Saat sedang memilih VGA Card, mungkin ada beberapa dari Anda yang bertanya-tanya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan 64 bit atau 128 bit? Apa perbedaan VGA Card yang memiliki kode 64Bit dengan 128Bit? Untuk memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara kedua angka tersebut, maka saya tuliskan artikel singkat agar dapat lebih mudah memahaminya. Berikut penjelasannya:

Bus

Sekumpulan kabel yang dilewati oleh data dan dikirim dari salah satu bagian dari komputer ke bagian komputer yang lainnya disebut sebagai bus. Anda dapat menganggap bus sebagai jalan raya di mana data melakukan perjalanan di dalam komputer. Ketika digunakan dalam referensi untuk komputer pribadi (Personal Computer / PC), istilah bus istilah biasanya mengacu pada bus internal. Ini adalah bus yang menghubungkan semua komponen komputer internal ke CPU dan memori utama (main memory). Ada juga sebuah slot expansion bus yang memungkinkan expansion board untuk mengakses CPU dan memory.

Bus internal, juga dikenal sebagai bus data internal, memory bus, system bus atau Front-Side-Bus (FSB), menghubungkan semua komponen internal komputer, seperti CPU, memori, dan motherboard. Bus data internal juga disebut sebagai "local bus", karena mereka dimaksudkan untuk terhubung ke perangkat lokal.

istilah_bus_dalam_komputer
Perangkat Komputer saling terhubung melalui transfer data melewati sebuah bus.

Semua bus terdiri dari dua bagian: "address bus" dan "data bus". Data bus mengirimkan data aktual sedangkan address bus mengirimkan informasi tentang ke mana data harus dikirim.

Satuan data yang dapat dikirimkan melalui bus biasanya ditulis dalam satuan bit, penjelasannya di bawah berikut ini:

Bit

Adalah singkatan dari "binary digit" (angka biner) - merupakan satuan data terkecil. Nilainya hanya terdiri dari angka 1 dan 0 saja. Walau terlihat sederhana, tetapi dua angka inilah yang mengalir terus di dalam PC, berputar dari processor, Motherboard, chip memory sampai ke perangkat-perangkat penyimpanan data dan output lainnya atau sebaliknya.

bit_sebagai_satuan_data_terkecil_yang_diterjemahkan_komputer
Bit sebagai satuan data terkecil yang diterjemahkan oleh komputer.

Bit mengalir sebagai sinyal-sinyal listrik. Ibarat saklar, angka nol berarti "off" sedangkan angka 1 artinya "on". Demikianlah rangkaian data yang jumlahnya miliaran bahkan triliunan bit mengalir bagai seseorang sedang menekan tombol on/off secara berulang-ulang dan sangat cepat.

Akan tetapi, bit punya wujud fisik juga. Pada sebuah CD contohnya, bit tampak sebagai bintik-bintik yang amat kecil pada permukaan cakram. Sinar laser yang terdapat CD-ROM drive memungkinkan membaca dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang diterjemahkan oleh chip komputer.

Bit biasanya tidak pernah berdiri sendiri. Maknanya baru muncul begitu terdiri dari sejumlah bit dalam angka tertentu. Dalam perhitungan biner ada sejumlah bit komputer yang dipakai, yaitu sistem 8 bit, 16 bit, 32 bit, 64 bit dan seterusnya. Dengan sistem itulah komputer membaca, menerjemahkan kembali dan mengolah data angka, huruf, gambar dan sebagainya. Beruntunglah, kita tidak perlu mengetahui semua perhitungan itu untuk menggunakan komputer. Hanya perlu menekan tuts pada keyboard atau klik pada mouse saja sudah dieksekusi sebagai perintah oleh komputer. Walaupun demikian, pemahaman mengenai bit akan sangat berguna untuk memahami berbagai aspek lain dalam komputer.

Bus Width

perbedaan_32_bit_dengan_64bit
Ukuran sebuah bus, yang dikenal sebagai "width" atau lebar, adalah penting karena menentukan berapa banyak data dapat dikirim pada satu waktu secara bersamaan. Sebagai contoh, sebuah bus selebar 16-bit dapat mengirimkan 16 bit data, sedangkan bus dengan lebar 32-bit dapat mengirimkan 32 bit data dalam satu kali pengiriman. Setiap bus memiliki clock speed yang diukur dalam MHz.

Lebar jalur (bus width) ini berpengaruh terhadap bandwidth jika dipadukan dengan clock memory dan jenis DDR yg digunakannya. Bandwidth adalah seberapa banyak data yg bisa di transfer dalam 1 detik. Satuannya biasanya GigaByte/Sec (Gb/s). Rumus bandwidth adalah lebar jalur (buswidth) dikalikan dengan effective clock memory-nya.

"Effective clock" adalah memory clock dikali berapa banyak transfer yg terjadi dalam 1 cycle.

Misalnya DDR3 800MHz biasanya disebut juga 1600MHz (effective). Artinya dalam 1 clock (cycle) terjadi 2x transfer data, sehingga kalau clocknya 800, maka otomatis transfer datanya 800x2 kali/cycle (alias 1600MHz)

DDR1 - DDR4 (hanya terdapat perbedaan speed saja antara DDR1 dengan DDR4), sesuai dengan namanya "Double Data Rate" (disingkat DDR). Maka dalam 1 cycle terjadi 2 x transfer data.

Akan tetapi khusus untuk DDR5, sekalipun namanya menggunakan nama DDR (Double Data Rate), tapi dalam 1 cycle di DDR5 terjadi 4x transfer data, sehingga lebih pantas disebut QDR (Quadruple Data Rate), dan memang beberapa vendor sudah menggunakan istilah QDR di situs resminya.

Jadi 800MHz DDR5 itu effective clock-nya = 800x4 alias 3.2 GHz QDR
Bandwidth = buswidth x effective clock

Sebagai contoh: untuk VGA Card ATI Radeon HD 4770 dengan memory clock 800MHz berjenis DDR5, buswidth 128 bit, maka Bandwith-nya adalah 128 bits x 800 x 4 = 409.600 mega bits
atau 409.600 : 8 (1 byte = 8 bits) = 51.200 Mega byte/sec atau 51.2 GB/sec

Apakah Bandwidth berpengaruh ke performa?

Ibarat mobil, bandwidth adalah kapasitas jalan bisa dilewati berapa banyak mobil per detik. Semakin lebar jalan yang disediakan tentu semakin baik, karena perjalanan (transfer data) akan semakin lancar. Tapi jika terlalu lebar tidak sesuai dengan data yang ditransfer juga mubazir, jalannya sangat lebar, tetapi mobil yg lewat hanya sedikit.

