Intel Core i3-4130

  • Produsen: Intel Corporation
  • Harga di Inggris: (pada tanggal 14 November 2013): £89 (sudah termasuk PPN) / sekitar 1,7jt
  • Harga di Amerika Serikat (14 November 2013): $130 (diluar pajak) / sekitar 1,5jt
  • Harga di Indonesia (8 Agustus 2014): Rp 1.221.000,- (sumber: http://www.rakitan.com/simulasi.php)

Kami biasanya memiliki akses yang mudah untuk mencari informasi tentang Intel's Core i3 dan CPU seri Pentium dari pihak intel tetapi perusahaan chip raksasa tersebut secara mengejutkan menutup mulut tentang seri terbaru (pada akhir 2013) dari line-up CPU generasi Haswell milik Intel ini.

Mereka juga melakukan hal yang sama ketika menjelang diluncurkannya versi yang lebih tinggi yakni Core i5-4670K dan Core i7-4770K yang dirilis sebelumnya.

Salah satu alasan yang paling masuk akal atas tindakan Intel Corporation tersebut adalah untuk tetap memberi ruang bagi penjualan CPU Intel generasi kedua berbasis Sandy Bridge Core-i3 yang masih tetap tersedia di pasaran dan berada di kisaran harga yang nyaris sama. Ini juga berlaku untuk motherboard LGA 1155 murah yang akan dipasangkan dengan mereka. Tampaknya mereka khawatir konsumennya akan langsung beralih ke Intel Core 13-4130 ketimbang membeli versi yang lebih lawas, dengan selisih harga yang sangat tipis. Sehingga hal tersebut akan meninggalkan CPU Sandy Bridge yang sudah terlanjur diproduksi tidak dapat terjual.


H81 dan H85

Sebuah surplus yang entah seharusnya dikeluarkan ke pasaran atau tidak, faktanya tetap motherboard LGA 1150 dibanjiri produk yang murah, yang dijual seharga kurang dari Rp 800.000,- jika Anda sedang mencari model motherboard yang berbasis chipset H81 dan B85. Dengan telah ditanamkannya socket yang lebih awet / tahan lama dari tipe LGA 1150 plus CPU dengan generasi yang lebih baru, jika Anda membeli system Intel yang murah, maka membeli CPU dan Chipset selain LGA 1150 dapat dikatakan sebuah pilihan yang kurang bijaksana.

Bagaimanapun juga, sebelum kita merekomendasikan CPU yang sedang kita cari disini, masi kita melihat lebih dekat. Intel Core i3-4130 berharga sekitar £90 poundsterlings - kurang lebih sama dengan sepupunya dari seri CPU Sandy Bridge dan Ivy Bridge yang masih beredar di pasaran, seperti misalnya Intel Core i3-3220.

Mereka juga memiliki clock speed yang mirip-mirip, 3.4GHz, yang merupakan clock speed yang sama dengan generasi sebelumnya Core i3-3240, dengan kedua CPUs tersebut tidak dilengkapi fitur Turbo Boost tetapi sudah mendukung Hyper-Threading, memberikan dua logical cores sebagai tambahan pada dua physical cores. Mereka juga memiliki jumlah cache yang identik, yakni 3MB L3 cache.

Konsumsi daya tidak banyak berubah, utamanya sehubungan dengan fakta bahwa kedua seri processor Intel tersebut (Ivy Bridge and Haswell), kedua produk Core i3 CPUs dari seri itu adalah didasarkan pada teknologi 22nm (nano meter), dengan hanya dibedakan oleh architecture accounting hanya untuk penurunan 1Watt saja, atau tepatnya pengurangan konsumsi daya dari 55W ke 54W untuk model konsumsi dayanya yang non-low power.

Bagaimanapun juga, sebagai sebuah porsi dari regulasi voltase yang telah ditransfer ke dalam CPU generasi keempat intel, perbedaan ini mungkin akan lebih terasa, oleh karena daya tarik utama Haswell adalah pada konsumsi dayanya yang jauh lebih rendah.

Intel's HD Graphics mungkin merupakan peningkatan yang paling besar dari semuanya, sudah di-upgrade ke HD 4400 yang menyatu dengan Core i3-4130. GPU ini juga mampu untuk mengalahkan semua pendahulunya, hingga kecepatan 350MHz, sebagaimana berlawanan dengan kecepatan 650MHz untuk Intel Core i3-3240 - Sisa dari spesifikasinya adalah kurang lebih sama dengan pendahulunya, tetapi jika Anda ingin membaca lebih banyak lagi tentang Haswell, silakan baca keterangan spesifikasinya di bawah ini:


Spesifikasi Intel Core-i3-4130

  • Frekuensi: 3.4GHz
  • Core: Haswell
  • Proses manufakturing: 22nm
  • Jumlah cores: 2 physical, 2 virtual
  • Cache L1: 4 x 32KB, L2 2 x 256KB, L3 3MB (shared)
  • Memory controller Dual-channel DDR3, up to 1,600MHz
  • Packaging LGA1150
  • Thermal design power (TDP) 54W
  • GPU Intel HD 4400
  • Features Hyper-Threading, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, SSE4, SSE4.2, EM64T, F16C, Quick Sync Video

Sumber: http://www.bit-tech.net/hardware/2013/11/14/intel-core-i3-4130-haswell-review/1

Intel Socket

Seiring dengan hadirnya Intel Socket LGA 1151, maka turut pula hadir deretan procie dengan socket terbaru keluaran Intel tersebut. Akan tetapi, apa sebenarnya perbedaan diantara semua jenis socket Intel yg telah dirilis selama ini? Berikut ini adalah sejumlah perbedaan antara Intel Socket LGA 775, 1156, 1155, dan 1150 agar Anda tidak perlu lagi bingung membedakannya.



LGA 775


LGA 775, juga dikenal sebagai Socket T, adalah socket processor Intel untuk desktop CPU (Central Processing Unit). LGA merupakan singkatan untuk "Land Grid Array". Tidak seperti sebelumnya pada socket CPU yang umum digunakan, seperti misal pendahulunya Socket 478, LGA 775 tidak memiliki lubang socket; sebagai gantinya, ia memiliki 775 pin yang menonjol sebagai titik kontak sentuh pada bagian bawah prosesor (CPU).

Soket ini kemudian digantikan oleh LGA 1156 (Socket H) dan soket LGA 1366 (Socket B).

FSB protocol AGTL+ pada frequensi FSB 133 MHz (533 MT/s), 200 MHz (800 MT/s), 266 MHz (1066 MT/s), 333 MHz (1333 MT/s), dan 400 MHz (1600MT/s).

