Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan

Rakit PC dengan Budget 5 Juta

Kemarin sore, salah seorang rekan kerja sekantor bertanya kepada saya tentang tips merakit sebuah komputer dengan budget Rp 5.000.000,- rupiah. Beberapa parts yg sudah dipantau sebelumnya oleh ybs adalah dengan menggunakan monitor Philips 203V45LSB 19.5" LED seharga Rp 980.000,- dan VGA Card yg diinginkan adalah yg berintikan unit pengolah grafis NVidia GeForce GTX 750Ti.

VGA Card

Zotac_GTX_750_Ti_2GB_DDR5_NVidia_PCI_Express_Termurah
Pilihan termurah untuk kartu grafis yg bersenjatakan GPU ini adalah VGA Card merk Zotac GTX 750 Ti 2GB DDR5 NVidia PCI Express yg harganya Rp 1.579.000,-. Itu berarti dana untuk membeli monitor dan VGA Card sudah tersedot sebanyak Rp 2.559.000,-, sehingga menyisakan budget sebesar Rp 2.441.000,- untuk membeli parts lainnya seperti CPU, Motherboard, RAM, PSU, HDD, dan Optical Drive.

Tidak salah jika ia memilih kartu grafis ini, karena sejak pertama kali diperkenalkan pada tanggal 15 Februari 2014, GPU GTX 750Ti ini langsung menduduki peringkat pertama daftar Price Performance dari semua kartu grafis yg pernah diuji benchmark oleh situs Passmark Software di http://www.videocardbenchmark.net sebagaimana terlihat dari screenshot di bawah. Semakin tinggi nilai mencerminkan semakin tinggi value dari kinerja kartu grafis tersebut untuk setiap rupiah yg dibayarkan (harga berbanding kinerja).

AAAA
NVidia GeForce GTX 750 Ti menjadi pemuncak daftar Value Video Card di situs benchmark Passmark Software
sumber: http://www.videocardbenchmark.net/gpu_value.html

Kinerjanya bisa dibilang sangat bagus untuk sebuah kartu grafis kelas menengah. Walaupun belum sanggup untuk memenuhi kebutuhan extreme gaming full HD dengan setting Very High atau Ultra, tapi di settings medium pada resolusi Full HD (1920x1080p), kartu grafis ini sanggup memperoleh rataan frame per second diatas 30 fps untuk game-game semacam Hitman Absolution, Assassins Creed IV Black Flag, Battlefield 4, Crysis 3, CoD: Ghosts, Metro: Last Light, Far Cry 3, Sleeping Dogs, dan lain-lain, sebagaimana dapat dilihat pada keterangan gambar berikut.

GeForce_GTX_750_Ti_Game_Performance_1920x1080_Medium_Settings
NVidia GeForce GTX 750 Ti Game Performance (resolusi Full HD 1920x1080p, Medium Settings)
sumber: http://www.geforce.co.uk/hardware/desktop-gpus/geforce-gtx-750-ti/performance

Dengan demikian, wajar saja bila GPU ini didapuk sebagai pengolah grafis paling worth it yg performanya paling sesuai dengan harga yg dibayarkan.

Optical Drive

Untuk Optical Drive, yg termurah adalah Samsung DVDRW SATA OEM Internal seharga Rp 158.000,-.

Dari segi kualitas, semua orang tahu bahwa merk Samsung tengah naik daun dalam hal citra sebagai salah satu perusahaan produsen elektronik terbesar saat ini dan pamor mentereng itu juga didapat dari kualitas produk yg mereka rilis, selain dari terobosan di bidang teknologi yg cukup agresif.

PSU/Power Supply Unit dan Casing (Bundling)

Hasil_hitungan_power_supply_unit_PSU
Mengapa yg kita pilih terlebih dulu adalah Optical Drive, Casing, dan Power Supply Unit? Jawabannya adalah karena parts-parts inilah dimana kita bisa melakukan penghematan.

Optical Drive, PSU, dan Casing bukanlah parts penentu yg mempengaruhi performa atau kinerja dari PC yg akan Anda rakit, tetapi PSU tetap menjadi sebuah bagian penting karena ia bagaikan PLN bagi komputer Anda.

Saya sebelumnya telah menghitung daya listrik (wattage) yg dibutuhkan komputer rakitan apabila disusun menggunakan parts sebagaimana berikut:

  • Motherboard jenis Desktop
  • CPU Intel Socket LGA 1150 Intel Core i3-4150 3500MHz Haswell DT
  • 2 buah stick RAM 2GB DDR 3 Module
  • 1 Video Cards NVidia GTX 750 Ti
  • 1 buah media penyimpan data HDD SATA 7200RPM
  • 1 DVD R/W Drive
  • 4x perangkat USB 2.0 / 3.0
  • 1 keyboard standar
  • 1 mouse standar
  • 4 buah kipas pendingin

Dan hasilnya adalah PC tersebut akan membutuhkan kapasitas daya listrik dari PSU kira-kira sebesar 303 sampai 325 watt. Dengan demikian, sebuah PSU berkapasitas 400watt saya rasa sudah cukup untuk meng-handle kebutuhan daya PC rakitan kita ini.

ACE Power Vita VI03A Case 400W
ACE Power Vita VI03A Case 400W
sumber: https://www.berliancom.com/shop/ace-power-pluto-vi03a-case-400w/

Tanpa ragu-ragu saya langsung memilih casing berjenis mid-tower dengan merk Ace Power VITA with PSU 400W Black yg harganya paling murah, yaitu hanya Rp 325.000,- sudah termasuk bundling dengan PSU kapasitas 400 watt. Secara kualitas memang ini kurang, tapi berbekal semangat penghematan budget, pilihan ini adalah yg terbaik demi mendapat CPU yg bagus nantinya. Toh juga suatu saat nanti ketika terkumpul uang lebih, masih bisa di-upgrade dengan yg lebih bagus lagi.

CPU alias Central Processing Unit

intel-processor-bx80646i34160-intel-core-i3-4160-3-6-ghz
Akhirnya setelah menghitung budget sementara yg sudah terpakai Rp 3.042.000,- untuk membeli komponen PC diatas, maka saya memberanikan diri untuk langsung saja memilih CPU atau procie.

Saya pilihkan dari seri Intel Socket LGA 1150, alasannya selain karena ini adalah soket yg umurnya relatif baru, sehingga peluang upgrade masih terbuka lebar 4 hingga 5 tahun mendatang. Kemudian socket LGA 1150 juga menghadirkan penghematan dari sisi konsumsi daya listrik dimana biasanya seri procie dari socket ini sangat rendah konsumsi TDPnya.

Maka dengan alasan itu, saya memilih Intel Core i3-4160 Tray + Fan (3.6GHz, C3MB, Haswell Series) Intel LGA 1150 untuk dipasangkan dengan NVidia GeForce GTX 750Ti. Selain karena performa Intel Core i3-4160 yg cukup baik, ini juga perlu untuk memperhitungkan agar tidak terjadi bottleneck, mengingat kecepatan GPU GTX 750 Ti jangan sampai tidak bisa diimbangi oleh clockspeed processor.

Harganya juga relatif tidak terlalu mahal, hanya Rp 1.612.000,-. Walaupun demikian, dari sini saya sudah tahu bahwa budget akan tembus lebih dari 5 juta, walaupun tidak akan sampai melewati 7 juta (diatas 5 dibawah 7).

Motherboard

pilihan di bawah:

Biostar H81MLC intel Socket 1150

Rp 672.000,- Ulasan menyusul.

RAM

DDR3 1600MHz:

Corsair CML4GX3M2A1600C9 (2x2Gb) Vengeance Black PC12800 4GB DDR3

Review menyusul. Rp540.000,-

Simulasi Rakitan




Rakit PC Gaming (lagi)

Baru-baru ini saya mendapatkan pertanyaan di kolom komentar pada salah satu artikel blog ini dari seorang visitor blog yg berasal dari Bandung. Awalnya yg bersangkutan menanyakan kontak pribadi terkait keinginannya merakit sebuah komputer untuk keperluan bermain game-game berat (PC Gaming).