Jadi bisa dibayangkan apabila Radeon HD 4650 diberi memory clock 1000 MHz dengan DDR5? Itu jika dianalogikan maka akan seperti Toll Bambu Apus diberi gerbang tol 16 buah padahal mobil yg lewat hanya 2 mobil saja per menit.


Referensi

  1. Webopedia - What is Bus? | link: http://www.webopedia.com/TERM/B/bus.html
  2. Indonesia Indonesia - Satuan Ukuran Komputer | link: http://indonesiaindonesia.com/f/113014-satuan-ukuran-komputer/
  3. Kaskus - Bagus Mana VGA 512Mb 128Bit vs 1Gb 64Bit? | link: http://www.kaskus.co.id/thread/51b8a690582acf3618000004/bagus-mana-vga-512mb-128bit-vs-1gb-64bit

GTX 650 Ti

NVidia_GeForce_GTX_650_Ti
Dalam blog ini Anda akan sering menemui artikel dimana saya menyebutkan kartu grafis ini.

Bersiaplah untuk menyambut GeForce GTX 650 Ti dengan turbocharged, pasangan tepat untuk merakit PC gaming generasi berikutnya dengan harga yang luar biasa.

Didasarkan pada arsitektur NVIDIA® Kepler™ yang mempertahankan efisiensi tapi tetap menampilkan perfoma kencang untuk rig komputer gaming Anda, GeForce GTX 650 Ti memberi Anda lonjakan kinerja hingga 40% dengan GeForce GTX 650 GPU, menyediakan performa DirectX 11 yang mengagumkan, tampilan resolusi tinggi 1080p High Definition yang brilian dalam game-game FPS, RTS, and MMO terfavorit Anda.

Spesifikasi

Catatan: Spesifikasi yang tertera di bawah ini mewakili GPU ini sebagaimana yang tercantum dalam referensi desain kartu grafis NVidia. Spesifikasi kartu grafis bisa bervariasi tergantung dari manufaktur masing-masing produsen yang menambahkan beragam fitur di dalamnya. Mohon baca juga spesifikasi yang ditampilkan dalam website resmi kartu grafis yang disediakan oleh produsen kartu Grafis Anda.

Spesifikasi GPU Engine:

CUDA Cores768
Base Clock928 MHz
Texture Fill Rate (billion/sec)59.2

Memory Specs:

Memory Clock5.4 Gbps
Standard Memory Configuration1024 MB
Memory InterfaceGDDR5
Memory Interface Width128-bit
Memory Bandwidth (GigaBytes/detik)86.4


Dukungan Fitur:
Teknologi PentingPhysX, TXAA
Teknologi lainnya yang didukung:3D Vision, CUDA, DirectX 11, Adaptive VSync, FXAA, NVIDIA Surround
OpenGL4.3
Microsoft DirectX 11.2 API11
Bus Support1PCI Express 3.0
Dukungan thd Windows 8Ya
3D Vision ReadyYa


Display Support:
Multi Monitor4 Displays
Maximum Digital Resolution24096x2160
Maximum VGA Resolution2048x1536
HDCPYa
HDMI3Ya
Standard Display ConnectorsOne Dual Link DVI-I, One Dual Link DVI-D, One Mini HDMI
Audio Input for HDMIInternal

Kinerja_Game_GeForce_GTX_650_Ti
Kinerja Game dengan menggunakan GeForce GTX 650 Ti
GeForce GTX 650 Ti menggunakan antarmuka bus PCIe 3.0 x16, dan mendukung penggunaan DirectX 11. Konsumsi daya yang diuji adalah sebesar 110 W. Salah satu yang menggunakan GPU NVIDIA GeForce GTX 650 Ti adalah merk WinFast GTX 650 Ti(NVIDIA).

Perbandingan_Kinerja_GPU_NVidia_GeForce
Perbandingan Kinerja GPU Nvidia GeForce
Kartu grafis ini pertama kali diuji oleh Passmark Software pada tanggal 14 Oktober 2012 dan langsung menempati peringkat 85 di daftar kartu grafis (VGA Card) High End dengan nilai benchmark mencapai 2686.

Harga NVidia GeForce GTX 650 Ti April 2015

Harga yang tertera di rakitan.com adalah Rp 2.648.000,- untuk merk Asus GTX 650 Ti 2Gb Boost dengan nomor seri GTX650 TIB-DC2OC-2GD5 per tanggal 4 April 2015 dan Rp 2.381.000,- untuk seri Asus GTX 650 Ti DC II OC 2Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Express. Untuk itu sekalian saja saya buatkan daftarnya.

MerkSeriMemoryHargaBenchmark
Zotac GTX 650 Ti 1Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Exp.1GBRp1,298,000.002686
MSIGTX 650 Ti 1Gb 128Bit DDR5 N650Ti-1GD5/OC V5 NVidia PCI Exp.1GBRp1,353,000.002686
Zotac GTX 650 Ti AMP 2Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Exp.2GBRp1,493,000.002728
PixelView GTX 650 Ti 1Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Exp.1GBRp1,610,000.002686
Zotac GTX 650 Ti Boost 2Gb DDR5 NVidia PCI Exp.2GBRp1,623,000.003545
AsusGTX 650 Ti DC II OC 2Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Exp.2GBRp2,381,000.002728
AsusGTX 650 Ti 2Gb DDR5 Boost GTX650 TIB-DC2OC-2GD5 NVidia PCI Exp.2GBRp2,648,000.003545

Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Sebuah Kkartu Grafis (VGA Card) Bagus atau Tidak?

Cara termudah adalah dengan memandangi kumpulan hasil benchmark dan melihat hierarchy chart yang telah disediakan oleh Toms Hardware.

Berikut ini adalah sedikit data untuk membantu Anda menilai apakah kartu grafis yang diincar layak untuk dibeli atau tidak. Dengan mengelompokkan bagan hirarki kartu grafis dengan tingkat kinerja secara keseluruhan dan membandingkannya dengan kartu grafis lain yang setara.

Anda dapat menggunakan hirarki ini untuk membandingkan harga antara dua kartu, untuk melihat mana yang memberikan sebuah penawaran yang lebih baik, dengan harga yang tetap termurah tetapi menawarkan kualitas dan kinerja tertinggi. Dan juga untuk menentukan apakah sudah saatnya untuk upgrade PC Anda. Saya tidak menyarankan upgrade kartu grafis Anda kecuali kartu pengganti yang akan dibeli setidaknya memiliki tiga level yang lebih tinggi. Jika tidak, upgrade yang dilakukan akan terasa agak mubazir, dan Anda mungkin tidak melihat adanya perbedaan signifikan dalam hal kinerja PC Gaming secara keseluruhan.