Socket ini sempat merajai penggunaan CPU di dunia dengan produk Intel yang membuat Intel sangat terkenal dengan kampanye iklan mereka yang berslogan "Intel Inside"

Seri produk mereka antara lain:
  • Intel Pentium 4 (2.60 - 3.80 GHz)
  • Intel Celeron D (2.53 - 3.60 GHz)
  • Intel Pentium 4 Extreme Edition (3.20 - 3.73 GHz)
  • Intel Pentium D (2.66 - 3.60 GHz)
  • Intel Pentium Extreme Edition (3.20 - 3.73 GHz)
  • Intel Pentium Dual-Core (1.40 - 3.33 GHz)
  • Intel Core 2 Duo (1.60 - 3.33 GHz)
  • Intel Core 2 Extreme (2.66 - 3.20 GHz)
  • Intel Core 2 Quad (2.33 - 3.00 GHz)
  • Intel Xeon (1.86 - 3.40 GHz)
  • Intel Celeron (1.60 - 2.40 GHz)

Socket generasi sebelumnya: Socket 478

Suksesor:
  • LGA 1156
  • LGA 1366




LGA 1156

LGA 1156, juga dikenal sebagai Socket H atau H1, merupakan socket Intel yang diperuntukkan bagi CPU desktop. LGA singkatan untuk "Land Grid Array" (kala diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi: "grid tanah array"). Penerus dari socket ini yang kompatibel adalah LGA 1155.

LGA 1156, bersama dengan LGA 1366, dirancang untuk menggantikan LGA 775. Jika socket yang sebelumnya yakni LGA 775, prosesor terhubung ke Northbridge menggunakan Front Side Bus, LGA 1156 prosesor mengintegrasikan fitur tradisional yang terletak di northbridge ke dalam prosesor itu sendiri.

LGA 1156 socket memungkinkan koneksi berikut dibuat dari prosesor ke seluruh sistem:
  • PCI-Express 2.0 × 16 untuk komunikasi dengan kartu grafis. Beberapa prosesor memungkinkan koneksi ini akan dibagi menjadi dua × 8 jalur untuk menghubungkan dua kartu grafis. Beberapa produsen motherboard menggunakan NF200 Chip Nvidia untuk memungkinkan lebih banyak kartu grafis yang akan digunakan.
  • DMI untuk komunikasi dengan Platform Controller Hub (PCH). Ini terdiri dari PCI-Express 2.0 × 4 koneksi.
  • FDI untuk komunikasi dengan PCH. Ini terdiri dari dua koneksi DisplayPort.
  • Dua saluran memori untuk komunikasi dengan DDR3 SDRAM. Kecepatan clock memori yang didukung akan tergantung pada prosesor.

LGA 1156 socket dan prosesor dihentikan sekitar tahun 2012, dan digantikan oleh LGA 1155 socket. LGA 1366 dihentikan pada saat yang sama.

Processor yang Didukung oleh LGA 1156:

Semua processor bersocket LGA 1156 dan motherboard yang dibuat sampai saat ini adalah interoperable, sehingga memungkinkan untuk beralih di antara Celeron A, Pentium, Core i3 atau Core i5 dengan grafis terintegrasi dan Core i5 atau Core i7 tanpa grafis. Namun, dengan menggunakan sebuah chip dengan grafis terintegrasi pada motherboard P55 (selain kemungkinan membutuhkan update BIOS) tidak mengizinkan penggunaan prosesor grafis on-board, dan juga, menggunakan chip tanpa grafis terintegrasi pada H55, H57 atau Q57 motherboard tidak akan mengizinkan penggunaan port grafis motherboard.




LGA 1155


LGA 1155, juga disebut Socket H2, merupakan mikroprosesor Intel socket kompatibel yang mendukung mikroprosessor Intel Sandy Bridge dan Ivy Bridge.

Socket ini tidak kompatibel dengan processor performa tinggi untuk desktop dan server Intel yang dirancang untuk socket LGA 2011.

LGA 1155 dirancang sebagai pengganti LGA 1156 (dikenal sebagai Socket H). LGA 1155 memiliki 1.155 pin menonjol untuk melakukan kontak dengan bantalan pada prosesor. Pin tersebut diatur dalam array 40x40 dengan pusat kekosongan (bagian tengah socket yang dikosongkan) 24x16; lebih lanjut 61 pin yang dihilangkan, 2 pin berdampingan dengan bagian tengah yang dikosongkan dan 59 dalam kelompok-kelompok di sekelilingnya, yang menghasilkan 1600-384-61 = 1.155 jumlah pin. Prosesor dari LGA 1155 dan LGA 1156 socket tidak kompatibel satu sama lain karena mereka memiliki socket takik yang berbeda. Namun, sistem pendingin yang kompatibel antara kedua LGA 1155 dan LGA 1156 socket, dikarenakan sebagai prosesor, mereka memiliki dimensi yang sama, profil dan konstruksi, dan produksi panas yang sama.

dukungan USB 3.0 terpadu hadir di Z75, Z77, H77, Q75, Q77 dan B75 chipset ditujukan untuk Ivy Bridge CPU. Lihat daftar chipset Intel untuk daftar lengkap socket 1155 chipset.

Pada generasi selanjutnya, LGA 1150 kemudian telah diluncurkan untuk menggantikan LGA 1155.

Untuk selanjutnya, LGA 1150 dibagi ke dalam dua jenis chipset:
  • Chipset Sandy Bridge
  • Chipset Ivy Bridge

Chipset Sandy Bridge

Semua chipset Sandy Bridge, kecuali Q65, Q67 dan B65, mendukung Sandy Bridge dan Ivy Bridge CPU tetapi harus melalui upgrade BIOS terlebih dahulu. Prosesor berbasis Sandy Bridge secara resmi mendukung hingga memori DDR3-1333, namun dalam praktiknya kecepatan memory hingga DDR3-2133 telah diuji dan bekerja dengan sukses di chipset ini.

The chipset H61 hanya mendukung satu DIMM dua sisi per-channel memori dan karena itu terbatas pada 16 GB bukan 32 GB seperti yang didukung oleh chipset lainnya. Pada motherboard dengan empat slot DIMM, hanya empat single-sided DIMM yang dapat diinstal.

Berikut ini adalah tabel perbandingan pada fitur chipset Sandy Bridge LGA 1155 yang diambil dari Wikipedia


Chipset Ivy Bridge

Semua chipset Ivy Bridge dan motherboard mendukung Sandy Bridge dan Ivy Bridge CPU. Prosesor berbasis Ivy Bridge secara resmi akan mendukung hingga DDR3-1600, naik dari DDR3-1333 dari Sandy Bridge. Beberapa chipset konsumen Ivy Bridge juga akan memungkinkan overclocking prosesor K-series

Berikut ini adalah tabel perbandingan fitur pada masing-masing chipset Ivy Bridge socket LGA 1155:





LGA 1150

LGA 1150, juga disebut sebagai Socket H3, adalah sebuah mikro-prosessor Intel yang kompatibel dengan socket yang mendukung seri prosessor Haswell dan seri setelahnya Broadwell.

LGA 1150 juga dirancang sebagai pengganti dari LGA 1155 (atau yang kita kenal dengan nama Socket H2). LGA 1150 memiliki 1.150 pin untuk membuat kontak dengan landasan kaki-kaki processor. Sistem pendingin antara socket LGA 1155 dan socket LGA 1156 kompatibel dengan socket LGA 1150, dikarenakan mereka memiliki jarak yang sama dengan masing-masing lubang baut (yakni di jarak 75 milimeter). Semua motherboard dengan socket LGA 1150 mendukung berbagai jenis output video (VGA, DVI, HDMI - tergantung dari model masing-masing) dan juga mendukung Intel Clear Video Technology.