Gaming_PC_7_juta
Merakit Gaming PC 7 Juta (failed) | Sumber foto: www.ljmrepairs.uk

Tapi berhubung saya tidak bisa memberikan kontak pribadi, intinya sih budget awal yg diinformasikan untuk merakit adalah 7 juta rupiah dan itu sudah termasuk dana untuk membeli kelengkapan seperti monitor, mouse, keyboard, speaker / headset, UPS atau stavolt, dan lain-lain. Merk processor yg diinginkan adalah Intel, dan yg terpenting, PC tersebut dibangun hanya untuk sementara saja, dan ybs berencana untuk melakukan upgrade di masa mendatang, sehingga parts yg dipilih bisa tetap kompatibel dengan kelas yg ada di atasnya.

Tips memilih CPU (Central Processing Unit) agar mudah untuk dilakukan upgrade di kemudian hari: Sebaiknya menggunakan Intel Socket LGA 1150.
Alasannya:
  • Harga procie dengan Intel Socket terbaru, yaitu LGA 1151 (Skylake), rata-rata masih lumayan mahal;
  • Socket LGA 1155 (Sandy Bridge dan Ivy Bridge) sudah dirilis kurang lebih empat tahun yg lalu (tepatnya sejak 2011), dan kemungkinan besar Intel tidak akan mengembangkan lagi seri processor di soket ini. Sehingga LGA 1150 adalah pilihan paling tepat apabila berencana melakukan upgrade nantinya.
Sedangkan untuk VGA Card, selama motherboard yg digunakan sudah menyediakan slot PCI Express x16 versi 2.0 / 3.0, Anda bisa upgrade ke versi mana saja dari VGA Card NVidia / AMD yg menggunakan konektor slot PCI Express.

Dan untuk upgrade RAM, selama masih dalam tipe dan modul yg sama, dapat dipastikan slotnya juga sama sehingga kapasitas RAM bisa ditambahkan menjadi berapa saja dan kapan saja Anda menginginkannya.

Akan tetapi, dalam komentar berikutnya justru ada perubahan informasi dimana yg bersangkutan sudah melihat-lihat spek PC rakitan dan hasilnya terjadi penambahan budget menjadi Rp 8.735.000,-, speknya sebagai berikut:
  • CPU: Intel Core i3-4150 3.5GHz = Rp 1.690.000,-
  • MoBo: Gigabyte B85M Gaming 3 = Rp 1.380.000,-
  • VGA: Zotac GTX 750 1Gb = Rp 1.455.000,-
  • RAM: Corsair Vengeance 8Gb (2x4Gb) = Rp 810.000,-
  • PSU: Corsair VS 550watt = Rp 775.000,-
  • Monitor: LG 20' inch m37h-B = Rp 1.150.000,-
  • HDD: Seagate 1Tb = Rp 685.000,-
  • Keyboard + Mouse: Logitech MT100 = Rp 150.000,-
  • Casing: Dazumba d-vito = Rp 510.000,-
  • DVD R/W: LG = Rp 170.000
TOTAL = Rp8.735.000

Dengan demikian, asumsi saya dana yg ada meningkat sekitar 1 juta rupiah sehingga kita bulatkan saja budget yg sebenarnya menjadi total 8 juta untuk merakit sebuah PC gaming.

Dari pilihan parts diatas, saya cukup setuju untuk beberapa komponen seperti:
  • RAM Corsair Vengeance 8Gb (2x4Gb) (Rp 810.000): merk oke, seri bagus, kapasitas memory mantap.
  • Monitor LG 20' inch m37h-B (Rp 1.150.000): ukuran 20' inch penting untuk kepuasan bermain game, merk juga paten, berhubung sy juga pakai LG 23' selama tiga tahun belum pernah bermasalah sama sekali.
  • Hardisk Internal Seagate 1Tb (Rp 685.000,-): Cukup.
  • Keyboard dan Mouse Logitech MT100 (Rp 150.000,-): Merk bagus, nyaman, tahan lama.
  • DVD R/W LG (Rp 170.000) Oke.
Total dari parts-parts diatas adalah Rp 2.965.000,-, jadi dari sini sudah bisa disimpulkan, bahwa bila budget adalah Rp 8.000.000,-, maka sisa dana untuk membeli procie, VGA Card, Motherboard, PSU, dan casing adalah Rp 5.035.000,-. Oke, mari kita bahas satu persatu.

CPU (Central Processing Unit)

Dari segi CPU yg disebutkan di atas, in my humble opinion rasanya sayang sekali jika budget 8 juta rupiah disia-siakan untuk membeli processor Core i3-4150 (seri lebih baru, Haswell Refresh, dual core + hyperthreading) yg masuk masuk di kelas mainstream (Rp 1.690.000,-). Seharusnya bisa pakai Intel Core i5-4570 Tray+Fan (3.2Ghz, C6MB, Haswell Series) (true / real quad core) Intel LGA 1150 yg harganya Rp 2.650.000,-.

Lebih mahal hampir 1 juta rupiah, tapi jangan ditanya soal perbedaan kualitas dan performanya. Jauh! Procie Intel Core i5-4570 lebih unggul sekitar 43% dari sudut pandang benchmark dan 53% lebih kencang saat menjalankan aplikasi multi-threaded.

Perbandingan_Skor_Benchmark_Intel_Core_i3-4150_vs-i5-4570
Perbandingan Skor Benchmark Intel Core i3-4150 vs Intel Core i5-4570 | sumber: Passmark Software

Skor_Benchmark_Intel_Core_i5_4570
Skor benchmark Intel Core i5-4570 | sumber: Passmark Software

Tapi memang bila diukur dari segi efisiensi "value per perfomance" dan "performance per watt", Intel Core i5-4150 sedikit lebih baik. Selain itu kinerja GPU terintegrasi (embedded GPU) i3-4150 juga lebih bagus, tapi keunggulan itu sia-sia apabila kita memakai kartu grafis add-on.

Intel-Core-i5-4570-vs-i3-4150-CPUBoss-Review
Perbandingan Kinerja Intel Core i5-4570 vs i3-4150 versi situs CPUBoss

Tapi berhubung saya masih tetap memegang prinsip bahwa gaming lebih kepada GPU ketimbang CPU, maka oleh karena kebutuhan yg dituju adalah untuk keperluan gaming, sah-sah saja apabila tetap memilih Central Processing Unit (CPU) Intel Core i3-4150 dan memanfaatkan lebar budget untuk membeli VGA yg lebih gahar.

VGA Card

Kini tersisa Rp 2.385.000,- untuk membeli VGA Card, Motherboard, Casing, dan PSU. Namun setelah saya menghitung ulang, ternyata hasilnya saya terlalu memaksakan jika ingin menggunakan CPU Intel Core i5-4570. Ha ha ha.. Maaf pembaca sekalian, saya khilaf terlalu bersemangat memilih procie ganteng sampai lupa budget.

PES 2016

LOGO_PES_Pro_Evolution_Soccer_2016
Pro Evolution Soccer (PES) 2016 adalah sebuah permainan simulasi sepakbola yang dikembangkan oleh PES Productions dan dirilis oleh Konami untuk sistem operasi Microsoft Windows, konsol PlayStation 3, PlayStation 4, Xbox 360, dan Xbox One. Seri PES 2016 adalah edisi ke-15 dari keseluruhan seri Pro Evolution Soccer yang pernah dirilis sebelumnya.

Sampul dari game ini adalah ilustrasi dari pemain profesional Neymar Jr. yang bermain untuk FC Barcelona (terlihat mengenakan kostum tim nasional Brazil) serta dalam beberapa edisi terlihat juga penyerang Juventus, Alvaro Morata, pada sampulnya. PES 2016 juga merupakan ulang tahun ke-20 PES productions sejak pertama kali mereka membuat sebuah game sepakbola. Nama dari game ini sebelumnya diubah dari "World Soccer: Winning Eleven" menjadi "Pro Evolution Soccer" di wilayah Asia (kecuali Jepang) dan "Winning Eleven" khusus di wilayah Jepang dan sekitarnya.

PES_Pro_Evolution_Soccer_2016_PS4_PS3_XBOX_PC
Seri game PES 2016 yang dirilis untuk konsol PS4, PS3, XBOX, dan PC.