Simak hirarkinya berikut ini:

Hirarki Kartu Grafis



GeForceRadeonIntel
Discrete: GTX Titan ZDiscrete: R9 295X2
Discrete: GTX 690Discrete: HD 7990
Discrete: GTX 780 Ti, 980, Titan Black
Discrete: GTX 780, 970, TitanDiscrete: R9 290, 290X
Discrete: GTX 590, 680, 770Discrete: HD 6990, 7970 GHz Ed, R9 280X
Go (mobile): 980M
Discrete: GTX 580, GTX 670, GTX 960Discrete: HD 5970, 7870 LE (XT), 7950, 280, 285
Go (mobile): 970M
Discrete: GTX 660 Ti, GTX 760Discrete: HD 7870, R9 270, 270X
Go (mobile): 880M
Discrete: GTX 295, 480, 570, 660Discrete: HD 4870 X2, 6970, 7850, R7 265,
Go (mobile): 680M, 780MMobility: 7970M
Discrete: GTX 470, 560 Ti, 560 Ti 448 Core, 650 Ti Boost, 750 TiDiscrete: HD 4850 X2, 5870, 6950, R7 260X
Mobility: 7950M
Discrete: GTX 560, 650 Ti, 750Discrete: HD 5850, 6870, 7790
Go (mobile): 580M, 675MMobility: 6990M
Discrete: 9800 GX2, 285, 460 256-bit, 465Discrete: HD 6850, 7770, R7 260
Mobility: 6900M
Discrete: GTX 260, 275, 280, 460 192-bit, 460 SE, 550 Ti, 560 SE, GT 650, GT 740 GDDR5Discrete: HD 4870, 5770, 4890, 5830, 6770, 6790, 7750 (GDDR5), R7 250 (GDDR5), R7 250E
Go (mobile): 570M, 670MMobility: HD 5870, 6800M
Discrete: 8800 Ultra, 9800 GTX, 9800 GTX+, GTS 250, GTS 450Discrete: HD 3870 X2, 4850, 5750, 6750, 7750 (DDR3), R7 250 (DDR3)
Go (mobile): 560M, 660MMobility: HD 4850, 5850, 7870M
Discrete: 8800 GTX, 8800 GTS 512 MB, GT 545 (GDDR5), GT 730 64-bit GDDR5Discrete: HD 4770
Go (mobile): GTX 280M, 285M, 555M (GDDR5)Mobility: HD 4860, 7770M, 7850M
Discrete: 8800 GT 512 MB, 9800 GT, GT 545 (DDR3), GT 640 (DDR3), GT 740 DDR3Discrete: HD 4830, HD 5670, HD 6670 (GDDR5), HD 7730 (GDDR5)
Go (mobile): 9800M GTX, GTX 260M (112), GTS 360M (GDDR5), 555M (DDR3)Mobility: HD 5770, HD 5750, 6600M/6700M (GDDR5), 7750M
Discrete: 8800 GTS 640 MB, 9600 GT, GT 240 (GDDR5)Discrete: HD 2900 XT, HD 3870, HD 5570 (GDDR5), HD 6570 (GDDR5)
Go (mobile): 9800M GTS, GTX 160MMobility: 6500M (GDDR5), 6600M/6700M (DDR3), 7730M
Discrete: 8800 GS, 9600 GSO, GT 240 (DDR3)Discrete: HD 3850 512 MB, HD 4670, HD 5570 (DDR3), HD 6570 (DDR3), HD 6670 (DDR3), HD 7730 (DDR3), R7 240
Go (mobile): GTX 260M (96), GTS 150M, GTS 360M (DDR3)Mobility: HD 3870, HD 5730, HD 5650, 6500M (DDR3)
Discrete: 8800 GT 256 MB, 8800 GTS 320 MB, GT 440 GDDR5, GT 630 GDDR5, GT 730 128-bit GDDR5Discrete: HD 2900 PRO, HD 3850 256 MB, 5550 (GDDR5)
Go (mobile): 8800MMobility: HD 3850
Discrete: 7950 GX2, GT 440 DDR3, GT 630 DDR3, GT 730 128-bit DDR3Discrete: X1950 XTX, HD 4650 (DDR3), 5550 (DDR3)
Integrated: HD 7660D
Discrete: 7800 GTX 512, 7900 GTO, 7900 GTX, GT 430, GT 530Discrete: X1900 XT, X1950 XT, X1900 XTX
Go (mobile): 550M
Discrete: 7800 GTX, 7900 GT, 7950 G, GT 220 (DDR3)Discrete: X1800 XT, X1900 AIW, X1900 GT, X1950 Pro, HD 2900 GT, HD 5550 (DDR2)
Go (mobile): 525M, 540MIntegrated: HD 7560D
Discrete: 7800 GT, 7900 GS, 8600 GTS, 9500 GT (GDDR3), GT 220 (DDR2)Discrete: X1800 XL, X1950 GT, HD 4650 (DDR2), HD 6450, R5 230
Go (mobile): 7950 GTXMobility: X1800 XT, HD 4650, HD 5165, 6400M
Integrated: HD 6620G, 6550D, 7540D
Discrete: 6800 Ultra, 7600 GT, 7800 GS, 8600 GS, 8600 GT (GDDR3), 9500 GT (DDR2)Discrete: X800 XT (& PE), X850 XT (& PE), X1650 XT, X1800 GTO, HD 2600 XT, HD 3650 (DDR3), HD 3670Integrated: Intel HD Graphics 4000
Go (mobile): 7800 GTX, 7900 GTXMobility: X1900, 3670
Integrated: 6520G, 6530D, 7480D
Discrete: 6800 GT, 6800 GS (PCIe), 8600 GT (DDR2), GT 520Discrete: X800 XL, X800 GTO2/GTO16, HD 2600 Pro, HD 3650 (DDR2),
Go (mobile): 7800, Go 7900 GS, 520M, 520MXMobility: X800 XT, HD 2600 XT, 3650
Integrated: 6410D, 6480G
Discrete: 6800 GS (AGP)Discrete: X800 GTO 256 MB, X800 PRO, X850 Pro, X1650 GT
Go (mobile): 6800 Ultra, 7600 GT, 8600M GT, 8700M GT, 410MMobility: HD 2600
Integrated: 6370D, 6380G
Discrete: 6800, 7300 GT GDDR3, 7600 GS, 8600M GSDiscrete: X800, X800 GTO 128 MB, X1600 XT, X1650 Pro
Go (mobile): 6800, 7700Mobility: X1800, HD 5145, HD 5470 (GDDR5)
Discrete: 6600 GT, 6800LE, 6800 XT, 7300 GT (DDR2), 8500 GT, 9400 GTDiscrete: 9800 XT, X700 PRO, X800 GT, X800 SE, X1300 XT, X1600 PRO, HD 2400 XT, HD 4350, HD 4550, HD 5450Integrated: Intel HD Graphics 3000
Go (mobile): 7600 (128-bit)Mobility: X800, 3470, HD 5470 (DDR3), HD 5450, HD 5430, 6300M
Integrated: HD 6310, HD 6320
Discrete: FX 5900, FX 5900 Ultra, FX 5950 Ultra, 6600 (128-bit)Discrete: 9700, 9700 Pro, 9800, 9800 Pro, X700, X1300 Pro, X1550, HD 2400 Pro
Go (mobile): 6800 (128-bit)Mobility: X1450, X1600, X1700, 2400 XT, X2500, 3450
Integrated: 9300, 9400Integrated: HD 3200, HD 3300, HD 4200, HD 4250, HD 4290, HD 6250, HD 6290
Discrete: FX 5800 Ultra, FX 5900 XTDiscrete: 9500 Pro, 9600 XT, 9800 Pro (128-bit), X600 XT, X1050 (128-bit)Integrated: Intel HD Graphics (Core i5-6x1), 2000
Go (mobile): 6600, Go 7600 (64-bit)Mobility: 9800, X700, X1350, X1400, X2300, HD 2400
Discrete: 4 Ti 4600, 4 Ti 4800, FX 5700 Ultra, 6200, 8300, 8400 G, G 210, G 310Discrete: 9600 PRO, 9800 LE, X600 PRO, HD 2300Integrated: Intel HD Graphics (Core i3 5x0, Core i5-6x0)
Go (mobile): 315MMobility: 9700 (128-bit), X600, X1300
Integrated: Xpress 1250
Discrete: 4 Ti4200, 4 Ti4400, 4 Ti4800 SE, FX 5600 Ultra, FX 5700, 6600 (64-bit), 7300 GS, 8400M GS, 9300M G, 9300M GSDiscrete: 9500, 9550, 9600, X300, X1050 (64-bit)Integrated: Intel HD Graphics (Pentium G)
Mobility: 9600
Discrete: 3 Ti500, FX 5200 Ultra, FX 5600, FX 5700 LE, 6200 TC, 6600 LE, 7200 GS, 7300 LEDiscrete: 8500, 9100, 9000 PRO, 9600 LE, X300 SE, X1150Integrated: GMA X4500
Go (mobile): 5700, 8200M, 9200M GS, 9100Mobility 9700 (64-bit)
Integrated: 8200, 8300
Discrete: 3, 3 Ti200, FX 5200 (128-bit), FX 5500,Discrete: 9000, 9200, 9250
Go (mobile): 5600, 6200, 6400, 7200, 7300, 7400 (64-bit)Mobility: 9600 (64-bit), X300
Discrete: FX 5200 (64 bit)Discrete: 9200 SEIntegrated: GMA X3000, X3100, X3500
Go (mobile): 7200, 7400 (32-bit)Integrated: Xpress 200M, Xpress 1000, Xpress 1150
Integrated: 6100, 6150, 7025, 7050
Discrete: 2 GTS, 4 MX 440, 2 Ultra, 2 Ti, 2 Ti 200Discrete: 7500Integrated: GMA 3000, 3100
Discrete: 256, 2 MX 200, 4 MX 420, 2 MX 400Discrete: SDR, LE, DDR, 7000, 7200Integrated: GMA 500, 900, 950
Discrete: Nvidia TNTDiscrete: Rage 128Discrete: Intel 740