Chipset untuk LGA 1150 diberi nama kode Lynx Point. Prosessor Intel Xeon untuk socket LGA 1150 menggunakan chipset Intel C222, C224, dan C226.

Berikut ini adalah tabel chipset yang menggunakan socket Intel LGA 1150:

LGA 1150

LGA 1150, juga disebut sebagai Socket H3, adalah sebuah socket mikroprosessor kompatibel produksi Intel Corporation yang mendukung penggunaan mikroprosessor Intel seri terbaru yang diberi kode nama Haswell sekaligus juga generasi penerusnya yang akan diluncurkan dengan kode nama Broadwell.

Perbedaan_B85_H81_H87_Z87_Z97_pada_Motherboard_Intel_Socket_LGA_1150
Perbedaan antara Chipset Intel Seri-8 dengan seri yg sebelumnya (seri-7 / LGA 1155)

LGA 1150 dirancang sebagai pengganti dari socket LGA 1155 (dikenal sebagai Socket H2). LGA 1150 memiliki 1.150 protruding pins untuk menghubungkan motherboard dengan pads yang terdapat di processor. Sistem pendinginan untuk socket LGA 1155 dan LGA 1156 adalah tetap kompatibel dan bisa saling dipertukarkan dengan socket LGA 1150, hal ini dikarenakan mereka memiliki jarak yang sama yaitu 75 mm diantara masing-masing lubang bautnya. Semua motherboard dengan socket LGA 1150 mendukung berbagai jenis video outputs (seperti VGA, DVI, HDMI - tergantung dari masing-masing model) dan juga mendukung Intel Clear Video Technology.

Chipset untuk LGA 1150 diberi kode nama "Lynx Point". Processor-processor Intel Xeon untuk socket LGA 1150 menggunakan chipset-chipset Intel C222, C224, and C226.

Berikut ini adalah tabel dari chipset yang digunakan pada motherboard dengan socket Intel LGA 1150:

Haswell Generasi Pertama


** Tabel ini diambil dari screen shot artikel Wikipedia tentang LGA 1150. Table telah diperbaharui dengan informasi terbaru dari Intel ARK. Detai tambahan ada di Intel 8-Series Chipset Datasheet.
Walaupun chipsets mungkin tidak mendukung PCI konvensional, perusahaan manufaktur produsen motherboard bisa menambahkan dukungan tersebut melalui tambahan dari chipset yang diproduksi oleh pihak ketiga.

Haswell Generasi Kedua

Pada saat ini berbagai vendor produsen motherboard telah mengumumkan bahwa mereka telah merilis motherboard yang berbasis chipset H97 dan chipset Z97. Chipset-chipset ini diketahui untuk mendukung penggunaan CPU Intel Core generasi kelima (Broadwell) dan mendukung fitur SATA Express dan Thunderbolt (hanya apabila fitur-fitur tersebut diimplementasikan oleh vendor motherboard / produsennya). Untuk hal lainnya, chipset-chipset tersebut memiliki karakteristik yang sama dengan chipset H87 dan Z87.

Dengan dirilisnya processor Intel Core generasi ke-empat (Haswell), secara otomatis disusul dengan deretan chipset motherboard yang tersedia untuknya. Hingga saat ini ada enam chipset berbeda yang tersedia di pasaran, dibagi menjadi dua katagori: konsumen dan bisnis. Chipset yang diperuntukkan untuk konsumen Z87, H87, dan H81 adalah ditujukan untuk pengguna rumahan kelas menengah ataupun enthusiast dan termasuk di dalamnya sejumlah fitur yang ditujukan untuk meningkatkan performa system secara keseluruhan. Chipset-chipset yang diperuntukkan untuk kelas bisnis (Q87, Q85 and B85), dalam hal yang lain, tidak terlalu banyak fitur performa yang dibenamkan tetapi lebih kepada fitur-fitur yang utamanya sangat berguna bagi departemen IT dalam perusahaan-perusahaan besar.



CPU Intel akhir-akhir ini (termasuk Haswell) telah dirancang dengan tujuan untuk memberikan lebih banyak fungsionalitas dari motherboard kepada CPU itu sendiri. Sebagai contohnya, onboard graphics (jika tersedia), kontrol terhadap RAM, PCI-E graphics lanes dan dengan Haswell bahkan CPU voltage regulater tidak lagi terletak di motherboard, tapi langsung tertancap pada CPU. Ini berarti hal-hal seperti performa video onboard dan kompatibilitas RAM kini ditentukan oleh CPU daripada chipset. Oleh karena hal ini, perbedaan dari masing-masing chipset lebih kepada fitur yang ditanamkan di motherboard daripada kompatibilitas RAM maupun berapa jumlah PCI-E lanes yang tersedia.

Catat bahwa hal-hal seperti wireless, port LAN, display outputs, dan port audio adalah spesifik ke masing-masing motherboard daripada chipsetnya. Jadi walaupun dua buah board menggunakan chipset yang sama, mereka tetap bisa saja memiliki perbedaan yang mencolok pada fitur, jumlah ports, dan headers yang ditanamkan di atasnya.

Chipset kelas Consumer (Z87, H87, H81)

Berikut adalah ulasan singkat tentang Chipset Motherboard LGA 1150 kelas "consumer" yang tersedia di pasaran:
  • Z87

    Motherboard_ASUS_Z87_Deluxe_Dual_Gold
    Chipset Z87 adalah chipset yang paling kaya fitur dan merupakan satu-satunya chipset yang menawarkan fitur full CPU overclocking untuk processor yang telah didukung (procie K-series). Chipset mampu dengan mudah menghandel SLI/Crossfire configurations dengan memfasilitasi 16 PCI-E lanes dari CPU untuk dibagi menjadi entah sebiji x16 slot, dual x8 slots, atau single x8 ditambah dua x4 slots. Itu berarti Z87 chipset sanggup mendukung triple SLI/Crossfire configurations. Pilihlah chipset ini apabila Anda berencana untuk overclocking dan menggunakan fitur SLI/Crossfire. Sejauh ini, Z87 telah mendukung fitur Rapid Storage Technology, Smart Response Technology (atau dikenal sebagai teknologi "SSD Caching"), enam buah port SATA 6Gb/s dan enam buah port USB 3.0. Sebagai tambahan, Z87 juga mendukung fitur "Lake Tiny" yg menyediakan optimalisasi daya SSD saat menggunakan Smart Response Technology (SSD Caching). Pada akhirnya, ia mendukung penggunaan dua buah DIMMs per kanal memory sehingga mampu menangani pemakaian empat stick RAM.