Berikut adalah video trailer peluncuran video game PES 2016 yang dibintangi oleh penyerang Juventus berkebangsaan Spanyol, Alvaro Morata, sebagaimana diambil dari situs YouTube:


Game terbaru PES ini diharapkan bisa membawa kembali kejayaan PES sebagai satu-satunya permainan sepakbola yang paling populer di dunia, setelah tersaingi dengan seri game FIFA yang dirilis oleh pesaingnya, EA Sports, dimana setelah PES 2013, kegagalan PES 2014 membuat banyak basis penggemar Pro Evolution Soccer yang berpindah untuk memainkan game FIFA 14 yang dinilai lebih realistis dan tidak kaku.

Game PES 2016 untuk PC

PES 2016 sendiri sudah dirilis ke dalam format PC dan bisa dimainkan dalam versi yang sama seperti versi PlayStation. Sebelum dua bulan lagi tahun 2016 akan hadir di depan mata, agar tidak ketinggalan dengan gameplay PES terbaru maka tidak ada salahnya apabila kita membuat sebuah simulasi untuk merakit komputer gaming berdasarkan spesifikasi yang direkomendasikan untuk memainkan game PES 2016 ini.

PES_2016_versi_PC_Microsoft_Windows
Games PES 2016 (Pro Evolution Soccer) yang dirilis dalam versi format untuk Microsoft Windows atau PC

Sebagaimana diketahui, tampilan grafis pada PC bisa terasa lebih halus jika dibandingkan dengan pada saat game ini dimainkan dengan konsol PlayStation. Hal tersebut pula yang menjadi sebab mengapa saya lebih suka memainkan game PES di PC ketimbang harus membeli unit konsol PS, karena memang justru tampilannya menurut pribadi saya lebih bagus saat dimainkan di PC.

Merakit PC Gaming Buat PES 2016 dengan Budget 5jt

Spesifikasi minimum system PC sebagaimana dikutip dari Manual Online Guide PES 2016 di alamat www.konami.jp/we/2016/online/manual/pc/en/system.html, adalah sebagai berikut:
  • Sistem Operasi: Windows 10 / 8.1 / 8 / 7 SP1 / Vista SP2.
  • CPU: Intel Core 2 Duo @ 1.8 GHz (AMD Athlon Ⅱ X2 240 atau processor yg setara)
  • RAM: minimum 2 GB
  • Kartu Grafis: nVidia GeForce 8800 / ATI Radeon X1600 / Intel HD Graphics 3000 atau yg lebih baik lagi.
  • Video RAM (VRAM): minimal 512 MB (kalau bisa yg 1024 MB alias 1GB)
  • DirectX: Version 9.0c.
Persyaratan_Spesifikasi_Minimal_Pro_Evolution_Soccer_PES_2016
Persyaratan spesifikasi minimal PC untuk memainkan game Pro Evolution Soccer (PES) 2016

Sedangkan untuk persyaratan sistem PC yg direkomendasikan oleh SystemRequirementsLab.com adalah sebagai berikut:
  • CPU: Intel Core i3, 530 AMD Phenom II X4 925, atau procie yg setara
  • CPU Speed: mengikuti i3-530
  • RAM: minimal 2 GB, 4GB lebih bagus
  • OS: Windows 8.1 / 8
  • Video Graphic Card: nVidia GeForce 7800 / ATI Radeon X1300 / Intel HD Graphics 3000 atau diatasnya
  • Sound Card: Ya, direkomendasikan
  • Free Disk Space: 8 GB
Spesifikasi_PC_yang_direkomendasikan_untuk_memainkan_game_PES_2016
Spesifikasi PC yg direkomendasikan untuk memainkan game PES 2016

Dari data yg sudah diberikan diatas, maka mari kita menyusun simulasi untuk merakit PC gaming untuk memainkan game PES 2016 berdasarkan recommended system requirements yg sudah ada, berikut ulasan satu persatu partsnya:

Disini saya akan menggunakan skor benchmark yg diberikan oleh situs Passmark Software sebagai acuan untuk mengukur performa CPU dan GPU. Bukan karena apa-apa, tapi alasannya memang cara inilah yg saya anggap paling mudah dan sederhana untuk membandingkan kinerja sebuah parts komputer.

CPU / Central Processing Unit

Yg direkomendasikan adalah Intel Core i3 530, AMD Phenom II X4 925 atau procie yg setara. Untuk gampangnya kita ambil Intel Core i3-530 saja. Procie lawas keluaran awal tahun 2010 ini sudah diputus nyawanya oleh Intel (berstatus End-Of-Life) dan masih menggunakan Intel Socket LGA 1156 yg sudah tergolong jadul. Jika ditilik dari skor benchmark-nya adalah 2.577 poin, dan tentu saja masih banyak procie lain yg kinerjanya lebih baik daripada CPU usang ini.

Skor_benchmark_Intel_Core_i3_530
Skor benchmark Intel Core i3-530 @ 2.93GHz

Sedangkan sebagai procie yg setara (atau sedikit lebih baik) dan merupakan procie LGA 1150 termurah yg tersedia di pasaran adalah: Intel Celeron G1840 Tray+Fan Intel LGA 1150. Performanya? Sedikit lebih baik ketimbang Core i3-530. Harganya tergolong sangat murah (maklum, procie lowest-end LGA 1150), yaitu Rp 443.000,- saja.

Skor_benchmark_Intel_Celeron_G1840
Skor benchmark Intel Celeron G1840 @2.80GHz

Jika procie low-end LGA1150 termurah semacam Intel Celeron G1840 saja sudah mampu mengungguli kinerja dari Intel Core i3-530, maka bagaimana dengan yg sedikit lebih mahal diatasnya? Ini dia 'senior'-nya satu tingkat: Intel G3220 Dual Core Box (3.0Ghz, C3Mb, Haswell Series) LGA 1150.

Skor_Benchmark_Intel_Pentium_G3220
Skor benchmark Intel Pentium G3220 (Haswell)

Harga Intel G3220 Dual Core Box pada hari artikel ini ditulis (9/11/2015 pukul 19:55) adalah Rp 725.000,-. Maka sepertinya kita akan memilih procie yg satu ini saja, karena memilih Intel Celeron G1840 rasanya terlalu murah untuk budget Rp 5jt. Untuk kepentingan pemilihan stick RAM nanti, jangan lupa bahwa tipe memory yg didukung adalah RAM DDR3-1333, DDR3L-1333 @ 1.5V.

VGA Card (Video Graphic Accelerator)

VGA_Card_Pixelview_Geforce_GT_640_1GB_DDR3
Untuk kartu grafis, yg direkomendasikan adalah nVidia GeForce 7800 / ATI Radeon X1300 / Intel HD Graphics 3000 atau diatasnya. Pengolah grafis bawaan CPU Intel Graphics HD 3000 dapat ditemui di seri processor Sandy Bridge Core i3 dan di atasnya. Tapi karena kita tidak menggunakan procie tersebut, dan GPU embedded di procie Intel G3220 kemungkinan besar hanya yg setara dengan Intel HD Graphics 2000 saja, maka kita harus memasangkannya dengan sebuah VGA Card.

nVidia GeForce adalah pilihan saya (karena saya tidak terbiasa mengulas ATI, walaupun komputer rakitan pertama saya pada tahun 2006 menggunakan ATI RADEON, tapi kini saya lebih memilih merk NVidia). nVidia GeForce 7800 ini kurang jelas yg dimaksud yg mana, karena ada tiga variannya yg dirilis NVidia pada tahun 2009, yaitu GeForce 7800 GTX 512, GeForce 7800 GTX, GeForce 7800 GT, dan GeForce 7800 GS.

Hanya saja dari segi performa, ketiga kartu ini sama-sama tertinggal jauh bila merujuk ke teknologi yg sudah ada sekarang. Dari segi horsepower, frame rates, dan sebagainya jelas sudah tidak relevan lagi untuk keperluan gaming zaman sekarang meskipun ketiganya telah diberi Video Memory 512MB dan Memory Interface 256-bit, tetap sia-sia bila GPU-nya memang lemot untuk ukuran tahun 2015.