Dengan adanya hirarki ini, sekarang Anda tinggal kinerja dengan anggaran dana (budget) yang tersedia. Kartu grafis mana yang termasuk dalam budget Anda?

PC Gaming

Rakit_Merakit_Komputer_PC_Gaming_High_End
Sudah lama saya tidak meneruskan hobby saya menulis tentang rakit merakit komputer (PC) gaming, tetapi saya tertarik untuk mensimulasikan kembali sebuah kompie dengan spek high-end tetapi tetap mempertahankan biaya semurah mungkin.

Masing-masing orang mungkin punya referensi dan caranya tersendiri dalam merakit PC, terlebih lagi dalam urusan memilih jeroan. Ini yang paling sulit, karena banyaknya game dengan kebutuhan spek cenderung extreme dan selera masing-masing dalam memainkannya. Ada yang selalu ingin dengan kualitas grafis terbaik, namun ada juga yang cukup di setelan high saja karena (jika tidak ada lag), mata biasa tidak terlalu terlihat perbedaannya, utamanya karena si pemain fokus dengan gameplay-nya.

Kemudian soal pengetahuan juga menentukan. Saya yang sejak pertama kali memiliki PC rakitan di tahun 2006 hingga kini tidak pernah berpaling dari merk Intel dan NVidia. Entah kenapa, tetapi saya merasa lebih nyaman ketika mempercayakan kedua merk tersebut untuk membangun PC saya, walaupun banyak orang yang bilang AMD dan ATI tidak kalah kualitasnya dengan dua produk tadi, bahkan cenderung beberapa yang kualitasnya setara memiliki harga yang lebih murah. Tapi tetap saya tidak bergeming, dan lebih banyak browsing tentang Intel dan NVidia. Mungkin alasan yang paling tepat adalah saya belum pernah dikecewakan oleh dua produk tersebut.

Mari Merakit

Disini saya tidak akan benar-benar merakit sebuah komputer sungguhan. Melainkan hanya sebuah simulasi saja untuk memenuhi 'kebutuhan' pikiran saya akan khayalan merakit sebuah komputer idaman. Berikut ini adalah 'khayalan' saya:

Central Processing Unit (CPU)

intel_core_i3_4160_seri_haswell_socket_LGA_1150
Mungkin terlalu muluk-muluk jika kita mengharapkan Intel Core i7-5820K yang berbasis intel socket LGA2011-v3 atau Intel Core i7-4790K yang menggunakan socket LGA 1150. Tetapi yang memiliki budget besar tentunya tidak keberatan membeli CPU ini. Sebenarnya ada pilihan yang lebih murah yakni AMD FX-9590 Eight-Core atau AMD FX-9370 Eight-Core atau bahkan yang lebih murah lagi duo AMD FX-6350 Six-Core dan AMD FX-6300 Six-Core (mereka semua memiliki hasil benchmark yang mengesankan!), tetapi saya belum tertarik untuk mengulasnya.

