mengetahui adanya tikus di rumah saya adalah pada saat saya memperhatikan makanan sisa yang saya buang di tong sampah, plastiknya sudah sobek dan makanan di dalamnya hilang. Saya langsung mencurigai adanya tikus yang bersembunyi di suatu tempat sudut ruangan saya. Saya lalu mengintip pada malam hari, ternyata benar, mereka baru keluar pada malam hari dan langsung menuju ruang tamu saya. Saya setidaknya melihat dua ekor tikus yang berkeliaran. Dan tidak sampai tiga hari setelah awal kemunculan mereka, sudah muncul bau kotoran tikus. Ternyata mereka sering bersembunyi di rak Televisi dan buang kotoran disana. Sungguh menjengkelkan! Akhirnya saya memutuskan untuk menghilangkan mereka.

Cara menghilangkan tikus

Cara menghilangkan tikus

target tikus rumah
Kehadiran tikus liar (yang tidak kita pelihara) tentu saja menjengkelkan, mereka berpotensi untuk menyebarkan penyakit karena tubuh serta kutu tikus dapat menjadi host atau tempat tinggal sementara bagi bakteri-bakteri patogen zoonosis yang bermacam-macam jenisnya, seperti Leptospira, Toxoplasma gondii, dan Campylobacter. Toxoplasma Gondii bahkan diketahui sebagai bakteri yang sangat berbahaya bagi wanita, dikarenakan bakteri ini dapat menyebabkan wanita terkena Toxoplasma yang beresiko menyebabkan cacat atau keguguran pada janin ketika wanita itu hamil. Tentu saja Anda tidak ingin ini terjadi pada keluarga Anda di rumah.
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan, membunuh, atau sekedar mengusir tikus di rumah Anda:

Tips dan trik mengusir tikus

  1. Gunakan racun tikus, tetapi ini memiliki kekurangan dimana bangkai tikus akan menjadi sulit ditemukan karena mereka mati beberapa saat setelah memakan makanan yang telah diberi racun tikus, sehingga kemungkinan setelah makan mereka kembali ke persembunyiannya lalu mati disana;
  2. Dengan lem tikus, kebanyakan lem tikus tidak berfungsi maksimal karena makanan yang diletakkan di tengah-tengah lem tikus juga seringkali menarik perhatian cicak yang kemudian mendekatinya lalu ikut terjebak.;
  3. Beli jebakan tikus, jebakan yang umum dijual di Indonesia adalah berbentuk kandang, jika diluar negeri maka bentuk yang familiar adalah berbentuk jepitan. Hanya saja dengan menggunakan jebakan ini, Anda harus menyingkirkan tikus yang masih hidup. Entah membuangnya, atau Anda ingin membunuhnya.;
  4. Electronic Pest Control, ini banyak dijual di pasaran, menggunakan gelombang suara supersonic yang hanya bisa didengar oleh hewan pengerat ini. Mereka akan terganggu lalu pergi menjauhi alat tersebut.
  5. Berhentilah memberi makanan pada Tikus, seringkali ini yang dilupakan banyak orang. Tikus tidak memakan kayu di rumah Anda, mereka hanya mengerat benda-benda untuk mengontrol giginya yang tumbuh semakin panjang. Mereka makan dari makanan sisa yang ada di rumah Anda. Jadi pastikan Anda tidak "ikut memelihara" mereka tanpa Anda sadari. Buang makanan sisa di tempat tertutup yang tidak mungkin dijangkau tikus. Simpanlah makanan di rumah Anda dengan baik agar tidak dicari tikus.
  6. Anda bisa menggunakan ammoniak untuk menghilangkan jejak daerah kekuasaan mereka, sehingga mereka akan bingung dan tersesat.
  7. Tutup lubang-lubang di rumah Anda yang bisa menjadi tempat persembunyian atau jalan tikus.

Tikus

dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

tikus liar
Tikus dalam berbagai ukuran, dari menengah hingga tikus ekor panjang dari superfamili Muroidea. "Tikus yang sebenarnya" adalah anggota dari genus Rattus, yang paling penting dari yang sering dilihat oleh manusia adalah tikus hitam, Rattus rattus, dan tikus cokelat, Rattus norvegicus. Banyak anggota genetik hewan pengerat lainnya dan keluarga yang juga disebut sebagai tikus, serta berbagi banyak karakteristik dengan tikus yang sebenarnya.

Seekor tikus biasanya dibedakan dari tikus lainnya didasarkan dengan ukuran mereka. Umumnya, ketika seseorang menemukan hewan pengerat muroid besar, nama umum yang mencakup tikus digunakan sebagai istilah untuk menyebutnya, sedangkan jika lebih kecil, namanya termasuk menggunakan istilah penyebutan "mouse". Keluarga muroid yang luas dan kompleks, dan umumnya istilah tikus dan mouse tidak menggambarkan taksonomi tertentu. Secara ilmiah, istilah ini tidak terbatas pada anggota Rattus dan Mus, misalnya, kawanan tikus dan tikus (mouse) kapas.

Spesies dan deskripsi

tikus cokelat
Spesies tikus yang paling terkenal adalah tikus hitam (Rattus rattus) dan tikus coklat (Rattus norvegicus). Kelompok ini umumnya dikenal sebagai tikus "Old World" atau tikus yang sebenarnya, dan berasal dari Asia. Tikus lebih besar daripada kebanyakan tikus Old World, yang merupakan kerabat mereka, tapi sangat jarang berat badan mereka bisa mencapai lebih dari 500 gram (£ 1,1 pound) di alam liar.