Berikut adalah screenshot dari hasil benchmark GeForce 7800 versi GTX dan GT (skor yg versi GS sudah pasti ada dibawahnya lagi, sehingga tidak perlu ditampilkan ss-nya):

Hasil_benchmark_VGA_Card_GeForce_7800_GT
Hasil benchmark VGA Card NVidia GeForce 7800 GT

Hasil_benchmark_kartu_grafis_GeForce_7800_GTX
Hasil benchmark kartu grafis nVidia GeForce 7800 GTX

Dengan demikian sudah dapat dipastikan bahwa kita tidak akan menggunakan VGA Card ini, selain daripada kinerja kartu grafis yg kurang mumpuni, saya kira pasti sulit juga mencari graphic card ini dalam kondisi baru karena keluaran tahun 2009. Mencari penggantinya gampang-gampang susah, mengapa saya katakan demikian?

Untuk deretan Video Graphic Accelerator yg tersedia di pasaran saat ini, gelar VGA Card termurah tahun 2015 dipegang oleh Axle / Cardex GT 210 1Gb 64Bit DDR3 NVidia PCI Express di harga Rp 395.000,-.

Oh iya, untuk patokan harga saya menggunakan situs Quantum Computer Mangga Dua yg situsnya menurut saya praktis untuk survey harga dan simulasi merakit komputer.

Akan tetapi, belum tentu kita bisa langsung memilih VGA tersebut, karena dari segi performa, hasil benchmark menunjukkan bahwa ia hanya mampu memperoleh nilai 184 saja, alias lebih rendah dari skor 7800 GT (193). Buktinya bisa dilihat di gambar dibawah ini:

Hasil_pengujian_benchmark_GeForce_210_di_bawah_7800_GT
Hasil pengujian benchmark GeForce 210 justru lebih rendah dibanding GeForce 7800 GT

Lalu VGA Card manakah yg pantas untuk kita gunakan dalam merakit PC gaming khusus buat PES 2016 ini?

Jangan khawatir, sebelumnya saya sudah pernah menulis satu artikel tentang Daftar VGA NVidia Terbaik Dengan Harga Dibawah Sejuta Rupiah, bisa dibaca pada artikel tersebut bahwa option termurah dibawah sejuta rupiah dengan pilihan GPU tertinggi (dua digit belakang 40) yg harganya menengah adalah PixelView Nvidia GT 640 1Gb 128Bit DDR3 dengan skor benchmark 1.290 yg dijual seharga Rp 700.000,-.

Performanya? Lumayan untuk kelas GPU low-end! bahkan sepertinya cenderung terlalu berlebihan kalau cuma untuk main PES 2016, tapi kalau memang bagus tapi tetap murah, mengapa tidak?

GeForce GT 640 mampu meraih skor 1.290 poin, atau nyaris 6x lipat kemampuan 9800 GTX

Dengan menggunakan kartu grafis ini, kita sudah melampaui spesifikasi pengolah grafis yg direkomendasikan untuk memainkan game PES 2016 hingga 6 kali lipat lebih jago, dan ini sudah lebih dari cukup. Terlebih lagi untuk CPU sendiri sekitar 23% lebih baik dalam hal nilai benchmark (lagi-lagi benchmark terus yg jadi patokan, paling gampang sih).

Kalau ditotal-total sementara ini untuk procie dan kartu grafis kita sudah menghabiskan Rp 725.000,- untuk processor Intel G3220 Dual Core Box ditambah VGA Card PixelView GT 640 1Gb 128Bit DDR3 NVidia PCI Express seharga Rp 700.000,-, sehingga jumlahnya hanya Rp 1.425.000,-, itu artinya masih ada sisa sekitar Rp 3.575.000,- untuk membeli parts lainnya.

Oleh karena waktu yg menipis dan artikel yg sudah terlalu panjang, mari langsung kita simulasikan saja.

catatan: Dalam simulasi berikut ini, sengaja saya pilihkan monitor ukuran 20" inch agar kepuasan kita saat bermain game PES 2016 tetap terjaga berkat layar yg cukup besar.


KomponenMerkSpekNama BarangHarga
ProcessorIntelHaswell Dual-CoreIntel G3220 Dual Core Box (3.0Ghz, C3Mb, Haswell Series) LGA 1150 Rp725,000.00
VGA CardNvidiaGT 640PixelView GT 640 1Gb 128Bit DDR3 NVidia PCI ExpressRp700,000.00
MotherboardBiostarChipset B85Biostar B85MG intel Socket 1150 Rp778,000.00
RAMTeamDDR3 1333MHzTEAM TPD34GM1333HC9DC01 (2x2Gb), CL 9-9-9-24 DDR3 Rp436,000.00
PSUInfinity450wbundling dengan casing Infinity K-18Rp0.00
Disk DriveToshibaSATA III 7200 RPMToshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch Rp520,000.00
CasingInfinityMid TowerInfinity K-18 + PSU Infinity 450W Rp635,000.00
MonitorBenQLED 20" inchBenQ 20 Inch DL2020 LED Size 20 inch Rp990,000.00
KeyboardPROCATZGaming KeyboardPROCATZ G500 Gaming KeyboardRp95,000.00
MouseMicroPackGaming MouseMicroPack MP-Y4020 (6D) Gaming MouseRp80,000.00
TOTALRp4,959,000.00

Rakit PC Gaming

Beberapa hari yg lalu saya mendapat pertanyaan dari salah satu pengunjung di blog ini yg berencana ingin merakit PC gaming dengan budget 9jt (CPU saja), dan beliau menginginkan gaming rig-nya nanti dipersenjatai dengan processor Intel Core i5 4460 (Haswell) LGA 1150 dan VGA dari NVIDIA serta parts lainnya dari merk yg sudah punya nama dan terkenal akan kualitasnya mengingat akan pentingnya durability untuk pemakaian jangka panjang.

Yg bersangkutan juga meminta saran spek PC seperti apa yg bisa dirakit agar mendapatkan hasil yg optimal (best price & best performance), dengan menggunakan patokan harga dari toko Quantum Computer di Mangga Dua (www.rakit**.com), oleh karena itu saya memutuskan untuk menuliskan artikel ini agar bisa membahas satu persatu parts yg akan kita pilihkan untuk beliau.

  1. CPU (Central Processing Unit)

    Seperti yg sudah disebutkan diatas, ybs menginginkan agar procie yg digunakan oleh gaming PC-nya adalah Intel® Core™ i5-4460 (6M Cache, up to 3.40 GHz), oleh karena itu, tidak ada salahnya kita bahas sedikit tentang processor ini.

    Intel® Core™ i5-4460

    Processor ini merupakan bagian dari procie intel generasi keempat seri Haswell yg diproduksi menggunakan teknologi mikroarsitektur 22nm dan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2014 (tepatnya pada bulan Mei 2014). Situs CPU Boss memberinya nilai 7.6 dari 10, sehingga menggambarkan bahwa CPU ini tergolong sebagai processor kelas menengah ke atas.

    Intel_Core_i5_4460_nilai
    skor yg diberikan CPU BOSS terhadap Intel Core i5 4460

    Spesifikasi

    Teknologi terbaru intel memungkinkan konsumsi daya (TDP / Thermal Design Power) tetap rendah power berkat inovasi power management, dan instruksi terbaru Intel Advanced Vector Extensions 2 (Intel AVX2) yg disertakan memastikan performa putarannya tetap tinggi, melalui kecepatan clock base frequency 3.2 GHz yg dapat dinaikkan lagi dengan mode turbo frequency menjadi 3.4 GHz plus bitrate 64-bit. CPU ini juga telah dilengkapi GPU / grafis terintegrasi Intel® HD Graphics 4600 yg telah ditingkatkan sehingga mampu menghadirkan performa grafik sekelas kartu grafis low-end.

    hasil_pengujian_benchmark_passmark_software
    Hasil pengujian benchmark oleh passmark software memberi nilai skor 6.636 dan menempati peringkat 249.

    Procie ini mampu mendukung dua kanal memory dengan kecepatan bandwith memory maksimal 25.6 GB/s, sedangkan tipe memory yg didukung adalah DDR3-1333/1600, DDR3L-1333/1600 @ 1.5V dengan kapasitas maksimal 32GB (tergantung dari jenisnya). Beberapa fitur unggulan yg mudah dikenali antara lain fitur anti-theft dan turbo boost 2.0. Hasil pengujian benchmark dengan Passmark Software menunjukkan situs cpubenchmark.net memberi skor 6.636 poin untuk Intel core i5-4460 dan sekaligus menempati peringkat 249 dari keseluruhan CPU yg sudah pernah mereka uji sebelumnya.