Awalnya saya tertarik untuk memilih procie Intel Core i5-4590 (seri Hasswell) yang berbasis socket Intel LGA 1150, dijual seharga Rp 2.476.000,- di kurs dollar hari ini. Tetapi setelah saya pikir-pikir, jika menghabiskan hingga 2,5juta hanya untuk CPU saja, maka PC ini tidak akan menjadi murah. Oleh karena itu, mari kita mencari yang lainnya. Kalau bisa yang berharga di bawah 2 juta.

Pilihan saya jatuh kepada Intel Core i3-4160 (seri Haswell, LGA Socket: FCLGA1150) dengan harga hanya Rp 1.436.000,-. Untuk seri processor Intel terbaru yakni Haswell, CPU ini sudah merupakan yang termurah dan dengan nilai benchmark tertinggi diantara lainnya. Saingan terdekatnya dengan rentang harga yang sama adalah AMD Vishera FX-6300 Six-Core yang ditawarkan seharga Rp 1.416.000,- tetapi harus saya akui bahwa hasil pengujian performanya jauh diatas i3-4160. Tetapi saya berani menyimpulkan bahwa Intel socket LGA 1150 (seri Haswell) terbaik dengan harga termurah adalah Intel Core i3-4160 ini.

Anda bisa membaca tentang ulasan processor tersebut disini: Spesifikasi Intel Core i3-4160 Haswell.

Video Graphic Accelerator (VGA) Card

Tidak diragukan lagi, saya akan memilih NVidia GeForce GTX 650 Ti untuk menemani CPU Intel Core i3-4160. Dari segi performa, VGA ini bisa dikatakan yang terbaik di kelas rentang harga 1 sampai 1,5 juta rupiah. Hasil benchmarknya juga menunjukkan angka yang memuaskan. Dari segi kinerja gaming, bisa dilihat dari review yang bertebaran di jagad dunia maya. Anda bisa membaca ulasan selengkapnya disini: Review NVidia GeForce GTX 650 Ti

GeForce GT 220

VGA_Card_NVidia_GeForce_GT_220
Dunia digital pada hari ini berkembang dengan sangat pesat, dan Anda membutuhkan sebuah PC yang bisa mengimbangi perkembangan teknologi tersebut. Kartu Grafis (VGA Card) NVIDIA® GeForce® GT 220 adalah salah satu graphics card yang dirilis oleh NVidia pada tahun 2011, memberikan Anda performa menengah dalam urusan pengolahan grafis.

Hanya sanggup membuat gambar yang ditampilkan DVD biasa menjadi seperti tampilan film High Definition (HD), dan memainkan game-game populer berukuran sedang dengan performa yang sedikit lebih baik dari GPU built-in processor Anda. Anda bisa menghemat sedikit uang apabila memutuskan untuk menggunakan kartu grafis GeForce GT 220 graphics untuk melengkapi PC Anda dalam mengarungi dunia digital. Sayangnya Kartu grafis ini sudah diputus lini produksinya alias tidak tersedia lagi versi barunya karena NVidia sudah memutuskan untuk menyematkan tanda discontinued pada seri produk ini.



Spesifikasi

Berikut ini adalah spesifikasi singkat NVidia GeForce GT 220
GPU Engine Specs
CUDA Cores48
Graphics Clock (MHz)625MHz
Processor Clock (MHz)1360MHz
Memory Specs
Memory Clock790MHz
Standard Memory Config1GB
Memory InterfaceGDDR3
Memory Interface Width128-bit
Memory Bandwidth (GB/sec)25.3
Feature Support
OpenGL3.1
Bus SupportPCI-E 2.0
Teknologi yang didukungCUDA
Display Support
Multi MonitorYa
Resolusi Digital Maksimal2560x1600
Resolusi VGA Maksimal2048x1536
Konektor Tampilan StandarVGA
DVI
HDMI
HDMITersedia

Fitur

NVIDIA Grafis Arsitektur yang Disatukan
Sepenuhnya inti grafis terpadu secara dinamis mengalokasikan bekerja untuk geometri, vertex, fisika, atau operasi pixel shading, memberikan grafis yang superior kekuatan pemrosesan.

NVIDIA® CUDA ™ Paralel Computing Architecture2
Besar-besaran arsitektur komputasi paralel menyediakan tingkat belum pernah terjadi sebelumnya dari kekuatan pemrosesan umum meningkatkan kinerja hingga 20x lebih CPU.

Dukungan DirectCompute
Dukungan penuh untuk DirectCompute, Microsoft komputasi GPU API.

Dukungan OpenCL
Dukungan penuh untuk OpenCL komputasi GPU API.

Mendukung Microsoft Windows 7
Windows 7 adalah sistem operasi generasi berikutnya yang akan menandai peningkatan dramatis dalam cara OS mengambil keuntungan dari graphics processing unit (GPU) untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih menarik. Dengan mengambil keuntungan dari GPU untuk kedua grafis dan komputasi, Windows 7 tidak hanya akan membuat PC saat ini lebih visual dan lebih interaktif, tetapi juga memastikan bahwa mereka memiliki kecepatan dan daya tanggap pelanggan inginkan.

NVIDIA® PhysX® Technology1
Dukungan GPU GeForce untuk teknologi NVIDIA PhysX, memungkinkan kelas yang sama sekali baru interaksi game fisik untuk pengalaman yang lebih dinamis dan realistis dengan GeForce.

PCI Express 2.0 Support
Dirancang untuk PCI Express 2.0 arsitektur bus baru yang menawarkan tertinggi kecepatan transfer data untuk sebagian besar game yang haus bandwidth dan aplikasi 3D, dengan tetap menjaga kompatibilitas mundur dengan motherboard PCI Express yang ada untuk dukungan luas.

GigaThread ™ Technology
Besar-besaran arsitektur multi-ulir mendukung ribuan independen, benang simultan, memberikan efisiensi pengolahan ekstrim dalam lanjutan, program shader generasi berikutnya.

NVIDIA® Lumenex ™ Engine
Memberikan kualitas gambar yang menakjubkan dan akurasi floating point pada frame rate ultra-cepat.

Teknologi 16x Anti-aliasing
Cepat kilat, berkualitas tinggi anti-aliasing sampai dengan 16x tingkat sampel melenyapkan tepi bergerigi.

Pencahayaan 128-bit floating point High Dynamic-Range (HDR)
Dua kali ketepatan generasi sebelumnya untuk penerangan effects- sangat realistis dengan dukungan untuk anti-aliasing.

NVIDIA® GeForce® Unified Driver Architecture (UDA)
Memberikan catatan terbukti kompatibilitas, reliabilitas, dan stabilitas dengan jangkauan terluas permainan dan aplikasi. Driver GeForce memberikan yang terbaik out-of-box pengalaman bagi setiap pengguna dan memberikan kinerja dan fitur update terus menerus selama umur GeForce GPU.