    MotherBoard dengan chipset Z87 mencakup semua yang diinginkan oleh orang-orang saat membangun sebuah PC berbasis socket Intel LGA 1150, ia memiliki semuanya. Mudah untuk melakukan CPU overclocking, mendukung hingga triple SLI/Crossfire, jumlah port SATA 6GB/s dan port USB 3.0 yg cukup banyak (masing-masing enam buah), dan masih banyak lagi fitur tambahan lainnya. Jadi jika Anda memiliki budget lebih dalam merakit komputer, maka belilah MoBo dengan chipset Z87.

  • H87

    Motherboard_Chipset_H87
    Chipset H87 dapat dikatakan sangat similar dengan Z87, tapi dikurangin beberapa fitur penting termasuk CPU overclocking. Sebagai tambahan, chipset ini tidak dibekali kemampuan untuk memisahkan PCI-E lanes dari CPU sehingga ia tidak mampu meng-handle SLI/Crossfire configurations.
    Sama seperti Z87, H87 juga mendukung penggunaan fitur Rapid Storage Technology, Smart Response Technology (juga dikenal sebagai teknologi "SSD Caching"), enam buah port SATA 6Gb/s dan enam buah port USB 3.0. Tetapi tidak seperti Chipset Z87, ia memasukkan fitur dukungan terhadap "Small Business Advantage", tetapi menghilangkan dukungan penggunaan fitur "Lake Tiny" (teknologi yang memungkinkan optimalisasi kinerja SSD caching dan penghematan daya saat Anda sedang mengaktifkan fitur Smart Response). Ia juga mendukung penggunaan dua buah slot DIMMs per kanal memory sehingga juga mampu mendukung penggunaan empat biji stick RAM.

    H87 menyediakan hampir semua fitur yang sama seperti Z87 termasuk jumlah port SATA 6Gb/s dan port USB 3.0 yg cukup banyak (masing-masing enam biji). Fitur utama yang dihilangkan adalah dukungan terhadap CPU overclocking dan dukungan untuk SLI/Crossfire configurations. Sayangnya, banyak produsen motherboard mencoba untuk memaksa konsumen untuk membeli motherboard Z87 dengan cara membatasi jumlah ports dan headers di dalam motherboard H87 yang mereka produksi. Oleh karena itu, Z87 motherboards adalah pilihan yang lebih baik daripada H87 bahkan ketika Anda tidak membutuhkan fitur overclocking ataupun SLI/Crossfire.

  • H81

    Motherboard_Chipset_H81
    Chipset H81 adalah pilihan "budget" dan oleh karena itu memiliki fitur yang sangat terbatas apabila dibandingkan dengan consumer chipsets yang lainnya. Ia tidak mendukung SLI/Crossfire sama sekali, hanya dibekali dua buah SATA 6Gb/s ports (ditambah empat SATA 3Gb/s ports), dan hanya dua buah USB 3.0 headers. Sebagai tambahan, ia tidak mendukung semua fitur utama yang ditemukan pada chipset lain seperti misalnya fitur RST12 dan fitur "Smart Response Technology". Bahkan, H81 hanya mendukung satu buah DIMM per kanal memory sehingga itu akan membatasi penggunaan hanya dua buah kartu RAM.

    H81 sebenarnya adalah pilihan yg termurah untuk sistem komputer sederhana apabila Anda hanya berencana untuk menggunakan tidak lebih dari satu slot kartu ekspansi (seperti hanya ditancapkan VGA Card saja misalnya) dan hanya sepasang SATA drives (dan tidak berencana untuk melakukan upgrade PC). Untuk sistem komputer yang lebih kompleks, saya menyarankan untuk menghindari membeli MotherBoard yg menggunakan chipset H81 sehingga kemungkinan untuk melakukan upgrade tanpa harus mengganti MoBO di masa mendatang tetap terbuka.

Selanjutnya biar gambar yang menjelaskan:


Sekedar saran, apabila Anda hendak membeli sebuah motherboard LGA 1150, pilihlah yang menggunakan chipset Q87, H87, atau Z87. Alasannya? Karena mereka sudah mendukung fitur-fitur ini:
  • Intel Rapid Storage Technology (RAID)
  • Smart Response Technology
  • Intel Active Management, Trusted Execution, V-Td, V-Pro Technology
Apabila ingin menekan budget, Anda bisa memilih yang menggunakan chipset B85 atau Q85

Setidaknya jangan memilih motherboard yang menggunakan chipset H-81, karena chipset ini hanya mendukung penggunaan maksimal dua buah DIMM slots. Hal ini akan menghambat Anda apabila ingin meningkatkan performa (upgrade) di masa depan. Selain itu, chipset H-81 sangat banyak fitur yang dihilangkan dibanding dari chipset lainnya. Tapi jika Anda tidak berencana untuk melakukan upgrade, Anda bisa menggunakan mobo ini jika diinginkan.

MoBo LGA 1150 Murah Berkualitas

Berikut ini adalah beberapa pilihan murah tapi menggunakan chipset yang bagus untuk Motherboard Intel Socket LGA 1150 yang tersedia di pasaran dan bisa Anda pertimbangkan untuk digunakan pada rig Anda:

MerkSeriHarga
ECSB85H3-M7 Intel Socket LGA 1150Rp789,000.00
ASRockB85M-HDS Intel LGA 1150Rp815,000.00
ECSB85H3-M3 Intel Socket LGA 1150Rp864,000.00
BiostarB85S3 Hi-Fi Intel Socket LGA 1150Rp867,000.00
ASRockH87M Intel Socket LGA 1150Rp976,000.00
MSIB85M-P32 Intel Socket LGA 1150Rp1,005,000.00
MSIB85M-E45 Intel Socket LGA 1150Rp1,022,000.00
MSIH87M-P32 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,102,000.00
MSIH87M-E45 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,137,000.00
MSIB85-G41 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,187,000.00
MSIH87-G41 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,188,000.00
ASUSB85M-G Intel Socket LGA 1150Rp1,205,000.00

Referensi

  1. Puget System ~ Z87-H87-Q87-Q85-B85: What is the Difference?
  2. Wikipedia ~ LGA 1150

**Sayangnya saya menemukan sebuah artikel di blog lain yang sangat mirip dengan artikel ini tanpa mencantumkan sumbernya. Bahkan menggunakan gambar yg sama dengan artikel ini, hanya saja dibedakan dengan ditambahkan watermark seolah-olah gambar tersebut adalah propertinya, termasuk survey yang saya lakukan terhadap harga sejumlah Motherboard LGA 1150 dengan chipset B85 dan H87 juga dicopy mentah-mentah. Sungguh memprihatinkan, sepertinya saya harus tetap memegang teguh etika blogging agar tidak merasakan hal serupa di kemudian hari.

PLN

Perusahaan Listrik Negara atau yang disingkat PLN, apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris maka kira-kira akan menjadi: 'State Electricity Company' adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia, dimana mereka diberikan hak ekslusif untuk memproduksi dan mendistribusikan listrik di seluruh wilayah Indonesia.