    Harga

    Sebagaimana dikutip dari situs resmi ark.intel.com, harga konsumen yg direkomendasikan untuk versi BOX adalah senilai $187.00 (Rp 2.538.525,-) dan versi TRAY seharga $182.00 (Rp 2.470.650,-), dengan kurs hari ini pada angka Rp 13.575,- / USD. Situs NewEgg bahkan mencantumkan harga $189.99 alias Rp 2.580.730,-. Sedangkan berdasarkan pantauan AdrianoizE.com harga pada situs rakitan yg dimaksud diatas saat artikel ini ditulis adalah Rp 2.670.000,-.

    (ini cukup mengejutkan, mengingat kemarin sore saya sangat yakin sudah memeriksa situs ini dan harganya masih Rp 2.380.000,-, sehingga saya berani menuliskan di kolom komentar bahwa harganya Rp 2,38jt.) Apakah saya yg salah liat atau memang harga procie ini naik Rp 290.000,- hanya dalam sehari? Kalau kurs USD sih memang naik, kemarin 13.513 dan hari ini 13.575. Update terakhir tanggal 7 November 2015 harga CPU Intel Core i5-4460 versi box di situs tersebut sudah naik lagi menjadi Rp 2.700.000,-.

    Untuk menyiasati hal ini, kita bisa beralih dengan membeli procie Intel I5 4460 Tray+Fan (hanya unit processor plus fan standard saja, tanpa box, yang harganya lebih murah sekitar Rp 285.000,- atau tepatnya di harga Rp 2.415.000,-.

    Yak, lanjut ke VGA Card!

  2. VGA (Video Graphic Accelerator)

    Dari apa yg diutarakan, beliau menginginkan agar VGA Card yg digunakan berasal dari produsen NVidia, dan tentu saja untuk keperluan gaming PC maka yg dicari adalah seri GeForce (bukan Quadro). Berhubung ybs menginginkan merk parts yg punya nama, durable, dan aftersales bagus, maka sebagaimana pernah saya tuliskan mengenai tips memilih merk produsen VGA Card NVidia, maka merk produsen Tier I yg direkomendasikan adalah ASUS, GIGABYTE, dan MSI.

    Dalam dunia merakit komputer gaming, ada pepatah lama yg mengatakan bahwa "Gaming lebih kepada video card ketimbang GPU", oleh karena itu saya akan berusaha untuk memilih VGA Card (GPU) yg paling tinggi kelasnya yg bisa didapat dengan budget tersebut diatas.

    Pertanyaannya, GPU NVidia GeForce yg manakah yg akan kita pilih untuk menemani procie Intel Core i5-4460 tadi? Saya ingin menyarankan GTX 960 untuk performa maksimal. Untuk itu terlebih dahulu saya buatkan daftar VGA Card GTX 960 keluaran ASUS, GIGABYTE, dan MSI yg tersedia di www.rakit**.com diurut berdasarkan harga termurah (pada hari saat artikel ini ditulis / tanggal 5-11-2015). Berikut daftarnya:

    Daftar Harga GTX 960 merk ASUS GIGABYTE MSI


    NomorProdusenGPUSeriKodeVRAMHarga
    1MSINvidiaGeForceGTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC)DDR5 2GBRp3,416,000.00
    2ASUSNvidiaGeForceGTX 960 Turbo OC 2GB DDR5 WhiteDDR5 2GBRp3,495,000.00
    3GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 IXOC 2GB DDR5 (N960IXOC-2GD)DDR5 2GBRp3,550,000.00
    4GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 WINDFORCE 2Gb 128Bit (GV-N960WF2OC-2GD)DDR5 2GBRp3,690,000.00
    5MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 2Gb 128BitDDR5 2GBRp3,762,000.00
    6ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 2GB DDR5 STRIXDDR5 2GBRp3,765,000.00
    7MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 100ME 2Gb 128BitDDR5 2GBRp3,832,000.00
    8GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 OC 4GB 128Bit DDR5 (GV-N960OC-4GB)DDR5 4GBRp3,875,000.00
    9ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 2GB DDR5 BlackDDR5 2GBRp4,035,000.00
    10GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 2Gb 128bit DDR5 (GV-N960G1 GAMING-2GD)DDR5 2GBRp4,285,000.00
    11GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 4Gb 128Bit DDR5 (GV-N960WF2OC-4GD)DDR5 4GBRp4,285,000.00
    12ASUSNvidiaGeForceGTX 960 DirectCU II OC 4GB DDR5 STRIXDDR5 4GBRp4,350,000.00
    13MSINvidiaGeForceGTX 960 Gaming 4GB 128BitDDR5 4GBRp4,354,000.00
    14GIGABYTENvidiaGeForceGTX 960 Gaming 4Gb 128Bit (GV-N960G1 GAMING-4GD)DDR5 4GBRp4,420,000.00

    Sumber: situs Quantum Computer - Mangga Dua, acuan harga yg dipakai adalah harga hari ini tanggal 5/11/2015 pukul 15:29.

    VGA Terpilih: MSI GTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC)

    VGA_Card_MSI_GTX_960_2GB_Tiger_Edition_128Bit_GTX960_2GD5T_OC
    Untuk yg termurah adalah MSI GTX 960 2Gb Tiger Edition 128Bit (GTX960 2GD5T OC), dimana harga yg ditawarkan adalah Rp 3.416.000,-. Tidak usah ditanya seberapa powerful kartu grafis ini, dibekali 1024 CUDA Cores, Memory Clock 7.0 Gbps, kapasitas VRAM sebesar 2 GB dengan data rate DDR5 plus lebar bus 128-bit, tidak mengherankan VGA Card ini dengan mudah mengungguli GTX 660 dalam hal rataan fps (frame per second) saat memainkan game-game berat semacam Assasin's Creed IV: Black Flag, Middle Earth: Shadows of Mordor, Watch Dogs, dan Metro: Last Night. Bahkan games seperti Battlefield 4 dan Batman Arkham Origins enteng saja dilibas hingga dapat 90-120fps!

    Catat bahwa rataan fps itu diperoleh dengan resolusi tampilan 1920x1080 (Full HD), 1xAA (Anti-Aliasing), dan setting Maximum!

    Sebagaimana bisa kita lihat pada tabel pengujian yg dilakukan situs GeForce berikut:

    Performa_Gaming_GeForce_GTX_960
    Performa Gaming GeForce GTX 960 | Sumber: www.geforce.com

    Situs Passmark Software yg beralamat di www.videocardbenchmark.net memberinya skor benchmark 5.975 poin dan menempati peringkat 21 dari keseluruhan video card high-end yg ada di daftar mereka.

    Skor_benchmark_GeForce_GTX_960_passmark
    skor average G3D benchmark GeForce GTX 960 yg diberikan oleh Passmark Software.

    Bahkan situs tersebut menunjukkan bahwa hasil pengujian benchmark NVidia GeForce GTX 960 berhasil mengungguli GTX 680 dan GTX 670 (apalagi GTX 660, jangan ditanya lagi). Sedangkan dari segi value (performa berbanding harga), perolehan indeks koefisiennya mengungguli AMD Radeon R9 290 / 390 dan kakaknya GeForce GTX 970, seperti yg ditunjukkan pada keterangan gambar di bawah ini:

    Perbandingan_GTX_970_vs_680_670_R9_290
    Perbandingan skor benchmark GTX 960 vs GTX 680 dan GTX 670 | sumber: Passmark Software

    Oke, jika fix VGA Card terbaik yg bisa dipilih dengan budget Rp 9jt adalah MSI GTX 960 Tiger Edition, maka dengan demikian, jika ditambahkan dengan harga processor Intel Core i5-4460 seharga Rp 2.670.000,-, maka total biaya untuk kedua parts ini saja kita sudah menghabiskan Rp 6.086.000,-. Luar biasa bukan? Kita hanya menyisakan Rp 2.914.000,- untuk membeli sisa parts seperti Casing, Hardisk, Motherboard, Memory Stick (RAM), PSU, Optical Drive, Fan, dan lain-lain (kemungkinan kita tidak akan bisa memakai SSD). Bisakah CPU ini terwujud?