NVIDIA® PureVideo® HD technology3
Kombinasi high-definition video decode percepatan dan pasca-pengolahan yang memberikan kejelasan belum pernah terjadi sebelumnya gambar, video yang halus, warna yang akurat, dan skala gambar yang tepat untuk film dan video.

Hardware Decode Acceleration
Menyediakan pemutaran ultra-halus H.264, VC-1, WMV, DivX, MPEG-2 dan MPEG-4 HD dan SD film tanpa perlu CPU dual atau quad-core.

Dual-Flow Hardware Acceleration
Mendukung konten picture-in-picture untuk interaktif Blu-ray dan HD DVD akhir pengalaman film.

Kontras Dinamis Peningkatan dan Warna Peregangan
Menyediakan pos-pengolahan dan optimalisasi film High Definition di tempat kejadian dengan dasar adegan untuk kejelasan gambar yang spektakuler.

Peningkatan Ketahanan terhadap Kesalahan
Kesalahan atau kerugian dalam isi siaran yang benar untuk memastikan garing, pemutaran berkualitas tinggi.

Advanced Spasial-Temporal De-Interlacing
Mempertajam HD dan definisi konten interlaced standar pada display progresif, memberikan, gambaran yang jelas tajam yang saingan high-end sistem home theater.

Scaling High Quality
Memperbesar film resolusi yang lebih rendah dan video ke resolusi HDTV, sambil mempertahankan yang jelas, citra bersih. Juga menyediakan downscaling video, termasuk high-definition, sambil menjaga detail gambar.

Telecine terbalik (3: 2 dan 2: 2 pulldown correction)
Pulih gambar film aslinya dari film-dikonversi-to-video (DVD, konten HD 1080i), menyediakan pemutaran film yang lebih akurat dan kualitas gambar yang superior.

Bad Editing Correction
Ketika video yang diedit, suntingan dapat mengganggu normal 3: 2 atau 2: 2 pull-down irama. PureVideo menggunakan teknik pengolahan yang canggih untuk mendeteksi suntingan miskin, memulihkan konten asli, dan menampilkan sempurna bingkai detail gambar setelah frame untuk halus, alami mencari video.

Noise Reduction
Meningkatkan kualitas gambar film dengan menghapus artefak yang tidak diinginkan.

Edge Enhancement
Mempertajam gambar film dengan memberikan kontras yang lebih tinggi sekitar garis dan objek.

Microsoft® DirectX® 10.1 Dukungan
DirectX 10.1 GPU dengan dukungan Shader Model 4.1.

OpenGL 3.0 Optimasi dan Dukungan
Memastikan top-notch kompatibilitas dan kinerja untuk aplikasi OpenGL.

RAMDACs 400MHz ganda
Super cepat RAMDACs mendukung dual display QXGA dengan ultra-tinggi, menyegarkan ergonomis tarif-sampai 2048x1536 @ 85Hz.

Mendukung Dual-link DVI
Mampu mendorong terbesar dan tertinggi resolusi display panel datar industri hingga 2560x1600 dan dengan dukungan untuk High-bandwidth Digital Content Protection (HDCP).

Dukungan HDMI
Sepenuhnya dukungan untuk HDMI termasuk xvYCC, Deep warna dan 7.1 surround sound digital terintegrasi.

Dual-link HDCP Capable4
Dirancang untuk memenuhi manajemen perlindungan output (HDCP) dan spesifikasi keamanan format Blu-ray Disc, yang memungkinkan pemutaran konten film dienkripsi pada PC ketika terhubung ke display HDCP-compliant.
  1. driver NVIDIA PhysX yang diperlukan untuk mengalami akselerasi GPU PhysX dalam game. Lihat ke www.nvidia.com/PhysX untuk informasi lebih lanjut.
  2. Membutuhkan dukungan aplikasi untuk teknologi CUDA.
  3. Fitur membutuhkan software video yang didukung. Fitur dapat bervariasi tergantung produk.
  4. Membutuhkan komponen lain HDCP-kompatibel.

Core i3-2100

Intel_Core_i3_2100_Sandy_Bridge_LGA_1155
Procie yang diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2011 ini telah diputuskan untuk tidak diproduksi lagi oleh para petinggi Intel Corporation, terhitung sejak kuartal ketiga tahun 2013, yang artinya dua tahun lalu dari sekarang (30/03/2015).

Walaupun i3-2100 ini menawarkan performa yang cukup baik bagi para gamers dan enthusiast untuk procie Sandy Bridge dengan rentang harga sejutaan, saya tidak melihat adanya penerus yang benar-benar signifikan untuk menggantikannya di lini procie dengan kode nama Ivy Bridge. Menurut saya mungkin Intel tidak ingin membuat pasaran processor dengan harga murah dan performa yang ditunjukkan bagi para gamers menjadi bias. Dalam arti garis antara procie yang diperuntukkan untuk komputasi biasa dengan processor yang memang dikhususkan untuk gamers dibedakan dalam garis pemisah yang jelas.

CPU ini sebenarnya memiliki fitur yang cukup lengkap dengan fitur Intel Smart Cache di frekuensi 3 MB, berjalan pada Instruction Set 64-bit dam dibuat dengan menggunakan teknologi litograph berukuran 32 nanometer. Berkecepatan 3.1 GHz, processor ini di klaim hanya menghabiskan daya sebesar 65 watt saja. Tipe Memory yang digunakan adalah DDR3 1066/1333 dan dibekali dengan GPU built in Intel HD Graphics 2000 yang menurut saya untuk saat ini sudah ketinggalan zaman dalam memainkan game-game terbaru.

Performa Gaming

Sementara itu saat di test oleh bit-tech.net dengan memainkan game Crysis pada resolusi 1680 x 1050p, tanpa mengaktifkan fitur Anti Aliasing (AA) dan Anisotropic Filtering (AF), menggunakan DirectX 10 (DX10), berjalan di system 64-bit, dan dengna setting High, procie ini menghasilkan angka rata-rata yang cukup lumayan, yaitu 30 fps (frame per second). Tetapi tidak diketahui bagaimana hasilnya saat di uji coba menggunakan game yang lebih berat seperti Watch Dogs.

Performa_Gaming_Intel_Core_i3_2100_Crysis
Performa Gaming Intel Core i3-2100 saat di uji coba menggunakan game Crysis.