Sejarah PLN

Perusahaan_Listrik_Negara_PLN
Sejarah dari perusahaan listrik di Indonesia dimulai sejak akhir abad ke-19 ketika penjajah Belanda mendirikan generator listrik pertama. Perusahaan energi listrik tersebut kemudian berkembang menjadi perusahaan publik, NV.NIGM, dimana awalnya mereka hanya bergerak di bidang energi gas saja, kemudian memperbesar bisnisnya hingga ke bidang energi listrik.

Pada Perang Dunia II, Jepang mengambil alih kendali atas perusahaan listrik tersebut. Hingga setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, para pemuda Indonesia mengambil alih kendali atas perusahaan listrik pada bulan September 1945 dan kemudian menyerahkannya ke pemerintahan Republik Indonesia. Sejarah dari sektor kelistrikan sejak saat itu telah menjadi salah satu perubahan institusional yang berkelanjutan.

Pada tanggal 27 Oktober 1945, President Soekarno mendirikan Jawatan Listrik dan Gas (dalam bahasa Inggris disebut Bureau of Electricity And Gas) dengan kapasitas produksi generatornya hanya 157.5 MegaWatts (MW). Pada tanggal 1 Januari 1961. Jawatan Listrik dan Gas berubah menjadi BPU PLN (''Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara") yang menangani bidang kelistrikan, gas, dan kokas (sejenis bahan bakar yang dihasilkan dari sisa-sisa batubara). Pada tanggal 1 Januari 1965, BPU-PLN ditutup dan dua perusahaan pemerintah dirancang untuk didirikan, yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menangani bidang energi listrik, dan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang menangani bidang energi gas. Kapasitas dari generator tenaga listrik milik PLN pada saat itu telah meningkat menjadi 300 MegaWatts (MW). Terjadi perubahan dalam institusi tersebut dalam masa waktu tahun 1970-an, 1980-an, dan 1990-an.

Pada bulan September 2002 sebuah undang-undang baru tentang ke-tenaga-listrik-an, UU No 20/2002 diterbitkan yang merencanakan perubahan besar dalam struktur industri penyediaan tenaga listrik. Undang-undang baru diperlukan mengakhiri monopoli PLN distribusi listrik dalam waktu lima tahun setelah waktu perusahaan swasta (baik asing maupun domestik) itu harus diizinkan untuk menjual listrik secara langsung kepada konsumen. Semua perusahaan yang menggunakan jaringan transmisi PLN yang ada. Namun, hukum itu dibatalkan pada tahun 2004 oleh Mahkamah Konstitusi. Akibatnya, sektor listrik berada dalam situasi hukum yang tidak pasti untuk beberapa tahun. Sebuah undang-undang baru listrik, UU No 30/2009 kemudian diterbitkan untuk memberikan ketidakpastian hukum yang lebih besar meskipun undang-undang ini, juga, adalah kontroversial karena, seperti yang terjadi dengan sebelumnya hukum 2002, disahkan untuk mengakhiri monopoli PLN di sektor ini.

Referensi

Tenaga Listrik

dari Wikipedia, Ensiklopedia bebas

Tenaga listrik adalah suatu tingkat di mana energi listrik ditransfer oleh sebuah sirkuit listrik. Satuan SI dari daya listrik adalah watt, yaitu satu joule per detik.

Tenaga_Listrik_dan_Penjelasan_Singkat
Tenaga Listrik dan Penjelasan Singkat:
Tenaga listrik ditransmisikan pada saluran udara seperti ini,
dan juga pada kabel tegangan tinggi bawah tanah.
foto: Wikipedia

Tenaga listrik biasanya dihasilkan oleh generator listrik, tetapi juga dapat disediakan oleh sumber-sumber seperti baterai listrik. Hal ini umumnya dipasok ke bisnis dan rumah oleh industri tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik. Tenaga listrik ini biasanya dijual oleh kilowatt jam (3.6 MJ) yang merupakan produk dari power di kilowatt dikalikan waktu dalam jam. Perangkat listrik mengukur daya menggunakan meteran listrik, yang terus berjalan menghitung total energi listrik yang dikirim ke pelanggan.

Penjelasan

Tenaga listrik ditransformasikan ke bentuk lain dari daya ketika muatan listrik bergerak melalui potensial listrik (tegangan) perbedaan, yang terjadi pada komponen listrik dalam rangkaian listrik. Dari sudut pandang tenaga listrik, komponen dalam sebuah sirkuit listrik dapat dibagi menjadi dua kategori:
  1. Perangkat pasif atau beban: Ketika muatan listrik bergerak melalui beda potensial dari tegangan tinggi ke tegangan rendah, yaitu arus konvensional (muatan positif) bergerak dari terminal positif ke negatif, energi potensial dari tuduhan diubah menjadi energi kinetik , yang melakukan pekerjaan pada perangkat. Perangkat di mana hal ini terjadi disebut perangkat pasif atau beban; mereka mengkonsumsi daya listrik dari sirkuit, mengubahnya menjadi bentuk lain seperti kerja mekanik, panas, cahaya, dll Contohnya adalah peralatan listrik, seperti bola lampu, motor listrik, dan pemanas listrik.
  2. Perangkat atau sumber daya aktif: Jika tuduhan dipaksa oleh kekuatan luar untuk bergerak melalui perangkat ke arah dari potensial listrik yang lebih rendah ke yang lebih tinggi, jadi positif muatan bergerak dari negatif ke terminal positif, pekerjaan yang sedang dilakukan pada biaya, sehingga energi yang diubah menjadi energi potensial listrik dari beberapa jenis energi lainnya, seperti energi mekanik atau energi kimia. Perangkat di mana hal ini terjadi disebut perangkat aktif atau sumber daya; sumber arus listrik, seperti generator listrik dan baterai.

Beberapa perangkat dapat berupa sumber atau beban, tergantung pada tegangan atau arus melalui mereka. Sebagai contoh, sebuah baterai isi ulang bertindak sebagai sumber ketika memberikan kekuatan untuk sirkuit, tetapi sebagai beban ketika terhubung ke pengisi daya baterai dan sedang diisi ulang.

Referensi

Motherboard

Motherboard_B75M_DGS_ASRock_dengan_Chipset_B75
Hi, gamers. Kembali saya menuliskan tentang tips dan trik dalam merakit komputer gaming dengan budget yg murah. Anda mungkin tertarik untuk merakit komputer dengan spesifikasi tinggi atau menengah yg dapat digunakan untuk memainkan game-game dengan grafis mumpuni.

Tapi bagi Anda yg bermodal pas-pasan alias secukupnya saja, Anda tidak perlu bingung, masih banyak pilihan hardware antara lain motherboard, processor, ataupun VGA Card yg dapat memenuhi keinginan Anda.

Berikut ini akan saya bahas secara singkat tentang merakit CPU berbasis processor Intel dengan LGA socket 1155. Bagi Anda yg ingin menggunakan processor Intel dengan jenis socket LGA 1155, mungkin Anda kebingungan, type motherboard seperti apa yg seharusnya Anda gunakan?


LGA 1155

LGA 1155, juga sering disebut socket H2, adalah sebuah socket microprocessor (untuk CPU) buatan Intel yg kompatibel untuk bekerja dengan dukungan microprocessor Intel generasi ketiga dengan kode nama "Sandy Bridge" dan "Ivy Bridge".