    Sedikit penampakan si VGA Gahar:

    VGA_Card_MSI_GTX_960_2GB_Tiger_Edition_128Bit_GTX960_2GD5T_OC
    Paket dalam box MSI GeForce GTX 960 2GB OC Tiger Edition

    msi_gtx_960_tiger_edition_2gb_ddr5_128bit
    Paket penjualan MSI GeForce GTX 960 OC 2GB Tiger Edition

  3. Motherboard

    Mengingat kita sudah menghabiskan hampir 70% dari budget yg tersedia untuk memilih procie dan VGA berkualitas, maka mau tidak mau kita harus bermain budget di parts lainnya. Sebagaimana yg pernah saya tuliskan di artikel ini: Tips Memilih Motherboard Intel Socket LGA 1150: Perbedaan MoBo dengan Chipset B85, H81, H87, H97, Z87, dan Z97, maka kita sebaiknya memilih minimal yg ber-chipset B85 (karena memilih yg Z87 / Z97 akan membuat kita kehabisan budget).

    Motherboard_ASRock_B85M_HDS_MoBo
    Salah satu pilihan termurah adalah ASRock B85M-HDS Intel LGA 1150 yg dijual seharga Rp 940.000,-. ASRock bukanlah merk ecek-ecek, mereka adalah perusahaan spin-off dari ASUS yg awalnya ditujukan untuk menyaingi Foxconn dalam memproduksi OEM, hingga akhirnya meraih popularitas sebagai produsen hardware PC kategori Tier II untuk membantu ASUS bersaing di pasaran kelas menengah ke bawah.

    Kini ASRock merupakan perusahaan produsen Motherboard terbesar ketiga di dunia, dan cukup sukses dengan seri MoBo "Fatal1ty", yaitu motherboard khusus gaming yg dirancang bekerjasama dengan Johnathan Wendel, jawara gamer yg dikenal dengan gamertag "Fatal1ty", pemegang rekor juara FPS World Games championship sebanyak 12 kali.

    Saya rasa pilihan chipset B85 ini cukup mengingat dengan CPU dan VGA yg sudah mantap seperti tadi, maka kita tidak membutuhkan terlalu banyak fitur seperti overclock maupun SLI / Crossfire untuk meningkatkan performa lagi.

    Jika ada yg mengatakan bahwa "kok komputer gaming pakai chipset B85? Harusnya kan pakai Motherboard chipset Z yg khusus gaming juga?" Tinggal dijawab saja bahwa faktanya Motherboard tidak berpengaruh secara langsung terhadap performa gaming sebuah PC. MoBo hanya membedakan fitur-fitur yg ditawarkan masing-masing chipset, seperti misalnya overclockability, jumlah port SATA, support crossfireX / SLI, interface BIOS, dll. Kembali lagi ke pernyataan diatas, gaming lebih kepada GPU ketimbang CPU (apalagi Motherboard).

    Lagipula kalaupun nanti ada rejeki lebih, bisa ganti ke ASRock Fatal1ty Z87 Killer atau yg chipset Z97 sekalian. Bahkan pengen merk VGA disamain dengan merk Motherboard juga bisa, misalnya pakai MSI Z97 GAMING 5 LGA 1150 Intel Z97 HDMI SATA 6Gb/s, tapi itu nanti dulu, sekarang karena budget sudah termakan 6jt, hanya tersisa kurang dari 3jt, maka sekarang kita ngirit-ngirit dulu beli MoBonya (setidaknya sudah merk ASRock, produsen ketiga terbesar dunia, plus chipset-nya bukan H81 tapi B85). He he he..

  4. RAM (Random Access Memory)

    corsair-cmy8gx3m2a1600c9a-vengeancepro-black-pcbheatsink-with-gold-accent-4gb-ddr3-1600-x-2-desktop-memory-kit
    Untuk game-game kelas berat masa kini, RAM 8GB adalah kapasitas ideal untuk menjaga PC gaming Anda memiliki ingatan jangka pendek yg mencukupi dalam menjalankan aplikasi yg sifatnya memory-intensive maupun multitasking.

    Mengingat jenis memory yg didukung oleh procie Intel Core i5-4460 adalah tipe DDR3-1333/1600 dan DDR3L-1333/1600 @ 1.5V, maka untuk stick RAM 1600MHz berkapasitas 8GB yg paling murah (sekaligus merknya bagus, sehingga tidak perlu memilih merk low-end) adalah: Corsair CMY8GX3M2A1600C9A (2X4Gb) GOLD Vengeance Pro (Intel Haswell) DDR3 1600 seharga Rp 820.000,-.

  5. HDD (Hard Disk Drives)

    Sudah sy sebutkan diatas, bahwa kemungkinan besar kita tidak akan bisa menggunakan SSD untuk mengejar kecepatan loading OS dan beberapa games yg sering kita mainkan. Oleh karena atas nama pressing budget, kita hanya akan menggunakan Harddisk 3.5 inch tradisional dan ukurannya pun tidak besar-besar amat (hanya yg 500GB saja).

    Pertimbangannya adalah jika hanya untuk keperluan gaming, maka HDD berkapasitas 500GB sudah cukup untuk meng-handle OS dan instalasi belasan game-game berat. Kalaupun ingin menyimpan file-file multimedia semacam film full HD dsb, bisa menggunakan harddisk eksternal atau tinggal menambahkan satu/beberapa hardisk internal di kemudian hari. Sekali lagi, pemilihan harddisk 500GB hanya dikarenakan effisiensi budget dan tidak mempengaruhi performa gaming PC yg akan dirakit.

    Toshiba_Sata_III_500Gb_7200rpm
    Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch

    Kalau soal pilihan termurah ya Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch yg harga jualnya hari ini Rp 520.000,-. Tapi kalau masih ingin menaikkan storage dua kali lipat hanya perlu menambah Rp 150.000,- lagi sudah bisa dapat Seagate SATA III 1 TB 7200RPM 3.5 Inch (Garansi Distributor Resmi 2 Tahun) HDD Internal 3,5 Inch. Idealnya mungkin WD Caviar Black, tapi lagi-lagi kita terbentur budget karena sudah memilih VGA Card si "Edisi Macan" yg sangar diatas.

  6. PSU (Power Supply Unit)

    Untuk PSU, kita bisa dengan mudah mengetahui suplai daya listrik minimal yg dibutuhkan untuk menghidupkan system PC yg sudah dirakit dengan menggunakan Power Supply Calculator.

    Klik disini untuk mengetahui cara menghitung daya listrik minimum PSU: Tips Menghitung Watt Power Supply Unit (PSU) PC Anda.

    Berdasarkan hitung-hitungan menggunakan PSU calculator tersebut, suplai daya minimal yg dibutuhkan oleh PC rakitan dengan procie Intel Core i5-4460 (Haswell) 3.2GHz LGA 1150, Memory 8GB DDR3, Video Card NVidia GeForce GTX 960, motherboard jenis desktop, dan 1 buah Hard Drives SATA 7200 RPM adalah sekitar 319 watt.

    Power_Supply_Unit_PSU_Calculator_PC_Gaming_Rakitan
    Hasil perhitungan menggunakan Power Supply Calculator Cooler Master.

    Itu artinya, sebuah PSU dengan kapasitas suplai daya 350W saja sudah cukup untuk mensuplai daya kepada system komputer yg kita rakit dengan spesifikasi tersebut diatas (seperti misalnya Cooler Master Elite Power 350W yg harganya Rp 445.000,-). Tapi apa tega kita membiarkan system komputer yg sudah kita bangun dengan sangat hati-hati plus pemilihan parts yg terbaik kemudian dipasok dengan daya pas-pasan seperti itu? Maka dari itu saya menyarankan untuk menggunakan PSU dengan kapasitas tidak kurang dari 500w.