Harga

Saat Adrianoize.com mencoba melakukan penelusuran di situs langganan saat mencari referensi harga, processor dengan socket LGA 1155 ini sudah tidak dijual lagi, dan harga terendah di socket yang sama adalah Intel Core i3-2120 (3M Cache, 3.30 GHz) yang dijual Rp 1.348.000,-. Patut diingat bahwa harga ini adalah saat kurs dollar melambung hingga ke angka 13.000,- rupiah per satu dollar Amerika, sehingga mengakibatkan harga CPU ikut merangkak naik mengikuti kurs dollar AS. Kebanyakan situs lainnya juga memberi keterangan "Produk ini sudah tidak lagi terjual atau sudah discontinue".

Referensi

  1. http://ark.intel.com/products/53422/Intel-Core-i3-2100-Processor-3M-Cache-3_10-GHz
  2. http://www.bit-tech.net/hardware/cpus/2011/07/01/intel-core-i3-2100-review/6 
  3. http://www.rakitan.com/simulasi.php

Watch Dogs

Setting_dan_pengembangan_Game_Watch_DOGS_PS3
Anda mungkin tidak asing lagi dengan nama game yang sangat populer di kalangan gamer ini. Watch Dogs (biasanya ditulis dengan gaya penulisan WATCH_DOGS) adalah sebuah video game bergenre "open world action-adventure" yang dikembangkan oleh perusahaan pengembang game Ubisoft Montreal dan secara resmi dirilis oleh Ubisoft.

Pertama kali dirilis di seluruh dunia pada tanggal 27 Mei 2014 sekaligus dalam lima platform yakni untuk Microsoft Windows, PlayStation 3, PlayStation 4, Xbox 360 dan Xbox One, sementara itu versi untuk konsol game Wii U dirilis menyusul pada tanggal 18 November 2014 di Amerika Utara, 21 November di Eropa, dan Desember di Jepang.

Setting

Mengambil setting di kota Chicago (Illinois) versi fiksional, cerita yang dikendalikan oleh pemain tunggal (single-player) berkisah tentang seorang hacker dan usahanya untuk membalas dendam setelah kecelakaan maut yang menimpa keponakannya. Rancangan open world yang didesain di dalam game ini memberikan kebebasan pada pemain untuk mengeksplorasi kota Chicago, yang termasuk area urban perkotaan, daerah pinggiran, dan pemukiman kumuh.

Salah_Satu_Scene_Dalam_Game_Watch_Dogs
Salah satu scene yang ditampilkan dalam trailer Watch Dogs.

Game ini dimainkan dari perspektif orang ketiga dan dunianya di navigasi dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan kendaraan. Pemain akan memegang kendali terhadap tokoh utama yang bernama Aiden Pearce, seorang hacker grey hat dengan skill tinggi yang mampu menerobos sistem keamanan "ctOS", sebuah sistem operasi yang mengendalikan kota Chicago, dimana sistem ini menghubungkan segala hal di dalam kota ini, terbentuk setelah pemadaman total di timur laut pada tahun 2003 yang diakibatkan oleh ulah seorang hacker.

Sebuah mode multiplayer online juga disediakan di dalam game ini, memberikan hingga delapan pemain untuk bekerja sama ataupun berkompetisi dalam sebuah setting single player yang telah dimodifikasi.

Pengembangan

Proyek pengembangan game ini dimulai sejak tahun 2009. Sebagai bagian dari penelitian mereka dalam mengembangkan open world, para pengembang benar-benar turun ke lapangan secara langsung untuk memetakan dan mengambil contoh untuk diberikan kepada tim perancang. Tugas pengembangan ini diemban secara bersama-sama oleh sejumlah studio yang dimiliki Ubisoft di seluruh dunia.

Mengikuti pengumuman akan dirilisnya game ini pada bulan Juni 2012, Watch Dogs menjadi game yang sangat ditunggu-tunggu oleh para gamers di seluruh dunia. Pada hari peluncurannya, game ini secara umum mendapat ulasan positif, dengan pujian pada khususnya ditujukan kepada elemen hacking yang disediakan dalam game dan variasi misinya. Game ini juga mendapatkan sedikit kritik atas gameplay dan beberapa isu teknis.

Watch Dogs secara umum dianggap meraih sukses secara komersial, memecahkan rekor dalam katagori jumlah penjualan terbesar di hari peluncuran pertamanya dibandingkan semua game yang pernah dibuah oleh Ubisoft, dan menjadi peluncuran terbesar dimana dalam minggu pertama, game ini telah terjual sebanyak 4 juta kopi. (bukan kopi luwak tentunya).

Pendapatan

Pendapatan_Per_Kapita_Indonesia_2014
Bicara tentang pendapatan, maka kita tidak bisa terlepas dari angka, yakni nominal uang yang diperoleh oleh seseorang / sebuah keluarga dalam jangka waktu tertentu, bisa dalam hitungan per bulan, ataupun per tahun.

Sebagaimana dikutip dari situs eksiklopedia bebas, Wikipedia, Pendapatan per kapita dapat diartikan sebagai besaran pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil bagi antara pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah total penduduk (populasi) negara tersebut. Pendapatan per kapita juga mencerminkan besaran Pendapatan Domestik Bruto (atau yang biasa di singkat dengan PDB) per kapita.

Rumus_Pendapatan_Domestik_Bruto_PDB_Per_Kapita
Rumus Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per Kapita.

Pendapatan per kapita biasanya digunakan sebagai tolak ukur tingkat kemakmuran dan tingkat kemajuan pembangunan sebuah negara, dimana rumus yang digunakan adalah semakin besar pendapatan per kapitanya, maka dianggap semakin makmur sebuah negara itu.



Pendapatan Per Kapita Indonesia di tahun 2014

Situs Inilah.com sempat memberitakan bahwa Pendapatan Perkapita Indonesia pada tahun 2014 adalah sebesar 4.700 dollar Amerika (USD) per tahun, atau jika di konversikan ke angka rupiah maka hitungan kasarnya akan muncul angka Rp 60.000.000,- / tahun atau sekitar Rp 5.000.000,- / bulan (dalam kurs rupiah bergerak stabil di kisaran angka 12.765,- per satu dollar Amerika).

Apakah Anda sudah berpenghasilan Rp 5 juta rupiah per bulan? Terdengar mengesankan, tetapi angka ini saya ragukan secara pribadi. Silakan baca sumber beritanya di http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2143803/pendapat-perkapita-indonesia-us4700, (silakan copy link berikut tetapi situs tersebut tidak mencantumkan sumber data yang diperoleh dalam artikel beritanya.

Apakah_Benar_Pendapatan_Rakyat_Indonesia_Rp_5_Juta_Per_Bulan
Apakah benar pendapatan rata-rata mayoritas orang indonesia mencapai Rp 5 juta / bulan?