LGA 1155 didesain sebagai pengganti dari LGA 1156 (yg dikenal sebagai Socket H). Akan tetapi processor yg berbasis LGA 1155 tidak kompatibel dengan LGA 1156 socket dikarenakan mereka memiliki dudukan socket yg berbeda, sehingga kedua jenis processor socket 1155 dengan 1156 tidak dapat saling dipertukarkan. Bagaimanapun juga, sistem pendinginan keduanya masih kompatibel mengingat kedua processor memiliki dimensi, profil, dan konstruksi yg sama, serta mengeluarkan suhu panas yg hampir sama.



Beberapa seri motherboard dengan chipset Z75, Z77, H77, Q75, Q77, dan B75, serta bahkan yg ber-chipset H61 sudah dilengkapi dengan koneksi USB 3.0 terintegrasi, dimana seri-seri chipset ini memang ditujukan untuk CPU Intel generasi Ivy Bridge.

Chipset MoBo khusus Sandy Bridge (Kecuali Q65, Q67, dan B65) sebenarnya mendukung penggunaan processor generasi Sandy Bridge dan Ivy Bridge dengan melakukan upgrade pada BIOS. Processor yg berbasis Sandy Bridge secara resmi sebenarnya mendukung hanya sampai memori DDR3-1333, walaupun dalam beberapa percobaan, sebenarnya chipset MoBo ini sudah mendukung kecepatan hingga memory DDR3-2133, dan memang sudah terbukti ketika dicoba lalu berhasil.


Tabel_Fitur_dan_Support_Motherboard_Sandy_Bridge
tabel ini diambil dari screen shot artikel Wikipedia, menjelaskan spesifikasi, fitur, dan support
pada Motherboard LGA 1155 untuk procie Intel Sandy Bridge.

Khusus untuk chipset H61, hanya mendukung satu buah DIMM dua sisi untuk setiap channel memory, dan imbasnya ada batasan memory hanya sampai 16GB saja. Untuk Motherboard yg memiliki empat slot DIMM, hanya empat DIMM satu sisi alias single sided yg dapat ditancapkan.


Jadi readers, penjelasan sederhananya, LGA 1155 adalah jenis socket yg digunakan pada MotherBoard tersebut, sedangkan kode seperti misalnya: B65, B75, H61, H77, Q65, Q67, Q75, Q77, Z75, Z77 adalah jenis chipset yg ditanamkan pada MoBo tersebut.

Sehingga pada dasarnya, selama motherboard tersebut menggunakan socket LGA 1155, maka Anda dapat menancapkan processor LGA 1155 di dalamnya. Yg membedakan dari semua merk, jenis, harga, dan type dari keseluruhan motherboard yg tersedia di pasaran adalah fitur-fitur yg dibenamkan ke dalam motherboard tersebut, ada yg dilengkapi port USB 3.0 terintegrasi, ada yg menawarkan fitur OverClock, dan sebagainya.



  • MotherBoard yg diperuntukkan untuk CPU Intel generasi Sandy Bridge

    Perlu juga diingat bahwa, bagi Anda yg berencana menggunakan fitur USB 3.0 untuk kecepatan transfer data dari dan ke hardisk, Motherboard dengan chipset yg didesain khusus untuk processor generasi Sandy Bridge dengan chipset H61 tidak mendukung ports SATA integrated USB 3.0 *(lihat tabel diatas), jadi agar bisa digunakan untuk mentransfer data melalui port USB 3.0, diperlukan perangkat keras eksternal tambahan (third party controller chip). Akan tetapi kini sudah banyak ditemui produsen motherboard yg menambahkan integrated USB 3.0 ports ke dalam produk MoBo dengan chipset H61.

  • MotherBoard yg utamanya ditujukan untuk penggunaan CPU Intel generasi Ivy Bridge

    Kemudian ada juga Motherboard yg memang dirancang untuk dibenamkan processor generasi Ivy Bridge, yakni Motherboard dengan chipset: B75, Q75, Q77, H77, Z75, dan Z77. Keunggulan dari MoBo yg menggunakan chipset-chipset tersebut adalah: sudah mendukung untuk menggunakan kedua generasi processor baik itu Sandy Bridge maupun Ivy Bridge. Jadi bagi Anda yg ingin merakit komputer gaming dan ingin berjaga-jaga siapa tahu di kemudian hari ada rencana untuk upgrade ke processor generasi Ivy Bridge, Anda sebaiknya memilih MotherBoard dengan chipset-chipset tersebut.


So, kesimpulannya? Tips untuk memilih motherboard LGA 1155 adalah? Pilihlah Motherboard dengan Chipset berkode seri 75 atau 77. Alasannya karena lebih banyak fitur yg ditawarkan, seperti USB 3.0 terintegrasi, kompatibel untuk CPU Intel Sandy Bridge maupun Ivy Bridge, jadi Anda tidak perlu repot-repot mengganti MoBo jika suatu saat nanti ingin upgrade ke CPU Intel Ivy Bridge.


klik disini untuk mengetahui tentang Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150.

Salah satu Motherboard dengan socket LGA 1155 dengan chipset B75 termurah yg tersedia di pasaran saat ini adalah ASROCK B75M-DGS dengan harga sekitar Rp 585.000,- (artikel ini dibuat pada saat kurs USD di angka 12 ribuan, kini ASRock B75M-DGS R2.0 harganya mencapai Rp 793.000,- saat kurs rupiah jatuh ke 14 ribu. Ini bisa menjadi pilihan bijak bagi Anda yg ingin memilih Motherboard LGA 1155 yg murah namun berkualitas. Sedikit tambahan saran, untuk processor Intel generasi Sandy Bridge terbaik sekaligus termurah yg bisa Anda pertimbangkan dipasangkan dengan motherboard ini adalah CPU Intel Core i3 3210 (box) 3.1Ghz, Cache 3Mb LGA 1155 yg berharga di kisaran Rp 1.065.000,-. Untuk Video Graphic Accelerator alias VGA Card akan dibahas terpisah.

Sekian artikel yg bisa saya tuliskan kali ini untuk para readers sekalian, semoga bermanfaat.

Cerai

Apa yang ada di pikiran Anda ketika melihat tulisan tersebut? Saya berpikir tentang Anak-anak. Lalu apa saja pengaruh atau perceraian pada buah hati mereka sebelum bercerai?

Lihat foto dibawah ini. Seorang anak yang terjebak di tengah-tengah pertengkaran kedua orangtuanya akan merasa sedih, bingung, tertekan, dan ia menjadi anak yang murung, ketidakmampuannya memahami apa penyebab yang membuat kedua orangtuanya saling berkata-kata keras menghambat pertumbuhan psikologis (mental) dan fisiknya. Untuk anak yang sedang bersekolah, ia menjadi tidak tertarik dengan belajar dan lebih senang berkumpul dengan teman-temannya. Well that's my own opinion, based on my own experience.

Foto ini menjelaskan semuanya.