    Saya sendiri sebenarnya menyukai PSU Corsair, karena seri CX yg saya gunakan tetap awet selama bertahun-tahun. Namun untuk menghemat Rp 100rb-an, kita gunakan saja Cooler Master Thunder 500W A/EU CABLE yg harganya Rp 845.000,-. PSU merk CM ini juga cukup teruji kualitasnya, dan bukan PSU abal-abal kelas low-end seperti yg banyak ditemukan dalam PSU bundling dari bawaan casing yg berharga murah seperti Ac* Pow*r misalnya.

    Ups, alarm sudah berbunyi, sepertinya kita telah melewati budget 9 juta. Dan sepertinya harus ada penyesuaian budget dengan mengubah satu atau beberapa parts seperti misalnya memilih PSU yg sepaket dengan casing, maupun mengganti merk VGA Card dari MSI, tetapi masih tetap yg berbasis GPU NVidia GeForce GTX 960.

    Okeh, siapa tau kita bisa ngirit di casing..

  7. Casing

    Untuk parts yg satu ini sebenarnya tidak ada kaitannya dengan performa sebuah PC Gaming, tapi apa yg ditentukan olehnya merupakan sesuatu yg cukup prinsip: PENAMPILAN!

    Selain dari bahan, kualitas, daya tahan, serta fitur tambahan, casing sebenarnya bisa menggunakan pilihan mana saja. Tapi kembali lagi ke pemilik komputer rakitan, apa memang rela sebuah PC yg sudah dirakit dengan susah payah dengan parts pilihan, pada akhirnya diberi sebuah rumah yg kualitas serta tampilannya biasa saja?

    Setelah saya browsing, teringat dengan PSU 500w yg sebelumnya merk Cooler Master, ternyata di rakitan.com tersedia pilihan Cooler Master K380 Gaming with PSU Elite 500W dengan harga Rp 1.120.000,-. Oleh karena jika dibeli terpisah maka casing Cooler Master K380 Gaming (Rp 760.000,-) ditambah Cooler Master Elite V2 500W (Rp 720.000,-) totalnya Rp 1.480.000,-, maka dengan membeli sepaket sekalian kita dapat melakukan penghematan sebesar Rp 360.000,-.

    Berikut tampilan casing yg kita pilihkan:

    Casing_Cooler_Master_K380
    Casing Cooler Master K380

    Product_Highlight_Cooler_Master_K380
    Product Highlight Casing Cooler Master

    Airflow_Diagram
    AirFlow Diagram Casing Cooler Master K380.
    sumber: google images

  8. HSF (Heat Sink Fan)

    Pendingin CPU / HSF bisa dibeli belakangan. Lagipula kita sudah membeli procie berikut fan standar bawaan pabrikan Intel (procie Intel Core i5-4460 tray+fan), sehingga itu saja sementara ini sudah cukup untuk penggunaan normal tanpa mengutak-atik procie seperti misalnya di overclock. Thermal paste biasanya sudah diberi gratis (yg kualitas standar) oleh tempat dimana kita merakit komputer.


  9. Total Biaya Merakit Gaming PC

    Oke, kita masuk ke bagian terakhir. Merekapitulasi total pembelian parts komputer rakitan yg telah kita susun diatas. Berikut adalah screenshotnya:

    Simulasi_Rakitan_Com
    Simulasi merakit PC Gaming di situs www.rakitan.com

    Berhubung ternyata tetap overbudget sekitar Rp 231.000,-, maka dapat diakali dengan mengganti merk VGA yg sebelumnya memakai MSI, menjadi merk WINFAST, sehingga hasilnya seperti screenshot di bawah ini:

    Simulasi_Rakitan_Com_jika_Menggunakan_VGA_Winfast
    Simulasi di rakitan.com jika menggunakan VGA WinFast

    Dengan mengganti merk VGA, maka total biaya langsung berkurang menjadi Rp 8.665.000,- dan masih ada sisa dana sekitar Rp 335.000,- sehingga dapat digunakan untuk upgrade parts lainnya yg dirasa perlu.

Merakit Komputer Gaming

Dalam salah satu artikel tentang cara merakit komputer gaming di blog ini, saya mendapatkan pertanyaan seperti ini:

Mas adrian, saya mau tanya untuk budget 4 jutaan bisa kasih advice buat pc gaming? karna ane baru kerja jadi budget belum ada banyak..terima kasih.

Sehingga untuk menjawab dengan lebih rinci, maka saya memutuskan untuk menulis artikel tersendiri agar tidak memakan banyak space di kolom komentar.

Advice merakit pc gaming dengan budget 4 jutaan

Merakit komputer buat nge-game alias PC gaming dengan budget 4 juta secara teori masih dimungkinkan, tapi masih tergantung dari jenis game yg akan dimainkan menggunakan PC tersebut.

Kalau untuk game berat semacam GTA V saya agak ragu, tapi mari kita ambil contoh, katakanlah kita ingin membangun sebuah komputer gaming untuk bermain game DotA 2. Permainan multiplayer online battle arena DotA 2 yg diluncurkan pada tahun 2013 ini diketahui tidak membutuhkan kualitas grafis yg terlalu berat.

System Requirements yg Direkomendasikan Untuk DotA 2

Situs SystemRequirementsLab.com mencantumkan keterangan bahwa spesifikasi minimal yg diperlukannya adalah: CPU dengan kecepatan setara Intel Dual core atau AMD pada frekuensi 2.8 GHz, RAM 4 GB, OS Windows 7, sebuah soundcard, dan VGA Card minimal NVidia GeForce 8600 / 9600GT atau ATI/AMD Radeon HD2600/3600.

Minimum_System_Requirements_DOTA_2
Mininum System Requirements untuk Game Multiplayer Online DOTA 2 | SystemRequirementsLab.com

Sedangkan situs Dota Wiki mencantumkan keterangan spek atau spesifikasi PC yg disarankan berdasarkan recommended System Requirements untuk game DotA 2 adalah sebagai berikut:

Official_Recommended_System_Requirements_DotA_2
Official Recommended System Requirements game DotA 2 | sumber: DotA 2 Wiki

Dengan demikian, berdasarkan data-data diatas, dapat kita simpulkan bahwa spek yg direkomendasikan dalam merakit komputer untuk memainkan game DotA 2 adalah sebagai berikut:

PartsSpesifikasi yg direkomendasikan
CPU / ProcessorIntel Core 2 Duo 2.8GHz
VGA Card/Kartu GrafisNVidia GeForce 7600/8600/9600GT atau ATI X1600/ ATI/AMD Radeon HD 2600/3600 yg kompatibel dengan DirectX 9
RAMminimal 4GB keatas
Sound cardYa
OSWindows 7

Oke lanjut, kita bahas satu persatu spesifikasi parts yg akan kita gunakan.
  • CPU / Processor

    Procie Intel Core 2 Duo sudah sangat ketinggalan zaman jika kita ingin membangun sebuah komputer rakitan saat ini, karena platform Core 2 Duo adalah merk dagang microprocessor seri Intel Core 2 keluaran tahun 2006 hingga 2011 yg kini sudah dihentikan produksinya sejak lama.

    Salah satu procie Core 2 Duo dengan clock speed 2.8GHz adalah CPU Intel Core 2 Duo E7400 2.8 GHz 3 MB L2 Cache Intel Socket LGA 775 yg dirilis pada bulan Oktober tahun 2008.

    Walaupun sudah di-discontinued alias tidak lagi diproduksi sejak lama, bukan berarti processor ini sudah tidak dijual. Procie ini masih tersedia di Indonesia dan dapat dibeli dengan harga hanya Rp 159.000,- saja. Sangat murah bukan?

    Hasil_benchmark_Intel_Core2_Duo_E7400_2_80_GHz
    Hasil benchmark procie Intel Core2 Duo E7400 @2.80GHz | Passmark Software

    Walaupun demikian, mengingat procie ini masih menggunakan Intel socket LGA 775, maka menjadi sangat riskan sekali untuk merakit sebuah komputer gaming PC di tahun 2015 ini karena tidak lama lagi deretan procie dengan intel socket LGA 775 akan segera menghilang dari peredaran (bahkan situs resmi Ark Intel tidak hanya tersemat label "End of Life" saja pada procie ini, melainkan mencantumkan keterangan "End of Interactive Support" alias mereka sudah tidak memberikan dukungan update driver bagi CPU tersebut), oleh karena itu tidak ada salahnya jika kita naikkan sedikit spek CPU misalnya dengan menggunakan Intel Pentium G640 @ 2.80GHz Intel socket LGA 1155 dan Anda bisa mendapatkan lonjakan performa hingga nyaris 1,5 kali lipat lebih baik ketimbang Core2 Duo E7400.