Istilah "tikus" juga digunakan dalam nama-nama mamalia kecil lainnya yang sebenarnya tidak termasuk keluarga tikus asli. Contohnya termasuk tikus Amerika Utara, sejumlah spesies secara longgar disebut tikus kanguru, dan lain-lain. Kawanan tikus seperti bandicoot (Bandicota bengalensis) adalah binatang pengerat murine yang berhubungan dengan tikus asli, tetapi bukan anggota dari genus Rattus. Tikus jantan disebut bucks, perempuan betina disebut does, betina hamil atau tikus beranak disebut dams, dan bayi disebut kittens atau pups. Sekelompok tikus dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

tikus cokelat rumah
Spesies tikus umumnya adalah oportunistik yang berhasil selamat / hidup dan seringkali hidup dengan dan dekat manusia; Oleh karena itu, mereka dikenal sebagai komensal. Mereka dapat menyebabkan kerugian besar bagi rantai makanan, terutama di negara-negara berkembang. Namun, spesies komensal didistribusikan secara luas dan bermasalah dari tikus adalah minoritas di genus ini jumlahnya beragam. Banyak spesies tikus yang endemik pada satu pulau dan beberapa telah menjadi langka karena kehilangan habitat atau persaingan dengan tikus cokelat, tikus hitam atau tikus Polynesia.

Tikus Liar

Tikus liar, termasuk tikus jalanan, dapat membawa banyak bakteri patogen zoonosis yang berbeda, seperti Leptospira, Toxoplasma gondii, dan Campylobacter. The Black Death secara tradisional diyakini telah disebabkan oleh mikroorganisme Yersinia pestis, dibawa oleh kutu tikus tropis (Xenopsylla cheopis) yang memangsa tikus hitam yang tinggal di kota-kota Eropa selama wabah epidemi Abad Pertengahan; tikus ini digunakan sebagai host transportasi. Penyakit zoonosis lainnya yang terkait dengan hama tikus termasuk flu babi klasik dan penyakit kaki-dan-mulut.

Umur rata-rata dari setiap tikus yang diberikan tergantung pada spesies yang sedang dibahas, tapi banyak hanya tinggal sekitar setahun karena predasi.

Tikus-tikus hitam dan coklat menyimpang dari tikus "Old World" (spesies tikus yang asli) lainnya selama awal Pleistosen di hutan Asia.

Tikus telah menjadi masalah utama bagi pertanian, bahkan bagi perumahan dimana mereka bisa menjadi hama penyebar penyakit di rumah kita.

Tikus

Tadi malam ku sendiri.... (aaaa...aaaa...aaaaa), tiada teman kunanti..... (aaaa...aaaa...aaaa.....)

Di sekitar ku lihat diam..... tiada seindah dulu...................

Yak, td malam pas daku lagi asyik nge-net sambil garuk2 tembok.. *miauwww.....*. Malamnya sunyiiii banget, soalnya udah jam 25.30 alias setengah dua. Tiba2 saja aq dikejutkan oleh suara merdu "kriik...... krikk........ krikk........" dari arah pintu kamar. Aku menoleh, seketika berkelebat sepasang sayap yang berwarna cokelat, GYAAAAAA?? (meniru komik2 Jepang) aku langsung terjengkang ke belakang, sambil kedua jariku membentuk huruf V.....

keterangan gambar.


Ternyata ada seekor kecoak (yang notabene masih satu nenek moyang dengan jangkrik) terbang memasuki area terlarang untuknya, yakni: KAMAR SUCI PEMBAWA BERKAH DAN KEADILAN BAGI UMAT MANUSIA!

"Huh....?!" Pantas saja tadi dia berusaha menipu aku dengan menirukan suara jangkrik, dia ingin mengendap2 dengan berpura2 menjadi jangkrik!! Kurang ajar, aku tidak terima!!! Dengan sigap aq meraih sekaleng HIT Generasi Baru Anti Nyamuk dan Kecoa Wangi Lembut Rendah Iritasi (iklan) dan menekan TOMBOL KEMATIAN Bagi Umat Nyamuk dan Kecoak, termasuk manusia jika disemprotkan ke dalam tenggorokan selama 5 menit......

dan......

Lonceng kematian pun perlahan berbunyi di telinga kecoak itu,....

"Teng.........."

"Teng..........."

"Teng............"

Hi hi hi hi.... Sakaw dia.... Gw bikin overdosis...... mampus lu..! *dalam hati*

aku membayangkan sekarang dia (kecoak itu-red) sedang berhalusinasi dijemput oleh malaikat pencabut nyawa versi bangsa kecoak yakni: seekor kecoak yang mengenakan jubah hitam dengan celurit di tangannya.....



Kecoak_Mati
Keterangan Gambar.


Dan beberapa menit kemudian, kecoak yang malang itu menghembuskan nafas terakhirnya....

(saat ini, jenazah yang bersangkutan telah saya sumbangkan kepada bangsa semut semut kecil untuk kepentingan penelitian dan sebagian untuk bahan makanan.. hmmmmphhh, akhirnya mereka bisa memasak "sup daging kecoak" malam ini....)

Saya jadi teringat akan kejadian beberapa minggu yang lalu, dimana seekor tikus juga pernah melakukan hal yang sama, nekat menerobos ke dalam kamarku... Akhirnya tikus tersebut juga terlebih dahulu menembus alam baka setelah aku lempar dari lantai dua.

Berikut saya lampirkan beberapa foto beliau sebelum meninggal:



Beberapa kejadian misterius ini menyisakan sebuah mistery yang harus aku pecahkan, apa yang membuat mereka sangat berhasrat menerobos masuk ke kamar ini? Apa yang mereka cari? apakah mereka ingin pindah rumah kesini...?? tidak......
tidak......... TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKK...!!!!!!
Previous PostPostingan Lama Beranda