Pengaruh Perceraian pada Anak

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian berkualitas tinggi yang telah memungkinkan "meta-analisis" dari penelitian yang dipublikasikan sebelumnya, telah menunjukkan efek negatif dari perceraian terhadap anak-anak terlalu dilebih-lebihkan.

Di masa lalu kita membaca bahwa anak-anak dari perceraian menderita depresi, gagal dalam sekolah, dan mendapat masalah dengan hukum. Anak-anak dengan gangguan depresi dan perilaku menunjukkan indikasi masalah tersebut terjadi pada saat predivorce, disebabkan karena adanya konflik sebelum perceraian orangtua.

Para peneliti sekarang melihat konflik, daripada perceraian, sebagai single faktor yang utama sebagai penentu yang paling penting dalam penyesuaian pasca-perceraian anak-anak. Anak-anak yang berhasil setelah perceraian, memiliki orang tua yang dapat berkomunikasi secara efektif dan bekerja sama dengan orang tua.

Sebenarnya, reaksi psikologis anak-anak untuk perceraian orangtua mereka bervariasi dalam tingkat tergantung pada tiga faktor:
  1. Kualitas hubungan mereka dengan masing-masing orang tua mereka sebelum pemisahan,
  2. Intensitas dan durasi konflik orangtua, dan
  3. Kemampuan orang tua untuk fokus pada kebutuhan anak-anak dalam perceraian mereka.

Studi menunjukkan anak laki-laki yang lebih tua memiliki masalah penyesuaian sosial dan akademik yang lebih besar dibandingkan anak perempuan. Bukti baru menunjukkan bahwa ketika anak-anak memiliki waktu yang sulit, anak-anak menderita sama; mereka hanya berbeda dalam bagaimana mereka menderita. Anak laki-laki lebih eksternal gejala dibandingkan anak perempuan, mereka bertindak kemarahan mereka, frustrasi dan sakit hati. Mereka mungkin mendapat masalah di sekolah, berjuang lebih dengan teman sebaya dan orang tua. Anak perempuan cenderung menginternalisasi penderitaan mereka. Mereka mungkin menjadi depresi, mengalami sakit kepala atau sakit perut, dan memiliki perubahan pola makan dan tidur mereka.

Penurunan pendapatan orang tua sering disebabkan oleh pendapatan yang sama sekarang mendukung dua rumah tangga secara langsung mempengaruhi anak-anak dari waktu ke waktu dalam hal nutrisi yang tepat, keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler, pakaian (tidak ada jeans rancangan desainer dan sepatu mewah), dan pilihan sekolah. Kadang-kadang orang tua yang telah tinggal di rumah dengan anak-anak dipaksa ke tempat kerja dan anak-anak mengalami peningkatan dalam waktu dalam perawatan anak.

Lanjutan keterlibatan seorang anak dengan kedua orang tuanya memungkinkan untuk hubungan yang realistis dan lebih seimbang di masa depan. Anak-anak belajar bagaimana menjadi dalam hubungan dengan hubungan mereka dengan orang tua mereka. Jika mereka aman dalam hubungan mereka dengan orang tua mereka, kemungkinan mereka akan beradaptasi dengan baik untuk berbagai jadwal waktu bersama-dan pengalaman keamanan dan kepuasan dalam hubungan intim mereka di masa dewasa. Dalam situasi khas di mana ibu memiliki hak asuh atas anak-anak, ayah yang terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka juga ayah yang anaknya dukungan dibayar dan yang berkontribusi terhadap biaya yang luar biasa untuk anak: hal-hal seperti sepak bola, pelajaran musik, gaun prom, atau perjalanan kelas khusus. Salah satu faktor penting yang memberikan kontribusi untuk kualitas dan kuantitas keterlibatan ayah dalam kehidupan anak adalah sikap ibu terhadap hubungan anak dengan ayah. Ketika ayah meninggalkan pernikahan dan menarik diri dari peran orangtua mereka juga, mereka melaporkan konflik dengan ibu sebagai alasan utama.

Perasaan sedih seorang anak ketika Ayah dan Ibu kandungnya memutuskan untuk berpisah.

Dampak ayah atau kehilangan ibu tidak mungkin berkurang oleh pengenalan orang tua tiri. Tidak ada yang bisa menggantikan ibu atau ayah. Dan tidak ada yang bisa menghilangkan rasa sakit bahwa seorang anak merasa ketika orangtua memutuskan untuk menarik diri dari kehidupan mereka. Sebelum memulai sebuah keluarga baru, mendorong klien untuk melakukan beberapa bacaan pada mitos umum langkah keluarga. Seringkali orang tua beranggapan bahwa setelah pernikahan tersebut "kita semua akan hidup sebagai satu keluarga besar." Hubungan Langkah keluarga perlu dinegosiasikan, harapan harus diungkapkan, peran perlu didefinisikan, tujuan realistis perlu ditetapkan.

Sebagian besar remaja (dan orang tua mereka) akhirnya menyesuaikan untuk bercerai dan menganggapnya sebagai telah tindakan konstruktif, tetapi sepertiga tidak. Dalam contoh-contoh, gejolak fase perceraian (bagaimana permusuhan pertempuran itu), telah ditunjukkan untuk memainkan peran penting dalam menciptakan reaksi yang tidak sehat pada remaja yang terkena dampak.

Joan Kelly, PhD, mantan presiden Academy of Family mediator dan peneliti perceraian terkemuka dari California melaporkan bahwa, tergantung pada kekuatan ikatan orang tua-anak pada saat perceraian, hubungan orangtua-anak berkurang dari waktu ke waktu untuk anak-anak yang melihat ayah mereka kurang dari 35% dari waktu yang tersedia.

Soylent

Saya cukup terkejut ketika membaca berita tersebut, dan awalnya berpikir bahwa makanan ini diciptakan oleh NASA untuk para astronot atau mereka yang tinggal di luar angkasa. Ternyata pikiran saya salah.

Ada pengganti makanan yang dibuat untuk memasok semua nutrisi kebutuhan gizi sehari-hari manusia, yang dinamakan "Soylent".

Sekitar kurang lebih satu tahun yang lalu, seorang pemuda asal Atlanta - Amerika Serikat bernama Rob Rhinehart menciptakan bubuk makanan yang dinamakan "Soylent". Berawal dari rasa bosannya dengan keharusan untuk makan tiga kali sehari demi memberi tubuh nutrisi yang diperlukan, Rhinehart kemudian bereksperimen untuk menyatukan berbagai zat gizi dalam bentuk bubuk yang praktis untuk dikonsumsi.

Wikipedia

Soylent adalah minuman nutrisi "open source". Penciptanya, adalah seorang insinyur perangkat lunak Rob Rhinehart, diteliti untuk memenuhi persyaratan gizi dan formulanya dikembangkan oleh eksperimen berdasarkan penelitian mandiri secara online, dengan buku teks, dan melalui jurnal ilmiah.