Kalaupun benar data tersebut bahwa rata-rata penduduk Indonesia sudah berpenghasilan Rp 5.000.000,-/bulan (dengan rumus perhitungan total pendapatan nasional dibagi jumlah total penduduk), maka yang terjadi adalah kesenjangan ekonomi di masyarakat Indonesia bagaikan jurang. Dalam arti ada penduduk yang sangat kaya sehingga menutupi jumlah yang berpendapatan kurang, sedangkan mayoritas penduduk tetap berpenghasilan rendah sehingga bisa muncul angka pendapatan per kapita USD 4.700,- per tahun di 2014.

Dan satu lagi, masih kalaupun benar pendapatan per kapita di Indonesia pada tahun 2014 adalah USD 4.700,- / tahun atau USD 391,66 per bulan (sekitar 5 juta per bulan), tetap saja dalam artikel diatas disebutkan bahwa pendapatan perkapita Indonesia masih teramat jauh jika dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia, terlebih lagi Singapura. Negeri Jiran asal Ipin-Upin itu memiliki Pendapatan Per Kapita hingga tiga kali lipat lebih banyak dari rakyat Indonesia, sementara negara yang jauh lebih kecil yakni Singapura, lebih banyak hingga 11 kali lipat.

"Pendapatan per kapita Indonesia hanya US$4.700. Sedangkan Malaysia US$ 13.000 dan Singapura US$ 51.000 per tahun," jelas Dewan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia Mustafa Edwin Nasution. (sumber: inilah.com).

Jika artikel tersebut ditulis pada tanggal 11 Oktober 2014, maka sumber lain yang dirilis pada tanggal 6 November 2014 oleh kompas.com menyebutkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, PDB per kapita Indoensia telah meningkat dari 1.076 dollar AS menjadi 3.475 dollar AS (sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/11/06/143022626/Pendapatan.Per.Kapita.Indonesia.Makin.Tertinggal.Jauh.dari.Malaysia). Angka ini lebih rasional karena mereduksi klaim sebelumnya di angka USD 4.700 menjadi hanya 3.475 dollar AS (berselisih 1.225 dollar). Yang artinya pendapatan tahunan masyarakat Indonesia adalah sebesar 44.360.000,- per tahun atau sebesar 3,7 juta rupiah per bulannya. Angka ini masih logis jika melihat kondisi upah buruh dan PNS saat ini yang berkisar di angka tersebut (terutama khususnya kota-kota besar di Indonesia).

Grafik_Pendapatan_Per_Kapita_Indonesia_2011-2014
Grafik Pendapatan Per Kapita Indonesia dari tahun 2011 hingga 2014.

Tetapi mengingat Indonesia bersama Singapura, Malaysia, Korea dan China berada dalam garis start yang sama sejak tahun 1960-an, maka pencapaian ini masih sangat rendah karena pendapatan per kapita negara-negara tersebut jauh melebihi negara kita. Bahkan negara seperti Vietnam sudah mulai menyusul angka perolehan ppk kita. Tugas pemerintah adalah membuat bangsa ini maju dan makmur, bukan membiarkan negara larut dalam konflik politik dan sosial di masyarakat. Akibatnya ekonomi menjadi terbengkalai. Tidak perlu menyalahkan bangsa lain yang dianggap turut campur membuat negara ini kacau balau, cukup dimulai dari diri sendiri. (#EdisiKritik)

Intel HD 4000

Saya baru membaca sebuah komentar di laman blog ini yang mengulas tentang perbedaan Motherboard yang menggunakan chipset Intel H61, B75, dan Z77 di MoBo LGA 1155. Dan mohon maaf saya baru sempat membalas komentar yang bersangkutan. Oleh karena menjawab di kolom komentar akan membuatnya sangat panjang, sehingga saya memutuskan untuk menjawabnya dengan satu tulisan artikel penuh. Berikut ulasan yang saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet.

Procie i5-3570K tentu saja bisa menggunakan motherboard yang menggunakan chipset Intel B75 yang tergolong dalam mobo seri 7 (B75/Z75/H77/Z77), tetapi memang ada beberapa seri MoBo yang tidak mendukung penggunaan Intel HD Graphics atau Intel Wireless Display (bahkan jika dikombinasikan dengan Intel WiFi module).

Motherboard_Chipset_B75_Tidak_Mendukung_Penggunaan_Intel_HD_Graphics
Motherboard Gigabyte P75-D3 tidak mendukung penggunaan Intel HD Graphics.

Contoh Motherboard yang tidak mendukung pemakaian Intel HD 4000 adalah adalah GigaByte GA-P75-D3 yang menggunakan chipset Intel B75 Express. Sehingga jika Anda memutuskan untuk membeli Motherboard ini, untuk keperluan output grafisnya harus tetap membutuhkan kartu grafis (VGA card) yang terpisah. (Anda bisa membaca speknya disini: http://www.gigabyte.us/microsite/308/images/models.html).

Salah satu Motherboard yang sudah mendukung penggunaan pengolah grafis Intel HD 4000 adalah MoBo ASROCK B75 Pro3-M yang sudah men-support Intel® HD Graphics Built-in Visuals dan sejumlah fitur keren lainnya yang terbenam di CPU Intel Core i5-3570K tersebut seperti misalnya: Intel® Quick Sync Video 2.0, Intel® InTru™ 3D, Intel® Clear Video HD Technology, Intel® Insider™, Intel® HD Graphics 2500/4000 with Intel® Ivy Bridge CPU. Spesifikasi produk selengkapnya bisa dibaca disini: http://www.asrock.com/mb/Intel/B75%20Pro3-M/?cat=Specifications.

MoBo ber-chipset B75 lainnya yang bisa dikombinasikan dengan Intel Core i5-3570K adalah Gigabyte B75-D3V, saat di test menggunakan kakaknya yakni Core i7-3770K yang sama-sama dilengkapi pengolah grafis terpadu Intel HD 4000. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukannya, ia bisa menyimpulkan bahwa HD 4000 tidak jauh berbeda saat digunakan pada MoBo Gigabyte B75-D3V sebagaimana saat menggunakan Intel DZ77GA-70K. Anda bisa membaca review selengkapnya disini: http://semiaccurate.com/2012/05/21/gigabytes-b75-dv3-a-review/

Yang tidak banyak mendukung penggunaan intel HD 4000 adalah motherboard seri 6 (H61/H67/P67/Z68) dimana MoBo tersebut kebanyakan tidak kompatibel dengan processor Intel generasi ketiga yang sudah menggunakan HD 4000 built-in graphics.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.