    Hasil_benchmark_CPU_Intel_Pentium_G640_%2540_2_80_GHz
    Hasil benchmark CPU Intel Pentium G640 @ 2.80GHz | sumber: Passmark Software
    Procie ini berbasis socket LGA1155 sehingga walaupun kini sudah ada penggantinya yakni socket LGA1150 dan LGA 1151, Anda tidak perlu khawatir dengan ketersediaan parts ataupun support dan masih bisa di upgrade di masa mendatang setidaknya hingga tiga sampai empat tahun lagi. Harga yg ditawarkan oleh procie ini juga cukup ramah di kantong, yaitu hanya sekitar Rp 616.000,- saja.

    Sebenarnya masih bisa lebih murah jika menggunakan Intel Pentium G630 @ 2.70GHz seharga Rp 525.000,-, tapi karena minimum requirements di situs SystemRequirementsLab.com diatas sudah menyebutkan di kolom CPU speed yg mensyaratkan penggunaan minimal "Dual Core from Intel or AMD at 2.80 GHz", maka kita nurut saja pakai CPU yg "CPU speed-nya" 2.8 GHz sesuai rekomendasi mereka.

  • VGA Card / Kartu Grafis

    Diantara semua kartu grafis yg direkomendasikan, yaitu NVidia GeForce 7600/8600/9600GT atau ATI X1600/ ATI/AMD Radeon HD 2600/3600, hanya 9600 GT yg memiliki kinerja paling atas, itupun skor benchmark-nya hanya 749 poin saja, tapi itu masih lebih mending daripada 7600 GT (skor 182 poin), 8600 GT (skor benchmark 255 poin), Radeon X1600 (90 poin), ATI/AMD Radeon 2600 (305 poin). Sayangnya kartu-kartu grafis yg saya sebutkan tadi sudah tidak ada lagi yg menjualnya di Indonesia. Kalaupun ada mungkin itu dalam kondisi bekas, dan kalaupun baru pasti sangat sedikit toko yg masih menyimpan stoknya (bahkan mungkin tidak ada lagi).

    Sehingga dengan demikian saya menyarankan untuk menaikkannya ke VGA entry level lainnya seperti misalnya Digital Alliance Radeon HD 6570 1Gb 128Bit DDR3 Ati Radeon PCI Express (757 poin) di harga Rp 600.000,- atau PixelView NVidia GT 630 Kepler 1Gb 64Bit DDR3 NVidia PCI Express (799 poin) yg dijual seharga Rp 500.000,- saja. Kalau saya pribadi sih sejak dulu memang penggemar NVidia sehingga lebih memilih untuk merekomendasikan NVidia GeForce GT 630, selain harganya lebih murah 100rb, hasil benchmark justru menunjukkan skor yg lebih baik ketimbang Radeon HD 6570.

  • Motherboard

    Kita tidak membutuhkan motherboard dengan banyak fitur, karena jelas kita mencari MoBo termurah yg tersedia di pasaran. Pilihan yg tersedia adalah Esonic H61 intel Socket 1155, harganya adalah Rp 474.000,-.

  • RAM

    Berhubung jenis memori yg didukung oleh Intel Pentium G640 @ 2.80 GHz adalah yg berjenis DDR3 1066 MHz, maka RAM dengan kapasitas 4GB paling murah yg bisa kita dapatkan adalah merk TEAM TAD34096M1066HC7-S Mac Edition 4Gb 1066 DDR3 yg dijual seharga Rp 583.000,-.

    Selain itu memory jenis ini memang cukup langka di pasaran, tidak banyak toko yg menyediakan jenis memory DDR3 1066MHz sehingga menjadikan pilihannya menjadi sangat terbatas.

  • Harddisk 3.5inch

    Sebenarnya demi menghemat budget tadinya saya ingin menyarankan menggunakan Seagate Sata II 160Gb 3.5 inch Int 3,5 Inch yang harganya sangat murah, hanya Rp 165.000,- saja. Akan tetapi selain dari koneksi SATA II, kapasitas 160GB terasa sangat kecil sekali jika menilik kebutuhan media penyimpanan data pada masa kini. Sehinga saya mengganti pilihan tersebut dengan Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch seharga Rp 524.000,-

  • Sound card

    Saya tidak terlalu mengerti tentang Sound Card, karena memang belum pernah menggunakan sound card pada PC saya. Tetapi karena game ini membutuhkan sound card sebagai bagian dari rekomendasi spek yg diberikan oleh situs-situs tersebut, maka oleh karena itu langsung saja saya merekomendasikan Enermax AP001E USB Sound Card (DAC), Earphone Sound Card yg dijual seharga Rp 285.000,-.

  • Casing + PSU

    Untuk menghemat budget, tentunya kita terpaksa untuk memilih casing yg sudah termasuk CPU built in di dalam paket penjualannya. Pilihan yg paling murah sebenarnya adalah Ace Power VITA with PSU 400W Black / Blue / Red yg harganya Rp 299.000,-, tapi karena saya secara pribadi meragukan kapasitas output daya PSU-nya benar-benar 400w, maka saya lebih menyarankan untuk menggunakan Power Logic Azzura GT5 + PSU 600W + Slot USB 3.0 yg dijual seharga Rp 375.000,- (lebih mahal Rp 76.000,-).

    Kalaupun output dayanya jeblok, setidaknya real continuous power masih bisa dapat 400-500w.

  • Optical Drive

    Tidak usah basa-basi, langsung saja pakai optical drive Samsung DVD R/W SATA OEM seharga Rp 160.000,-.

    Parts ini tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap kinerja PC Gaming yg sedang Anda rakit.

  • Windows 7

    Saya tidak akan menyarankan Anda untuk membeli / menggunakan software bajakan, akan tetapi pilihan terserah Anda, sehingga saya tidak akan memasukkan ini ke dalam budget untuk merakit komputer gaming idaman Anda.

  • Monitor LED

    Untuk sementara monitor LED termurah adalah AOC 15.6 Inch E1670SWU LED Size 15 inch seharga Rp 740.000,-, akan tetapi, efek dari penggunaan monitor LED ini adalah budget yg seharusnya hanya 4.000.000,- rupiah membengkak menjadi Rp 4.257.000,-. Tapi menabung Rp 257.000,- saya rasa bukan masalah untuk seseorang yg sebelumnya sudah punya modal 4 jutaan.

    Untuk menjadikannya kembali ke angka 4 juta (bahkan 3,9jt), tinggal hilangkan saja add-on USB sound card seharga Rp 285.000,- yg sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, sehingga total biaya merakit PC gaming idaman Anda menjadi hanya Rp 3.972.000,-.


Berikut ini adalah rekapannya:

PartsSpesifikasiHarga
Processor Intel Socket LGA1155Intel Pentium G640 Tray+Fan (@2.8Ghz, C3MB) socket LGA 1155 Rp616,000.00
Motherboard Intel Socket 1155 Esonic H61 intel Socket 1155 Rp474,000.00
Memory DDR3 1066 MHz 4GBTEAM TAD34096M1066HC7-S Mac Edition 4Gb 1066 DDR3 Rp583,000.00
Harddisk Internal 3.5inchToshiba Sata III 500Gb 7200rpm 3.5 Inch (Garansi 2 Thn)Rp524,000.00
VGA Card Nvidia GeForcePixelView GT 630 Kepler 1Gb 64Bit DDR3 NVidia PCI Exp. Rp500,000.00
Casing Mid.Tower + PSU 600wPower Logic Azzura GT5 + PSU 600W + Slot USB 3.0 Rp375,000.00
Optical DriveSamsung DVDRW SATA OEM Internal Rp160,000.00
Monitor LED 15.6inchAOC 15.6 Inch E1670SWU LEDRp740,000.00
Add on Card ENERMAX AP001 Enermax USB Sound Card (DAC) Sound Card Rp285,000.00
Grand TotalRp4,257,000.-

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!
Previous PostPostingan Lama Beranda