Sebuah versi komersial dari Soylent telah dibiayai oleh kampanye dengan sistem "crowdfunding" di Tilt.com dan modal ventura yang berhasil menggalang dana lebih dari US $ 3.500.000 atau setara dengan Rp 41.650.000.000,- (lebih dari empat puluh satu milyar rupiah). Hasil pengumpulan dana tersebut kemudian digunakan untuk penelitian tambahan dan modifikasi formula. Pengiriman pertama produk soylent yang dipesan warga Amerika Serikat telah dimulai pada minggu pertama Mei 2014

Nama produk Soylent terinspirasi dari sebuah lelucon Harry Harrison pada tahun 1966 dalam novel fiksi ilmiah "Make Room! Make Room!", meskipun umumnya orang akan mengaitkan nama tersebut dengan film adaptasi tahun 1973 "Soylent Green", di mana makanan suplemen futuristik "Soylent Green" adalah terbuat dari sisa-sisa manusia.

Pemesanan dan produksi Soylent

Masyarakat luaspun penasaran dan ingin segera mencoba Soylent. Lebih dari 20 ribu orang dikabarkan telah memesan bubuk makanan ini.

Soylent membebaskan Anda dari waktu dan uang yang harus dihabiskan saat berbelanja dan memasak makanan. Soylent juga memberikan Anda manfaat kesehatan dan sangat ramah lingkungan dikarenakan soylent dapat mengurangi sampah yang dihasilkan dari proses industri makanan, pertanian atau peternakan,” ujar Rhinehart dalam keterangan di situs resmi penjualan Soylent.

Rhinehart mengatakan, “Kami telah meraih lebih dari 2 juta dollar (setara hampir 24 milyar rupiah) dari 20 ribu pelanggan lebih dan jumlah ini terus bertambah tiap hari. Permintaan internasional dari luar Amerika juga cukup banyak.

Bulan Juni lalu, Rhinehart dan timnya meluncurkan kampanye pengumpulan dana untuk memproduksi Soylent dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Di akhir bulan Juni, dana yang telah berhasil dikumpulkan mencapai 800 ribu dollar. Beberapa minggu kemudian, Soylent secara resmi telah terjual senilai lebih dari 1 juta dollar melalui mekanisme pre-order.

Setelah sempat ada penundaan karena proses penyempurnaan campuran, Soylent kini siap didistribusikan secara masal. “Soylent akan mulai dikirim akhir bulan Februari dan kami akan memenuhi semua pesanan yang ada pada bulan Maret 2014,” jelas Rhinehart.

Rencananya Rhinehart dan tim peneliti akan menguji kandungan Soylent secara klinis dan berharap produknya bisa dijual di banyak tempat di seluruh Amerika pada akhir tahun 2014 ini. Anda berminat jual Soylent?

Google

Terhitung sejak kemarin, hari Minggu tanggal 05 Oktober 2014, pukul berapa tepatnya penulis tidak mengetahuinya, situs mesin pencari nomor satu di dunia mengalami defacing pada "situs cabangnya" yang menggunakan domain .co.id.

Walau tertulis di tab browser penulis bahwa situs Google Indonesia yang beralamat di http://www.google.co.id/ telah di "Hacked by 1337", tetapi sepertinya lebih tepat apabila serangan ini dikatagorikan sebagai defacing sehingga lebih layak untuk dinyatakan bahwa Google Indonesia "defaced by 1337". Lagipula aksi defacing ini hanya terjadi pada domain dengan Hypertext Transfer Protocol (http) dan tidak (atau belum) berhasil menembus secure http (https) yang menggunakan koneksi ter-enkripsi. Walaupun kedua protokol ini menggunakan basic protocol yang sama, tetapi pertukaran informasi dengan server yang melalui protokol secure http telah dienksripsi sebelumnya untuk menghindari akses yang tidak diotorisasi Google. Anda masih bisa menggunakan situs https://www.google.co.id dengan normal tanpa tampilan defaced.

Google Indonesia Hacked and [!] struck by 1337, STAMPED by TeaM MaDLeeTs

[!] Struck by 1337

Ya, Google Indonesia baru saja diserang oleh 1337. Bagaikan disambar petir, sekumpulan hackers dan defacers yang tergabung dalam TeaM MaDLeeTs telah menandai situs resmi Google Indonesia dengan tampilan yang berubah dari wajah aslinya. Setelah tersambar petir, wajah google yang seharusnya putih bersih menjadi hitam kelam seperti gosong. Lengkap dengan tulisan vandalism yang berbunyi:


[!] Struck by 1137

Google

Google Indonesia STAMPED by TeaM MaDLeeTs

Security is just an illusion

We are: 1337 | Shadow008 | H4x0rL1f3 | H4x0r HuSsy | KhantastiC HaXor | InvectuS | Dr.Z0mbie | phpBuGz | madcodE | r00x | Don | MindCracker Sizziling Leet | Deatth ArrivaLz | MaD GirL | Sn!p3r_GS | DeXter | Neo Haxor | Darksnipper | Ment@l Mind | Error404 Pain006 | b0x | R3DL0F | Sahrawi | 3thicaln00b | Hmei7 | CutY | infinityl33ts | l4m3r | skywalk3r | Sniffer AL.MaX HaCkEr | M4DSh4K | H3ll-DZ | gujjar(pcp) | KAmi HaXor | BMPoC | H4x0r10ux M1nd H4x0r_kSa | Gh0St_kSa | H4CK3R $P1D3R | 8thbit | AZ Sn1ff3r (PCP) Pak Defender | VIRkid | TR4CK3R | _-_ L.a.F.a.n.G.a _-_ | Trafalgar Law Xpired | NetSpy | d3b~X

=======================
www.MaDLeeTs.com
| LeeTHaXor@Y7mail.com |
=======================


Pakistan Zindabad



Security is just an illusion

Walaupun saya tidak begitu setuju dengan hal ini, dikarenakan mereka memang belum berhasil menembus protokol secure dari situs Google di Indonesia, tetapi tetap saja ini adalah sebuah tamparan bagi situs mesin pencari yang selama ini dirasa aman oleh orang-orang. Kini rasa aman tersebut telah sedikit terlukai melalui aksi ini. Google harus mampu membuktikan bahwa layanan mereka aman dari peretas. Hal ini mengingatkan kita pada kasus jebolnya layanan iCloud milik Apple sehingga menyebabkan kehebohan sebagai akibat dari tersebarnya sejumlah foto bugil artis Hollywood yang didapat peretas dari akun iCloud pribadi mereka, maka dari itu, Google harus membuktikan bahwa layanannya dimanapun itu tetap aman, dan security is a real thing for their users. Google, perusahaan korporasi internet yang melompat tinggi karena PageRank kini mendapat sedikit colekan halus dari Indonesia. Belum diketahui seperti apa respons mereka terhadap hal ini.

Tampilan defaced Google Indonesia yang menuliskan nama-nama defacer serta situs dan asal mereka.

Akhir kata, salute untuk TeaM MaDLeeTs which I think just like spartans, you've all proven that internet's God tech company like Google were also vurnerable and not impossible to be harmed. Just like in '300'. Keep good work, brothers!